Kasus Penganiayaan Pegawai KPK, Polisi Masih Melakukan Pemberkasan

Chandra Iswinarno, Yosea Arga Pramudita

Senin, 01 April 2019 | 16:09 WIB
Kasus Penganiayaan Pegawai KPK, Polisi Masih Melakukan Pemberkasan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya masih melakukan pemberkasan terkait kasus penganiayaan terhadap pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas tersangka Sekretaris Daerah Pemprov Papua TEA Hery Dosinaen.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli. Saksi tersebut merupakan dokter berasal dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

"Masih pemberkasan. Jadi, masih ada pemeriksaan saksi yang kemarin itu sebenarnya minggu ini ada dari IDI, kita minta untuk keterangan saksi ahli," ujarnya di Polda Metro Jaya, Senin (1/4/2019).

Hanya saja, pemeriksaan urung dilakukan, lantaran dokter masih menunggu surat tugas dari IDI. Namun menurut rencana, pemeriksaan akan dilakukan pekan depan.

"Karena dokter yang ditunjuk itu masih menunggu surat tugas dari IDI, makanya kita undur minggu depan pemeriksaannya ya," jelasnya.

Sebelumnya, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah menetapkan Hery Dosinaen sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan penyelidik KPK di Hotel Borobudur, beberapa waktu lalu.

Penetapan status, diumukan setelah polisi memeriksa Hery pada Senin (18/2/2019).

Kasus penganiayaan itu terungkap setelah salah satu penyelidik KPK bernama Gilang Wicaksono resmi membuat laporan ke Polda Metro Jaya, Minggu (3/2/2019).

Aksi penganiayaan terjadi saat Gilang dan penyelidik KPK lainnya, Indra, melakukan pengintaian terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe yang sedang melakukan rapat bersama Ketua DPRD Papua, anggota DPRD Papua Sekretaris Daerah (Sekda) dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat pada Sabtu (2/2/2019) malam.

baca juga

Pengintaian itu dilakukan karena kedua penyelidik KPK itu sedang mendapatkan tugas untuk menelusuri adanya dugaan korupsi anggaran di Papua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Berstatus Pejabat Daerah, Polisi Tak Tahan Sekda Papua

Masih Berstatus Pejabat Daerah, Polisi Tak Tahan Sekda Papua

News | Selasa, 19 Februari 2019 | 15:30 WIB

Jadi Tersangka, Menteri Tjahjo Ogah Ikut Campur Status Hukum Sekda Papua

Jadi Tersangka, Menteri Tjahjo Ogah Ikut Campur Status Hukum Sekda Papua

News | Selasa, 19 Februari 2019 | 13:07 WIB

Jadi Tersangka Penganiaya Pegawai KPK, Sekda Papua Tak Ditahan

Jadi Tersangka Penganiaya Pegawai KPK, Sekda Papua Tak Ditahan

News | Selasa, 19 Februari 2019 | 09:22 WIB

Polisi Tetapkan Sekda Papua Sebagai Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK

Polisi Tetapkan Sekda Papua Sebagai Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK

News | Senin, 18 Februari 2019 | 18:11 WIB

Di Polda, Sekda Papua Maunya Diwawancara Jurnalis Kelar Diperiksa Polisi

Di Polda, Sekda Papua Maunya Diwawancara Jurnalis Kelar Diperiksa Polisi

News | Senin, 18 Februari 2019 | 13:18 WIB

Terkini

Penyebab Wangi Parfum Cepat Hilang di Kulit Kering, Ini Faktor dan Cara Mengatasinya

Penyebab Wangi Parfum Cepat Hilang di Kulit Kering, Ini Faktor dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Strategi Repsol dan OLXmobbi Perkuat Layanan Purna Jual di GIIAS 2026

Strategi Repsol dan OLXmobbi Perkuat Layanan Purna Jual di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Cancer Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia, Begini Karakter Si Kepiting yang Sensitif

Cancer Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia, Begini Karakter Si Kepiting yang Sensitif

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:01 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Tapi 870 Ribu Warga Masih Hidup di Bawah Garis Miskin

Kemiskinan Sumsel Turun, Tapi 870 Ribu Warga Masih Hidup di Bawah Garis Miskin

Sumsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:01 WIB

Geledah Rumah Don Ritto di Bandung, Kejagung Sita Dokumen Terkait Febrie Adriansyah

Geledah Rumah Don Ritto di Bandung, Kejagung Sita Dokumen Terkait Febrie Adriansyah

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Review Drama Stranger, Ketika Jaksa dan Polisi Melawan Korupsi Elite Politik

Review Drama Stranger, Ketika Jaksa dan Polisi Melawan Korupsi Elite Politik

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Puji Mental Baja Pemain Persebaya

Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Puji Mental Baja Pemain Persebaya

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Sentilan Prabowo Diungkap MPR: Biaya Demokrasi 'Mahal' dan Maraknya Korupsi Daerah

Sentilan Prabowo Diungkap MPR: Biaya Demokrasi 'Mahal' dan Maraknya Korupsi Daerah

Video | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Muhammad Farhan Sampai Ngamuk, Polisi Dalami Unsur Pidana Penebangan 10 Pohon

Muhammad Farhan Sampai Ngamuk, Polisi Dalami Unsur Pidana Penebangan 10 Pohon

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:58 WIB

Awalnya Tak Percaya, Penjual Asal Kebumen Mendadak Menang Liburan ke New Zealand

Awalnya Tak Percaya, Penjual Asal Kebumen Mendadak Menang Liburan ke New Zealand

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:58 WIB

×