Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Rabu, 29 April 2026 | 18:58 WIB
Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?
Ilustrasi Pengamat Politik Rocky Gerung tertawa lepas saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. (Suara.com/Aldi)
baca 10 detik
  • Pengkritik pemerintah, Rocky Gerung, hadir di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4) untuk mendampingi Jumhur Hidayat dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup.
  • Rocky Gerung terlibat percakapan akrab serta tawa lepas bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Presiden Prabowo Subianto saat acara berlangsung.
  • Kehadiran Rocky di Istana mencerminkan cairnya komunikasi politik antara pemerintah dengan pihak oposisi dalam upaya menjaga persatuan nasional Indonesia.

Suara.com - Istana Negara memantik sorotan publik pada awal pekan ini. Bukan karena reshuffle, melainkan kehadiran sosok vokal pengkritik pemerintah, Rocky Gerung di pusat kekuasaan tersebut.

Berbatik cokelat lengan panjang, Rocky hadir bersama Syahganda Nainggolan. Ia tampak berbincang santai dengan Jumhur Hidayat, orang yang menjadi alasan Rocky hadir di Istana.

Jumhur pada Senin (27/4), datang mengenakan setelan jas lengkap dan peci hitam dan dasi biru. Ia ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menggantikan posisi Hanif Faisol sebagai Menteri Lingkungan Hidup.

Kehadiran Rocky bersama Syahganda di Istana Negara, dalam rangka mendampingi Jumhur yang akan dilantik Presiden Prabowo pukul 15.00 WIB.

Jumhur bersama lima calon pejabat lain datang lebih awal. Mereka diminta untuk ikut gladi sebelum akhirnya benar-benar dilantik.

Usai gladi, Jumhur tampak menghampiri Rocky yang berdiri bersama Syahganda di dalam Istana Negara. Mereka berbincang akrab layaknya kolega.

"Pasti lah," kata Rocky menegaskan kehadirannya di Istana untuk mendampingi Jumhur.

Infografis pengamat politik Rocky Gerung tertawa lepas saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. (Suara.com/Aldi)
Infografis pengamat politik Rocky Gerung tertawa lepas saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. (Suara.com/Aldi)

Akrab dengan Seskab

Di tengah perbincangan tersebut, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menghampiri Rocky.

baca juga

Kehadiran Teddy sama sekali tidak membuat suasana perbincangan berubah, justru tambah hangat.

Tampak Teddy dan Rocky yang berbincang santai diselingi tawa. Saking santainya, Rocky bahkan tampak menepuk pundak serta lengan Teddy, tanda percakapan yang tengah berjalan berlangsung penuh keakraban.

Perbincangan tidak belangsung lama. Pada ujung pertemuan singkat tersebut, tampak Teddy memberikan gestur jempol setelah bersalaman dengan Rocky. Jumhur menyambut dengan gestur serupa.

Apa Isi Percakapan dengan Teddy?

Selesai acara pelantikan, Rocky yang berjalan keluar dari Istana Negara, mengungkapkak kepada awak media ihwal perbincangan singkatnya bersama Seskab.

Rocky mengatakan ia bersama Teddy berbincang tentang ethics of care dan ethics of right. 

"Ethics of care artinya cara secara psikologis memperlihatkan kepemimpinan melalui bahasa tubuh, bukan melalui tubuh ya, melalui bahasa tubuh gitu," kata Rocky.

Menurut akademisi ini, ada dua bahasa tubuh. Pertama, bahasa tubuh yang terucap. Kedua, bahasa tubuh yang tersembunyi.

"Nah saya bilang Pak Teddy ini mampu untuk memilah kapan bahasa tubuh yang terucap itu dipamerkan, kapan bahasa tubuh yang sifatnya psikologis itu disimpan untuk hal-hal yang momentum. Gitu. Udah," kata Rocky.

Tawa Lepas Bareng Prabowo

Bukan hanya saat berbincang dan tertawa lepas dengan Teddy, kehadiran Rocky di Istana juga menyita perhatian karena ia berpapasan langsung dengan Prabowo.

Meski dikenal vokal dan kerap mengkritik, pertemuan Rocky dengan kepala negara terlihat akrab.

Sama halnya saat bertemu Teddy, gestur santai dan tawa lepas juga tampak dari muka Rocky saat bersalaman dengan Prabowo.

Momen tersebut terjadi sesaat Prabowo melantik enam pejabat baru, termasuk Jumhur. Prabowo menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada mereka yang dilantik, juga kepada Rocky serta tamu lain yang menjadi pendamping.

Momen Rocky Gerung tertawa lepas bareng Seskab Teddy. (bidik layar)
Momen Rocky Gerung tertawa lepas bareng Seskab Teddy. (bidik layar)

Rahasiakan Isi Pecakapan

Rocky tidak blak-blakan saat ditanya mengenai perbincangan singkat dengan Prabowo hingga mengundang tawa tersebut.

"Ya pokoknya ada lah. Sama Pak Prabowo ya saya salaman tadi, dan Prabowo kan temen saya diskusi dulu-dulu," kata Rocky.

Rocky berujar bahwa Prabowo menyampaikan terima kasih atas kehadiran Rocky di Istana Negara.

"Dan beliau, 'Wah Pak Rocky terima kasih hadir' dan 'ternyata Pak Rocky masih disiden', gitu. Tapi Anda lihat wajahnya wajah bercanda. Memang saya disiden. Disiden tahu artinya kan? Google kalau enggak tahu lo wartawan ya," kata Rocky.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), disiden memiliki makna orang yang tidak sepakat dengan pendapat seseorang atau kelompok.

