Bukan karena Dukung Jokowi, Nurullita Ditantang Beberkan Bukti Pemecatan

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Kamis, 21 Maret 2019 | 16:13 WIB
Bukan karena Dukung Jokowi, Nurullita Ditantang Beberkan Bukti Pemecatan
Nurullita dipecat karena dukung Jokowi - Maruf Amin di Pilpres 2019. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Komisaris PT Pelopor Pratama Lancar Abadi, Merry Puspitasari menampik pernyataan mantan karyawannya Nurullita (40) yang mengaku dipecat karena mendukung Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Merry menegaskan, Nurullita mengundurkan diri dan bukan dipecat perusahaan karena dukungan politik kepada kandidat pasangan capres-cawapres tertentu. 

"Enggak, enggak ada hubungannya itu," kata Merry saat dihubungi, Kamis (21/3/2019).

Merry mengatakan awalnya Nurullita ditawarkan untuk pindah ke kantor miliknya yang lain. Pemindahan itu, kata Merry, lantaran Nurulita dinilai kurang baik dalam bekerja.

"Dia itu (Nurullita) mau saya pindahkan. Saya itu punya dua kantor ya. Intinya gini deh, kalau bahasanya, kalau kinerjanya enggak benar, saya pindahkan ke kantor satunya," kata dia. 

Terkait isu pemecatan karena dukung Jokowi, Merry pun menantang Nurullita untuk menunjukkan bukti surat pemecatan jika memang benar dirinya mengaku dipecat.

"Kalau misalnya dipecat pasti ada suratnya. Suruh dia keluaran suratnya. Tanya sama dia, dia dapat enggak suratnya," ungkapnya.

Sebelumnya, Nurullita mengaku diberhentikan sepihak oleh PT Pelopor Pratama Lancar Abadi lantaran perbedaan pilihan politik di Pilpres 2019. Tak terima atas hal itu Nurullita pun melaporkan PT Pelopor Pratama Lancar Abadi ke Biro Hukum Kementerian Ketenagakerjaan.

Nurullita menuturkan awal mulanya pada tanggal 24 Februari 2019 lalu dirinya menghadiri acara 'Konvensi Rakyat Optimis Indonesia Maju' di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor. Dalam sebuah perjalanan menuju ke lokasi dirinya sempat mengunggah foto dirinya memakai atribut Jokowi - Ma'ruf Amin ke status WhatsApp miliknya. Ketika itu, kata Nurullita, dirinya mulai dibully oleh rekan-rekan kantornya.

"Tanggal 24 Februari itu saya datang ke acara Bapak Jokowi, di dalam perjalanan itu saya udah dibully. Foto saya di WhatsApp dipindahkan ke grup kantor, dari situ saya mulai dibully pelan-pelan. Padahal itu saya belum tiba di lokasi acara," tutur Nurullita di Gedung Kemenaker, Jakarta Selatan, Kamis (21/3/2019).

baca juga

Lebih lanjut, kata Nurullita keesokan harinya yakni pada tanggal 25 Februari 2019 dirinya pun langsung dipanggil oleh Komisaris PT Pelopor Pratama Lancar Abadi, Merry Puspitasari dan diberhentikan secara sepihak tanpa alasan yang masuk akal. Padahal, kata Nurullita selama hampir 4 tahun dirinya bekerja sebagai staf keuangan di PT Pelopor Pratama Lancar Abadi tidak pernah ada permasalahan.

"Besok paginya saya tiba di kantor, tidak lama saya langsung diucap dengan kata 'kamu saya pecat' itu ucapan Komisaris Ibu Merry Puspitasari dan disaksikan oleh karyawan-karyawan yang lain," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nurullita Dipecat karena Dukung Jokowi, Di-bully Teman Sekantor

Nurullita Dipecat karena Dukung Jokowi, Di-bully Teman Sekantor

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 14:46 WIB

Respon Lucu Warganet soal Rencana Sandiaga Uno Menghapus UN

Respon Lucu Warganet soal Rencana Sandiaga Uno Menghapus UN

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 15:32 WIB

MK Putuskan Petahana Tak Perlu Cuti saat Kampanye, Ini Kata Jokowi

MK Putuskan Petahana Tak Perlu Cuti saat Kampanye, Ini Kata Jokowi

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 22:20 WIB

Dipepet Prabowo, Jokowi Jadikan Hasil Survei Litbang Kompas sebagai Koreksi

Dipepet Prabowo, Jokowi Jadikan Hasil Survei Litbang Kompas sebagai Koreksi

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 20:55 WIB

Setelah Keponakan, Jubir BPN: Batin Saya Lihat JK Ikut Dukung Pak Prabowo

Setelah Keponakan, Jubir BPN: Batin Saya Lihat JK Ikut Dukung Pak Prabowo

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 20:11 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB