Sebut Paslon Didukung Ormas Terlarang, Jokowi Dinilai Tebar Permusuhan

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Jum'at, 22 Maret 2019 | 18:19 WIB
Sebut Paslon Didukung Ormas Terlarang, Jokowi Dinilai Tebar Permusuhan
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo melintasi jalan menuju Halte Monas di Jakarta, Kamis (21/3). ANTARA FOTO / Puspa Perwitasari

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik menuding Capres Petahana Joko Widodo (Jokowi) menyebarkan fitnah untuk memecah belah warga. Hal itu disampaikan Rachland terkait pidato Jokowi saat di acara deklarasi dukungan 1000 pengusaha di Istora Senayan pada Kamis (21/3/2019) malam . Ajakan dalam isi pidato Jokowi dinilai sebagai bentuk memecah belah bangsa.

"Teruslah menguat permusuhan dan membelah warga, Pak. Siapa menabur angin akan menuai badai," tulis Rachland dalam akun @RachlanNashidik seperti dikutip Suara.com, Jumat (22/3/2019).

Tak hanya Rachland, Sekjen Partai Berkarya sekaligus Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso turut memberikan sikap terkait pidato Jokowi yang dianggap menuduh adanya keterlibatan organisasi terlarang sebagai pendukung pasangan calon di Pilpres 2019.

Priyo me-retweet beberapa cuitan terkait pidato Jokowi salah satunya dari akun @kandargalang.

"Bpk Provokator Rakyat..seperti Buzzer tukang adu domba..jadi wajar rakyat RI sekarang sejak 4 tahun lebih ini..saling bentrok sesama bangsa sendiri..terprovokasi sana sani..kalau begini tipe & model gaya Pemimpinnya. cc @RamliRizal @saididu @panca66 @CakKhum @TehTJEMPLUNG @Maulana_Tigor," retweet Priyo melalui akun Twitter @PriyoBudiS.

Diketahui, saat berpidato di hadapan 10.000 pengusaha yang mendukungnya, Jokowi sempat menyindir pasangan calon di Pilpres 2019 yang disebut didukung sejumlah organisasi yang dilarang pemerintah. Meski demikian, Jokowi tidak menyebut nama organisai yang dituju.

"Bapak, ibu mau, memilih yang didukung oleh organisasi-organisasi yang itu? Saya enggak nyebut tapi sudah tau sendiri kan? Inilah yang saya sampaikan arah bangsa ini ke depan akan sangat ditentukan pada tanggal 17 April," kata Jokowi.

Jokowi kemudian menyampaikan kepada pendukungnya itu untuk tidak takut saat Pemilu nanti. Sebab, kata Jokowi, dirinya sudah memerintahkan TNI dan Polri untuk menjaga proses Pemilu berjalan dengan aman dan damai.

"Jangan takut ditakut-takuti. Tidak perlu takut karena kita dijaga oleh TNI dan Polri. Saya sudah perintahkan kepada panglima TNI dan Kapolri untuk menjaga proses demokrasi negara kita untuk dijadikan contoh oleh negara-negara lain," tutupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Perbaikan Infrastruktur Pasca Gempa Lombok Dipercepat

Jokowi Minta Perbaikan Infrastruktur Pasca Gempa Lombok Dipercepat

News | Jum'at, 22 Maret 2019 | 17:58 WIB

Disinggung Jokowi soal Pajak Korporasi, Sri Mulyani: Sudah Siap

Disinggung Jokowi soal Pajak Korporasi, Sri Mulyani: Sudah Siap

Bisnis | Jum'at, 22 Maret 2019 | 17:45 WIB

Tiket Pesawat Naik 166 Persen, Pariwisata Pulau Bangka Anjlok

Tiket Pesawat Naik 166 Persen, Pariwisata Pulau Bangka Anjlok

Bisnis | Jum'at, 22 Maret 2019 | 15:06 WIB

Klarifikasi Tokopedia soal Admin Retweet 'Pulangkan Jokowi ke Solo'

Klarifikasi Tokopedia soal Admin Retweet 'Pulangkan Jokowi ke Solo'

News | Jum'at, 22 Maret 2019 | 14:28 WIB

Politisi Demokrat Sindir Ma'ruf Amin Soal Video 'NU akan Jadi Fosil'

Politisi Demokrat Sindir Ma'ruf Amin Soal Video 'NU akan Jadi Fosil'

News | Jum'at, 22 Maret 2019 | 11:14 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×