Makin Cair dengan Oposisi

Kehadiran Rocky di Istana, ditambah dengan kepercayaan yang diberikan Jumhur untuk bergabung di Kabinet Merah Putih, menunjukkan cairnya suasana pemerintah dengan oposisi atau pengkritik.

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago, mengatakan kehadiran Rocky dan pertemuan akrab Rocky dengan Teddy dan Prabowo di Istana, menunjukkan ada perbedaan antara sikap politik dan hubungan sesama manusia.

"Dan saya rasa ini kan sah-sah saja ya dalam pertemuan Gerung di istana," kata Arifki kepada Suara.com.

Terlepas dari kehadiran Rocky, Arifki menyoroti penunjukan Jumhur sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Ia mengingatkan latar belakang Jumhur yang berbeda kubu dengan Prabowo pada Pilpres 2024.

"Tapi yang paling penting, Jumhur ini kan wakil co-captain-nya Anies di Pilpres 2024. Apakah ini menunjukkan bahwa sudah ada kelompok politik relawan Anies di bagian dari pemerintahan Pak Prabowo?" kata Arifki.

"Apakah ini menunjukkan bahwa makin cair antara pendukung-pendukung Pak Anies juga sudah mulai pecah juga, sehingga mereka itu menjadi bagian dari pemerintahan Prabowo-Gibran, Pak Prabowo? Dan saya rasa ini juga penting kita melihat dalam konteks," sambungnya.

Gaya Merangkul Prabowo

Santainya pertemuan dengan Rocky di Ring 1 tersebut menunjukkan gaya kepemimpinan Prabowo yang cenderung merangkul lawan politik. Sikap tersebut juga tercermin dari Teddy.

Lantas, apakah memang ke depan Prabowo akan merangkul Rocky lebih jauh, semisal ke dalam kabinet? Jawabannya tentu bergantung terhadap keputusan Prabaowo dan Rocky sendiri.

Tetapi di sisi lain, Arifki menegaskan gaya kepemimpinan merangkul ala Prabowo bukan serta merta mengajak pihak di luar pemerintah untuk bergabung.

"Dirangkul ini kan juga banyak kategori, dirangkul dalam artian diajak berdiskusi atau mungkin ditawarkan jabatan lain. Dan saya rasa kita melihat apakah Pak Rocky Gerung akan tetap jadi pengamat politik, atau mungkin akan menjadi mengincar posisi politik lainnya sebagai apa, ini kan juga kita lihat," kata Arifki.

Terlepas hal itu, kehadiran Rocky di Istana dan pertemuan pemuh tawa bersama Teddy serta Prabowo menjadi pertanda komunikasi cair yang terjalin antara pemerintah dengan pengkritiknya, dalam hal ini Rocky.

"Tapi paling tidak ini kan juga pertemuan itu menjadi serius, karena diskusi-diskusi yang selama ini dilihat di luar publik tentang kritisnya Pak Rocky Gerung, tapi ketika ada di bagian kabinet juga mencair secara komunikasi politik.

Meski kerap berbeda paham, suasana damai menjadi hal yang utama dalam bingkai persatuan Indonesia.

"Ini bagus dalam konteks bagaimana elite bangsa itu berkomunikasi di ruang publik maupun diperlihatkan ke publik bahwa ada ruang-ruang yang harus berselisih paham, ada ruang-ruang untuk bisa diperlihatkan ke publik berdamai untuk Indonesia," kata Arifki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Langgar Protokol Istana, Maia Estianty dan Suami Dikira Prabowo Orangtua Syifa Hadju

Imbas Langgar Protokol Istana, Maia Estianty dan Suami Dikira Prabowo Orangtua Syifa Hadju

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 18:39 WIB

Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi

Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:38 WIB

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:16 WIB

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:59 WIB

Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'

Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:18 WIB

Terkini

Review Lingsir Wengi: Motel Malioboro, Teror Mistis di Balik Konten Viral

Review Lingsir Wengi: Motel Malioboro, Teror Mistis di Balik Konten Viral

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:00 WIB

Di Pasir Panjang, Warga Dayak Kaharingan Berjuang Menjaga Ingatan tentang Hutan

Di Pasir Panjang, Warga Dayak Kaharingan Berjuang Menjaga Ingatan tentang Hutan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:00 WIB

Alami Luka Parah di Kepala, Pemotor Tewas Usai Disundul Mobil di Puri Indah Jakbar

Alami Luka Parah di Kepala, Pemotor Tewas Usai Disundul Mobil di Puri Indah Jakbar

News | Senin, 02 November 2026 | 11:59 WIB

Harga Beras Melonjak di Oktober 2026, dari Kualitas Medium hingga Premium

Harga Beras Melonjak di Oktober 2026, dari Kualitas Medium hingga Premium

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:58 WIB

Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita

Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 11:55 WIB

Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 11:54 WIB

Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Kita Bayar Pajak

Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Kita Bayar Pajak

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:54 WIB

Buku untuk Belajar Kok Masih Kena Pajak? Ini yang Perlu Dikritik

Buku untuk Belajar Kok Masih Kena Pajak? Ini yang Perlu Dikritik

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:50 WIB

Banjir Lahar Hujan Semeru Over Skala Terjang Lumajang, Satu Dusun Terisolir Total

Banjir Lahar Hujan Semeru Over Skala Terjang Lumajang, Satu Dusun Terisolir Total

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 11:47 WIB

Mengenal Sonor: Tradisi Mengelola Api di Sumatera Selatan di Tengah Ancaman Kebakaran Gambut

Mengenal Sonor: Tradisi Mengelola Api di Sumatera Selatan di Tengah Ancaman Kebakaran Gambut

News | Senin, 02 November 2026 | 11:39 WIB

×