4 Fakta Rocky Gerung Ditolak Pesantren Tuban

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 20 Maret 2019 | 07:25 WIB
4 Fakta Rocky Gerung Ditolak Pesantren Tuban
Aktifis Rocky Gerung bersama kuasa hukumnya Saat tiba di gedung Diskrimsus, Polda Metro Jaya, Jakarta, Jum'at (1/2). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Suara.com - Rocky Gerung ditolak di Tuban, Jawa Timur, Selasa (19/03/2019). Rocky Gerung ditolak ikut diskusi di Yayasan Pondok Pesantren Yambu'ul Ulum, di Desa Sumurgung

Rencana kedatangan Pengamat Politik Rocky Gerung untuk mengisi agenda diskusi publik. Sejumlah ormas menolak.

Diskusi publik yang mendatangkan Rocky Gerung tersebut diselenggarakan LSM Nusantara Corruption Watch. Agenda tersebut rencananya akan digelar pada Selasa (19/03/2019) mulai pukul 08.00 WIB, yang akan diundang sebanyak seribu orang.

Atas dasar itu, ia dan sejumlah Ormas lainnya menolak kedatangan Rocky di Tuban. Terlebih karena saat ini adalah tahun politik.

Diskusi publik bersama Rocky Gerung hingga saat ini belum memperoleh ijin dari pihak kepolisian.

Berikut 4 fakta Rocky Gerung ditolak untuk berdiskusi di pesantren di Tuban:

1. Banyak ormas yang menolak

Rocky Gerung (Suara.com/Achmad Ali)
Rocky Gerung (Suara.com/Achmad Ali)

Beberapa Ormas yang menolak kedatangan Rocky Gerung meliputi KNPI, Karang Taruna, PAC Anshor, Pemuda Pancasila, PMII, SARBU MUSI, KB P3, perwakikan pendidikan, dan juga perwakilan masyarakat umum.

Ketua Ormas Keluarga Besar Putra Putri Polri (KB P3) Kabupaten Tuban Ardrian Zaenal Abidin menyampaikan alasan penolakan kedatangan Rocky Gerung, karena sering melontarkan bahasa yang dapat memicu polemik di masyarakat.

baca juga

"Semua sudah tahu dari jejak digital dan juga televisi, kalau ucapan Rocky terkadang bisa memicu polemik masyarakat," kata Ardrian seperti dilansir TIMES Indonesia - jaringan Suara.com pada Senin (18/03/2019).

Diskusi publik yang mendatangkan Rocky Gerung tersebut diselenggarakan LSM Nusantara Corruption Watch. Agenda tersebut rencananya akan digelar pada Selasa (19/03/2019) mulai pukul 08.00 WIB, yang akan diundang sebanyak seribu orang. Atas dasar itu, ia dan sejumlah Ormas lainnya menolak kedatangan Rocky di Tuban. Terlebih karena saat ini adalah tahun politik.

Sementara itu, perwakilan Panitia LSM Nusantara Corruption Watch (NCW) Nur Rahman menanggapi penolakan tersebut merupakan hal yang lumrah. Dikemukakannya, rencana diskusi publik bersama Rocky Gerung hingga saat ini belum memperoleh ijin dari pihak kepolisian.

2. Resahkan Masyarakat

Pengamat politik Rocky Gerung di Gedung Astranawa Surabaya, Jawa Timur, Selasa (19/3/2019). [Suara.com/Achmad Ali]
Pengamat politik Rocky Gerung di Gedung Astranawa Surabaya, Jawa Timur, Selasa (19/3/2019). [Suara.com/Achmad Ali]

Kehadiran Rocky Gerung di Pondok Pesantren Yanbu’ul Ulum, Desa Sumurgung, Tuban, Jawa Timur, sebagai pembicara dalam acara diskusi publik bertajuk ‘Membangun Bangsa dari Sudut Pandang Generasi Muda yang Berakal Sehat’ mendapat penolakan.

Acara yang diadakan oleh Lembaga Sosial Masyarakat Nusantara Corruption Watch (LSM NCW) sedianya dilakukan hari ini Selasa (19/3/2019) pukul 08.00 WIB sampai selesai.

Namun karena adanya penolakan dari berbagai Ormas antara lain GP Ansor, Pemuda Pancasila dan Ormas lainnya, acara pun terpaksa dibatalkan demi keamanan.

"Dengan ini kami menyatakan bahwa acara diskusi publik dibatalkan karena tidak dapat izin dari pihak kepolisian," demikian isi surat pernyataan yang diteken Ketua Yayasan PP Yanbu’ul Ulum Moch Luthfi Hakim, Senin (18/3/2019) malam.

Alasan GP Ansor melakukan penolakan, pertama, pidato Rocky Gerung selama ini mengakibatkan keresahan di masyarakat. Kedua, keberatan masyarakat Tuban yang disampaikan melalui PAC GP Ansor Tuban.

"Kami sangat keberatan dan menolak kedatangan Rocky Gerung yang menimbulkan keresahan pada masyarakat kita," begitu isi surat yang diteken Ketua PAC GP Ansor Tuban Tigor Junaidi M dan Sekretarisnya M Imron Anshori tersebut.

3. Takut rusuh dan bentrok

Rocky Gerung. (Suara.com/Ali Achmad)
Rocky Gerung. (Suara.com/Ali Achmad)

Rocky Gerung ditolak masuk pesantren Tuban karena takut terjadi kerusuhan dan bentrokan. Sedianya Rocky Gerung akan diskusi publik Membangun Bangsa dari Sudut Pandang Generasi Muda yang Berakal Sehat di Pondok Pesantren Yanbu’ul Ulum, Desa Sumurgung, Tuban Jawa Timur.

Sempat ada penolakan dari 9 organisasi masyarakat (Ormas) diantaranya PAC GP Ansor Kecamatan Tuban, MPC Pemuda Pancasila (PP) di Tuban, PMI dan Ormas lainnya. Berdasarkan surat GP Ansor Kecamatan Tuban kepada Kapolres Tuban. Surat bernomor 17/PAC/SR-02/III/2019 itu perihalnya PENOLAKAN atas kehadiran Rocky Gerung.

"Setelah adanya penolakan, polisi akhirnya memediasi. Karena ada kekhawatiran terjadinya bentrokan, pemilik pesantren pun membatalkan acara tersebut," terang Ketua Panitia, Nur Rahman, Selasa (19/3/2019) ditemui di Gedung Astranawa, Surabaya.

Tidak ada gesekan yang terjadi antara panitia maupun ormas yang menolak. Pembatalan murni karena ada ketakutan dari pemilik tempat yakni Pondok Pesantren Yanbu’ul Ulum, Desa Sumurgung, Tuban Jawa Timur.

"Tidak ada gesekan. Jadi memang karena ada ketakutan sehingga muncul kekhwatiran adanya bentrok. Dari situlah acara dibatalkan," tegasnya.

Choirul Anam, salah satu pembicara menyangkan pembatalan acara tersebut. Dia menilai, panitia tidak siap menyelanggarakan acara yang menghadirkan Rocky Gerung.

"Harusnya panitia berani pasang badan. Itu khan cuma ketakutan yang harusnya tidak sampai terjadi pembatalan. Kasihan Bang Rocky jauh-jauh datang ternyata batal. Kalau ada kekhawatiran bentrok kan ada polisi yang bertugas mengamankan," kata Choirul Anam.

Untuk itu, Choirul meminta pada panitia, pada acara berikutnya yang akan diadakan di Bojonegoro dan Jombang harus terlaksana.

"Tidak ada alasan acara batal. Panitia harus menyiapkan dari sekarang," pungkasnya.

4. Akan Jadi Bumerang Buat Jokowi - Ma'ruf

Rocky Gerung memberikan keterangan pers di Gedung Astranawa, Surabaya. (Suara.com/Achmad Ali)
Rocky Gerung memberikan keterangan pers di Gedung Astranawa, Surabaya. (Suara.com/Achmad Ali)

Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Dradjad Wibowo menyebut penghadangan yang dilakukan sejumlah orang kepada Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno dan Rocky Gerung melanggar sila ke-4 Pancasila. Dradjad menyebut penghadangan itu bisa menjadi bumerang bagi Capres - Cawapres nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin.

Awalnya Sandiaga hendak berkampanye di TPI Muncar, Banyuwangi, Selasa (19/3/2019). Namun, pihak kepolisian setempat tidak memberikan izin lantaran mendengar kabar akan adanya penghadangan.

Di hari yang sama, pengamat politik Rocky Gerung juga ditolak datang di Pondok Pesantren Yanbu'ul Ulum, Desa Sumurgung, Tuban, Jawa Timur. Saat itu Rocky ditolak karena dikhawatirkan menimbulkan keresahan.

"Penjegalan Sandi dan Rocky jelas melanggar sila ke-4 Pancasila. Selain itu, hal tersebut tidak sesuai dengan sila ke-3 dan slogan “NKRI Harga Mati” karena justru merusak rasa persatuan," kata Dradjad kepada Suara.com, Selasa (19/3/2019).

Menurut Dradjad, cara-cara penolakan itu sebagai bentuk represif dari pihak yang tidak bisa menerima kedatangan orang-orang yang berbeda secara arah politiknya di Pemilu 2019.

