BPN Tolak Metro TV Jadi Media Penyelenggara Debat Keempat Pilpres 2019

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 21 Maret 2019 | 17:37 WIB
BPN Tolak Metro TV Jadi Media Penyelenggara Debat Keempat Pilpres 2019
Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak. (Suara.com/Novian Ardiansyah)

Suara.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga menyayangkan sikap KPU yang menunjuk Metro TV sebagai salah satu media penyelenggara untuk debat keempat Pilpres 2019. BPN berharap KPU untuk menarik kembali kebijakan tersebut.

Permintaan tersebut karena mereka tidak percaya pada Metro TV menjadi salah satu media penyelenggara debat. Hal ini dikarenakan Metrotv berpihak pada capres dan cawapres Jokowi - Maruf Amin.

"Kenapa? Karena ada peringatan dari KPI terkait dengan posisi Metro yang dianggap tidak seimbang dalam menyampaikan pemberitaan. Oleh sebab itu, kami Meminta kepada KPU untuk menarik Metro TV sebagai penyelenggara debat," ujar Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak di Resto Ajag Ijig, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).

Dahnil kemudian menilai selama kampanye di Pemilu 2019, Metro TV lebih sering memberitakan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf. Dengan alasan itu BPN pun telah melayangkan surat keberatan kepada KPU.

"Karena Metro tidak seimbang melakukan pemberitaan 01 dan 02. Lebih berat pemberintaan dan framingnya untuk 01," ucap Dahnil.

"Oleh sebab itu, kami keberatan sesuai dengan peringatan KPI agar Metro TV tidak menjadi penyelenggara. Jadi ini keberatan resmi yang suratnya sudah kami sampaikan ke KPU," Dahnil menambahkan.

Untuk diketahui, dalam debat keempat ada tiga stasiun televisi yang menjadi penyelenggara yaitu Indosiar, SCTV, dan Metro TV. Adapun presenter acara berita Ryan Wiedaryanto dari Indosiar dan Kania Sutisnawinatadiusulkan dari Metro TV menjadi moderator pada debat keempat Pilpres yang akan digelar pada 30 Maret 2019 mendatang.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pramono Ubaid menyampaikan, usulan dua calon moderator itu disampaikan stasiun televisi penyelanggara debat keempat.
Menurutanya, dua nama itu, diusulkan dalam rapat persiapan debat bersama perwakilan tim kampanye kedua kandidat peserta Pilpres dan stasiun televisi penyelenggara.

"Ryan Wiedaryanto dengan Kania Sutisnawinata itu dua calon moderator yang diusulkan oleh TV penyelenggara," kata Pramono di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2019).

Kendati begitu, Pramono menerangkan usulan tersebut masih akan dipertimbangkan oleh perwakilan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amin dan Badan Pemenang Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Kontributor : Supriyadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPN Klaim Sandiaga Tak Pernah Lakukan Pencitraan di Pilpres 2019

BPN Klaim Sandiaga Tak Pernah Lakukan Pencitraan di Pilpres 2019

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 16:31 WIB

Bukan karena Dukung Jokowi, Nurullita Ditantang Beberkan Bukti Pemecatan

Bukan karena Dukung Jokowi, Nurullita Ditantang Beberkan Bukti Pemecatan

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 16:13 WIB

Timses Prabowo: UN Tak Menggembirakan dan Tidak Mencerahkan

Timses Prabowo: UN Tak Menggembirakan dan Tidak Mencerahkan

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 16:07 WIB

Survei Litbang Kompas Elektabilitas Menurun, Ma'ruf Akan Dorong TKN dan TKD

Survei Litbang Kompas Elektabilitas Menurun, Ma'ruf Akan Dorong TKN dan TKD

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 04:30 WIB

Dipepet Prabowo, Jokowi Jadikan Hasil Survei Litbang Kompas sebagai Koreksi

Dipepet Prabowo, Jokowi Jadikan Hasil Survei Litbang Kompas sebagai Koreksi

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 20:55 WIB

Terkini

AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?

AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:12 WIB

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:31 WIB

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB