Istri Plt Ketum PPP Sempat Naik Helikopter yang Jatuh di Tasikmalaya

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 16 Maret 2019 | 21:27 WIB
Istri Plt Ketum PPP Sempat Naik Helikopter yang Jatuh di Tasikmalaya
Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa memastikan istrinya, Nurhayati Monoarfa tidak turut menjadi korban jatuhnya helikopter BO-105 PK EAH di Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (16/3/2019) sore.

Suharso menjelaskan, bahwa helikopter itu terpaksa harus mendarat darurat saat mendekati daerah Wanaraja, Garut saat hendak kembali ke Jakarta. Semula helikopter itu mengantarkan Nurhayati ke Tasikmalaya untuk menjalankan tugasnya sebagai anggota Komisi V DPR RI.

"(Nurhayati) tidak ada di dalam. Heli itu dari Tasik balik ke Jakarta tapi ternyata harus mendarat darurat saat mendekati Wanaraja kalau tidak salah," ujar Suharso di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3/2019).

Kekinian helikopter yang jatuh di Tasikmalaya hanya mengangkut empat orang. Mereka yakni, pertama Capt Fuad Humran, Lakis (Pilot) Luka ringan; kedua Agung Raharja, Lakis (Co pilot) Luka berat; ketiga R Johny Fajar Sofyan, Lakis (Penumpang) Luka berat; keempat Tuti Budiawati, Perempuan (Penumpang) Luka berat.

"Tapi empat orang di dalam itu. Teknisi, pilot dan dua penumpang lain saya nggak tahu (itu siapa) luka ringan. Pilotnya nggak," kata Suharso.

Suharso menerangkan, saat itu Nurhayati sedang menjalankan tugasnya sebagai anggota DPR RI. Nurhayati saat itu melakukan kunjungan bersama orang dari Kementerian PUPR untuk mengecek bantuan pemerintah di Tasikmalaya.

"Dia ini adalah anggota komisi V DPR RI melakukan pengawasan di lapangan mana yang layak mendapat bantuan mana yang tidak," pungkasnya.

Helikopter BO-105 PK EAH jatuh di sekitar Bukit Gunung Kampug Ceuri, Desa Jayaratu Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar. (Foto dok. Basarnas)
Helikopter BO-105 PK EAH jatuh di sekitar Bukit Gunung Kampug Ceuri, Desa Jayaratu Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar. (Foto dok. Basarnas)

Untuk diketahui, Sebuah helikopter BO-105 PK EAH yang mengangkut sekitar empat orang jatuh di sekitar Bukit Gunung Kampug Ceuri, Desa Jayaratu Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Caleg PPP Jadi Korban Helikopter Jatuh di Tasikmalaya, PPP: Kami Syok

Caleg PPP Jadi Korban Helikopter Jatuh di Tasikmalaya, PPP: Kami Syok

News | Sabtu, 16 Maret 2019 | 19:15 WIB

Seluruh Penumpang Helikopter yang Jatuh di Tasikmalaya Selamat

Seluruh Penumpang Helikopter yang Jatuh di Tasikmalaya Selamat

Jabar | Sabtu, 16 Maret 2019 | 18:15 WIB

Helikopter Jatuh di Tasikmalaya, Korban Dibawa ke RS SMC Singaparna

Helikopter Jatuh di Tasikmalaya, Korban Dibawa ke RS SMC Singaparna

Jabar | Sabtu, 16 Maret 2019 | 17:51 WIB

Terkini

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

News | Senin, 13 April 2026 | 18:45 WIB

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

News | Senin, 13 April 2026 | 18:43 WIB

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

News | Senin, 13 April 2026 | 18:38 WIB

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

News | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

News | Senin, 13 April 2026 | 18:15 WIB

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

News | Senin, 13 April 2026 | 18:09 WIB

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

News | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

News | Senin, 13 April 2026 | 18:00 WIB

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

News | Senin, 13 April 2026 | 17:55 WIB

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

News | Senin, 13 April 2026 | 17:53 WIB