"Anehnya, aparat membiarkan saja penjegalan-penjegalan seperti itu," ujarnya.

Dradjad menuturkan, masyarakat yang akan menilai perlakuan tersebut. Ia menyebut kubu Prabowo dan Sandiaga kerap mendapat perlakuan kurang mengenakan di saat masa kampanye.

"Dalam sejarah, penzholiman dan ketidakadilan bisa memicu perlawanan rakyat. Bisa menjadi bumerang bagi pasangan 01 dalam Pilpres nanti," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindir Gaji Wantimpres, Rocky Gerung: Saya Ceramah Satu Jam Dibayar Rp300 Juta!

Sindir Gaji Wantimpres, Rocky Gerung: Saya Ceramah Satu Jam Dibayar Rp300 Juta!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Kritik Pedas Rocky Gerung di Hadapan Mahasiswa: "Separuh dari Kabinet Itu Dungu!"

Kritik Pedas Rocky Gerung di Hadapan Mahasiswa: "Separuh dari Kabinet Itu Dungu!"

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Rocky Gerung Kritik Derasnya Pemberitaan Negatif Program MBG dan Kopdes

Rocky Gerung Kritik Derasnya Pemberitaan Negatif Program MBG dan Kopdes

Video | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Rocky Gerung Beri Dua Finger Heart untuk Nilai Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

Rocky Gerung Beri Dua Finger Heart untuk Nilai Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Data dan Fakta Bantah Sesat Logika Rocky Gerung: Pesepak Bola Bagus dari Afrika karena MBG

Data dan Fakta Bantah Sesat Logika Rocky Gerung: Pesepak Bola Bagus dari Afrika karena MBG

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Hotman Paris Sentil Satire Rocky Gerung Suruh Gibran Mundur: Gajinya Mau, Pusing!

Hotman Paris Sentil Satire Rocky Gerung Suruh Gibran Mundur: Gajinya Mau, Pusing!

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Gibran Benar-benar Ditinggal Sendirian di Tengah Upaya Pemakzulan

Gibran Benar-benar Ditinggal Sendirian di Tengah Upaya Pemakzulan

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Rocky Gerung hingga Anwar Usman Masuk Istana: Rangkul Kritikus atau Pembagian Jatah?

Rocky Gerung hingga Anwar Usman Masuk Istana: Rangkul Kritikus atau Pembagian Jatah?

Video | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:10 WIB

26 Orang Menasihati Prabowo, Seberapa Besar Pengaruh Wantimpres?

26 Orang Menasihati Prabowo, Seberapa Besar Pengaruh Wantimpres?

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:51 WIB

Rocky Gerung: Jangan Sampai Isu Ijazah Gibran Dikaitkan dengan Prabowo

Rocky Gerung: Jangan Sampai Isu Ijazah Gibran Dikaitkan dengan Prabowo

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Terkini

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Memutihkan Wajah? Ini Cara Pakai agar Hasilnya Maksimal

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Memutihkan Wajah? Ini Cara Pakai agar Hasilnya Maksimal

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:23 WIB

Kapan Awal Puasa 2027? Simak Hitung Mundur dan Jadwal Perkiraannya

Kapan Awal Puasa 2027? Simak Hitung Mundur dan Jadwal Perkiraannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:20 WIB

Raffi Ahmad Tak Tahu soal Deklarasi Dihadiri Mahasiswa Bodong, Bintang Emon: Berarti Dimanfaatin!

Raffi Ahmad Tak Tahu soal Deklarasi Dihadiri Mahasiswa Bodong, Bintang Emon: Berarti Dimanfaatin!

News | Minggu, 01 November 2026 | 13:15 WIB

Tak Hanya Menyembuhkan, 5 Dokter ini juga Bagikan Inspirasi Lewat Tulisan

Tak Hanya Menyembuhkan, 5 Dokter ini juga Bagikan Inspirasi Lewat Tulisan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 13:15 WIB

Rantai Pasok Impor BBM Dipangkas, Pemerintah Janji Pengadaan Energi Lebih Efisien

Rantai Pasok Impor BBM Dipangkas, Pemerintah Janji Pengadaan Energi Lebih Efisien

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 13:14 WIB

Sambut 500 Tahun Ibu Kota, Jakarta One Running Gelar Seri Perdana di SCBD

Sambut 500 Tahun Ibu Kota, Jakarta One Running Gelar Seri Perdana di SCBD

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 13:05 WIB

Cheongdam International High School Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya

Cheongdam International High School Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 13:00 WIB

Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul

Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:57 WIB

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 12:50 WIB

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

×