Ritualitas Pejabat Kena OTT, Mahfud Contohkan Kasus Suap Romahurmuziy

Agung Sandy Lesmana | Welly Hidayat | Suara.com

Senin, 25 Maret 2019 | 14:07 WIB
Ritualitas Pejabat Kena OTT, Mahfud Contohkan Kasus Suap Romahurmuziy
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD membeberkan ada tiga ciri-ciri 'ritualitas' dari pejabat negara yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Mahfud bahkan menyebut nama eks Ketua Umum PPP, Romahurmuziy atau Rommy sebagai salah satu ciri-ciri dari pejabat tersebut. 

"Ritualitas orang ditangkap itu ada tiga, pertama bilang wah saya dijebak padahal enggak mungkin," kata Mahfud di Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2019).

Menurut Mahfud, seorang yang kena OTT itu sudah pasti telah diikuti sejak lama dan pasti penyidik KPK telah mengantongi sejumlah barang bukti. Kemudian, Mahfud ritualitas kedua yakni mengklaim sebagai korban politik.

"Selalu begitu dan tidak ada jawaban lain orang yang OTT itu selama ini begitu. Nah, nanti sesudah diperiksa ditunjukan bukti-bukti bahwa ini kamu tanggal sekian bicara gini, janjinya ini, tanggal sekian ganti ponsel nomer ini dan seterusnya, baru dia oh iya gitu kan," ungkap Mahfud.

Selanjutnya, kata Mahfud untuk ritualitas terakhir adalah jika tersangka sudah masuk ke tahap persidangan. Kemudian setelah diadili mengajukan eksepsi atau nota pembelaan.

"Kalau sidang nanti kemudian yang pertama itu eksepsi saya menolak itu semua. Mengajukan eksepsi atas dakwaan JPU.kan selalu begitu urutannya," ujar Mahfud.

Menurut Mahfud, dalam kasus jual beli jabatan di kemmenag yang menjerat Rommy, kata Mahfud masih dalam tahap ritualitas tahap pertama.

"Sekarang Rommy baru sampai pada tahapan untuk menyatakan bilang dijebak bilang tidak kenal. Bilang direkomendasi orang hanya sampaikan aspirasi, baru tahap itu," kata Mahfud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krakatau Steel Buka Suara Terkait Diciduknya Wisnu Kuncoro

Krakatau Steel Buka Suara Terkait Diciduknya Wisnu Kuncoro

Bisnis | Minggu, 24 Maret 2019 | 06:47 WIB

Kronologi Direktur Teknologi dan Produksi Krakatau Steel Kena OTT KPK

Kronologi Direktur Teknologi dan Produksi Krakatau Steel Kena OTT KPK

News | Sabtu, 23 Maret 2019 | 20:26 WIB

KPK: Direktur Krakatau Steel Terima Uang Suap di Kedai Kopi

KPK: Direktur Krakatau Steel Terima Uang Suap di Kedai Kopi

News | Sabtu, 23 Maret 2019 | 19:56 WIB

Dituding Romahurmuziy soal Jual-Beli Jabatan, Khofifah : Bohong Itu!

Dituding Romahurmuziy soal Jual-Beli Jabatan, Khofifah : Bohong Itu!

News | Sabtu, 23 Maret 2019 | 15:31 WIB

KPK Kembali Tangkap 2 Orang Terkait OTT Pejabat Krakatau Steel

KPK Kembali Tangkap 2 Orang Terkait OTT Pejabat Krakatau Steel

News | Sabtu, 23 Maret 2019 | 13:45 WIB

Terkini

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:04 WIB

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:01 WIB

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:51 WIB

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:36 WIB

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:21 WIB

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:10 WIB

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:06 WIB

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:02 WIB

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:57 WIB