Dalam 4 Hari, 5 Insiden Penikaman Terjadi di London, 2 Lelaki Ditangkap

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 03 April 2019 | 07:00 WIB
Dalam 4 Hari, 5 Insiden Penikaman Terjadi di London, 2 Lelaki Ditangkap
Ilustrasi lelaki memegang pisau/penikaman. (Shutterstock)

Suara.com - Polisi London pada Selasa (2/4) menyatakan, mereka sedang menyelidiki penikaman kelima dalam empat hari di daerah yang sama di London Utara. Sementara pihak berwenang berusaha meredam gelombang serangan dengan menggunakan pisau di Inggris.

Empat korban ditikam dari belakang pada akhir pekan di Daerah Edmonton, bagian barat-laut London, dan para detektif mengatakan mereka percaya itu tidak berkaitan dengan terorisme dan seorang tersangka terlibat.

Dua lelaki ditangkap karena dicurigai membahayakan fisik orang dan masih berada di dalam tahanan, tulis Reuters dalam laporannya.

Dalam serangan kelima, polisi mengatakan, seorang pria yang berusia 30-an tahun ditemukan dengan luka tikam pada Selasa pagi dan berada dalam kondisi yang mengancam nyawa di rumah sakit.

Seorang lelaki berusia 30-an tahun belakangan ditangkap karena dicurigai membahayakan secara fisik dan para detektif mengatakan mereka bekerja untuk melihat apakah peristiwa tersebut berkaitan dengan penikaman pada akhir pekan.

"Saya menyadari bahwa semua peristiwa dari akhir pekan telah mengakibatkan keprihatinan dan kekhawatiran yang sangat besar di kalangan masyarakat. Dan peristiwa ini akan mengakibatkan ketakutan lebih lanjut," kata Inspektur Detektif Luka Marks.

"Meskipun pada tahap ini peristiwa itu belum secara resmi dikaitkan, lokasi dan cara penyerangan ini akan membuat prihatin masyarakat," katanya.

Pada Senin (1/4), Perdana Menteri Theresa Mey mengadakan pertemuan khusus guna membahas penanggulangan kejahatan dengan menggunakan pisau yang meluas di Inggris.

Ada 285 penikaman fatal di Inggris dan Wales pada 2018, tingkat paling tinggi sejak peristiwa semacam itu mulai dicatat lebih dari 70 tahun lalu, demikian data statistik resmi pada Maret.

Polisi mengatakan lonjakan kejahatan dengan menggunakan pisau di satu negara tempat senjata api sulit diperoleh telah dipicu oleh beberapa faktor, termasuk persaingan antara gerombolan narkotika, pemotongan layanan pemuda dan provokasi di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pascaditikam, Begini Kondisi Mantan Bupati Aceh Tenggara

Pascaditikam, Begini Kondisi Mantan Bupati Aceh Tenggara

News | Kamis, 06 April 2017 | 05:41 WIB

ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Penusukan 9 Orang di Minnesota

ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Penusukan 9 Orang di Minnesota

News | Senin, 19 September 2016 | 07:13 WIB

Sangkur untuk Bunuh Tukang Ojek Dikirim ke Polda Jatim

Sangkur untuk Bunuh Tukang Ojek Dikirim ke Polda Jatim

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 14:00 WIB

Terkini

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB