Kali Pertama, Kemenhub Gandeng Swasta Bangun Jalur KA di Sulawesi

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Jum'at, 05 April 2019 | 20:48 WIB
Kali Pertama, Kemenhub Gandeng Swasta Bangun Jalur KA di Sulawesi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Suara.com/Fauzi)

Suara.com - Kementerian Perhubungan RI akhirnya menggandeng pihak swasta untuk membangun moda transportasi. Selama ini, pembangunan transportasi selalu menggunakan APBN.

Kali Ini, Kemenhub bersama PT Celebes Railway Indonesia (CRI) bakal membangun jalur kereta api di Sulawesi dengan rute Makassar – Parepare sepanjang 15 Kilometer. Pembiayaan proyek itu bakal menggunakan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Melalui skema ini, PT CRI akan membangun kereta api rute tersebut dengan biaya investasi sekitar Rp 2,1 triliun.

Rinciannya, Rp 1 triliun untuk belanja modal dan Rp 1,1 triliun biaya pengoperasian dan perawatan prasarana. Investasi tersebut bakal dikeluarkan oleh CRI dengan imbalan konsesi dari pemerintah selama 15 tahun.

"Bagi Kemenhub memang ini kali pertama (menggunakan skema KPBU)," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam acara penandatangan kerja sama proyek KA Makassar - Parepare di Kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (5/4/2019).

Menurut Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II ini, dengan skema KPBU, Kemenhub bisa memaksimalkan dana APBN untuk membangun prasarana transportasi lain seperti bandara di pelosok daerah.

"Kami juga memastikan proyek itu (skema KPBU) ini selesai. Tidak ada lagi proyek mangkrak. Bisa dipastikan ini proyek terukur. Bisa dipastikan usaha ini bisa berjalan dengan baik," tutur dia.

Dalam hal ini, Budi Karya juga menggandeng PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) untuk menjamin sebagian dana pengembalian investasi dari pemerintah ke pihak swasta tersebut.

Untuk diketahui, nantinya PT CRI akan membangun prasarana KA (jalur dan fasilitas operasi) menuju kawasan industri Pabrik Semen Bosowa sepanjang 6,63 Km, dan kawasan industri Pabrik Semen Tonasa sepanjang 8,85 Km.

baca juga

Sementara itu, saat ini pemerintah masih terus bekerja menyelesaikan pembangunan Jalur KA Makassar – Parepare pada segmen Barru – Palanro sepanjang 44 Km. Diharapkan pada tahun 2019 ini sudah selesai dan beroperasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhub Pertimbangkan Gandeng Swasta Bangun Kereta Api di Kalimantan

Menhub Pertimbangkan Gandeng Swasta Bangun Kereta Api di Kalimantan

Bisnis | Jum'at, 05 April 2019 | 18:24 WIB

Jalur Rel Kereta Api Ganda Cigombong - Cicurug Rampung 2019

Jalur Rel Kereta Api Ganda Cigombong - Cicurug Rampung 2019

Bisnis | Jum'at, 05 April 2019 | 03:05 WIB

Sambut Ide Jokowi, Menhub Targetkan Jalur KA di Kalsel Dibangun Tahun Ini

Sambut Ide Jokowi, Menhub Targetkan Jalur KA di Kalsel Dibangun Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 28 Maret 2019 | 22:07 WIB

Jokowi Janji Cepat Bangun Jalur Kereta di Kalimantan Selatan

Jokowi Janji Cepat Bangun Jalur Kereta di Kalimantan Selatan

Bisnis | Rabu, 27 Maret 2019 | 17:47 WIB

Terkini

Over-Explaining di Chat: Takut Salah Paham atau Beban Mental Digital?

Over-Explaining di Chat: Takut Salah Paham atau Beban Mental Digital?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Intoleransi Laktosa? Coba 5 Alternatif Susu Nabati Ini, Lebih Aman di Perut

Intoleransi Laktosa? Coba 5 Alternatif Susu Nabati Ini, Lebih Aman di Perut

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kemenko PM Ingatkan Santri Jangan Terjebak Pinjol dan Judol: Harta Bukan Tujuan Hidup

Kemenko PM Ingatkan Santri Jangan Terjebak Pinjol dan Judol: Harta Bukan Tujuan Hidup

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Beras Fortifikasi Palsu Beredar, Apa Dampaknya bagi Tubuh dan Seberapa Bahaya?

Beras Fortifikasi Palsu Beredar, Apa Dampaknya bagi Tubuh dan Seberapa Bahaya?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:28 WIB

Kursi DPRD Jakarta Berpeluang Nambah, Baleg DPR Beri Lampu Hijau Revisi UU DKJ

Kursi DPRD Jakarta Berpeluang Nambah, Baleg DPR Beri Lampu Hijau Revisi UU DKJ

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Masa Depan CR7 Dipertanyakan usai Ngambek Tinggalkan Kamp Latihan, Sinyal Segera Pensiun?

Masa Depan CR7 Dipertanyakan usai Ngambek Tinggalkan Kamp Latihan, Sinyal Segera Pensiun?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Cara Mengetahui Elemen Shio dari Tahun Lahir, Cek Angka Terakhirnya

Cara Mengetahui Elemen Shio dari Tahun Lahir, Cek Angka Terakhirnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Pagar Pamedan Pura Mangkunegaran Ambruk hingga Harus Disangga Bambu, Gegara Ditabrak Mobil

Pagar Pamedan Pura Mangkunegaran Ambruk hingga Harus Disangga Bambu, Gegara Ditabrak Mobil

Surakarta | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Hakim Minta Penjelasan Soal Penyetaraan Pendidikan Gibran: Biar Lebih Gampang Kami Istikharah

Hakim Minta Penjelasan Soal Penyetaraan Pendidikan Gibran: Biar Lebih Gampang Kami Istikharah

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Day Cream Facetology untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Sesuai Klaim

Day Cream Facetology untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Sesuai Klaim

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:10 WIB

×