Perang Puputan Jokowi vs Prabowo Bakal Terjadi di Jabar dan Jatim

Reza Gunadha, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 25 Maret 2019 | 21:25 WIB
Perang Puputan Jokowi vs Prabowo Bakal Terjadi di Jabar dan Jatim
Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto berjabat tangan seusai mengikuti debat capres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Jawa Timur dan Jawa Barat diyakini menjadi palagan tempat perang puputan alias habis-habisan Capres nomor urut 1 dan 2, Jokowi serta Prabowo Subianto, sebagai penentuan siapa pemenang Pilpres 2019.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, kedua daerah itu memunyai populasi pemilih pada Pilpres 2019 paling besar.

Jokowi sebagai capres petahana, boleh menang ditelak di banyak daerah pada Pilpres 2014. Namun, untuk wilayah Jabar, Jokowi kalah. Sementara di Jatim, Jokowi cuma menang tipis melawan Prabowo.

"Jika Jokowi menang tipis saja di Jawa Barat, akan jadi akselerasi luar biasa. Dulu (Pilpres 2014), walaupun Jokowi menang telak di Jawa Tengah, perbedaannya tidak jauh. Sekarang penentuannya ada di Jatim dan Jabar," ujar Yunarto di kantor Charta Politika, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2019).

Berdasarkan hasil survei Charta Politika, elektabilitas Jokowi – Maruf Amin di Jabar saat ini 47,4 persen. Sementara Prabowo – Sandiaga Uno di Jabar elektabilitasnya mencapai 42,3 persen.

Sedangkan di Jatim, elektabilitas Jokowi – Maruf Amin adalah 56,9 persen. Elektabilitas rivalnya di Jatim adalah 30,9 persen.

Dalam hasil survei tersebut juga disebutkan, Jokowi – Maruf unggul di banyak daerah kecuali di Pulau Sumatera.

”Elektabilitas Jokowi di Sumatera 43,3 persen. Prabowo 48,3 persen. Tapi hasil itu tak terlalu berpengaruh jika Jokowi mempertahankan elektabilitasnya di Jatim dan Jabar,” jelasnya.

Sebelumnya, Charta Politika menerbitkan hasil survei Pilpres 2019. Hasilnya, elektabilitas pasangan Jokowi – Maruf Amin secara akumulatif mengungguli Prabowo – Sandiaga dengan selisih 18,2 persen.

baca juga

Survei Charta Politika digelar sejak 1 Maret sampai 9 Mare 2019 engan metodologi tatap muka, serta kuesioner terstruktur terhadap 2000 responden berusia 17 tahun atua terdaftar sebagai pemilih.

Pemilihan sampel menggunakan metodologi acak bertingkat. Charta Politika mengklaim ambang batas kesalahan surveinya 2,19 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kubu Prabowo Kritik Menteri-menteri Jokowi  Jadi Juru Kampanye

Kubu Prabowo Kritik Menteri-menteri Jokowi Jadi Juru Kampanye

News | Senin, 25 Maret 2019 | 20:08 WIB

Emak-emak Prabowo Bakal Bikin Dapur Umum di Setiap TPS, Hemat Dana

Emak-emak Prabowo Bakal Bikin Dapur Umum di Setiap TPS, Hemat Dana

News | Senin, 25 Maret 2019 | 19:06 WIB

Kubu Prabowo Tegaskan Bendera Hitam saat Kampanye Bukan Milik HTI

Kubu Prabowo Tegaskan Bendera Hitam saat Kampanye Bukan Milik HTI

News | Senin, 25 Maret 2019 | 17:17 WIB

Kalah di Survei Charta Politika, Kubu Prabowo - Sandiaga Tak Mau Percaya

Kalah di Survei Charta Politika, Kubu Prabowo - Sandiaga Tak Mau Percaya

News | Senin, 25 Maret 2019 | 16:51 WIB

Kicauan Makjleb Bupati Dharmasraya soal Andre Rosiade Diteriaki 'Jokowi'

Kicauan Makjleb Bupati Dharmasraya soal Andre Rosiade Diteriaki 'Jokowi'

News | Senin, 25 Maret 2019 | 16:46 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×