Cerita Prabowo Subianto Praktikan Sistem Kampanye Paheli

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 06 April 2019 | 07:19 WIB
Cerita Prabowo Subianto Praktikan Sistem Kampanye Paheli
Prabowo Subianto saat memenuhi undangan Gerakan Elaborasi Rektor, Akademisi, Alumni dan Aktifis Kampus (GERAAAK) di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat (5/4/2019). (Dok. Dokumentasi Timses Prabowo Subianto)

Suara.com - Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto menceritakan dirinya pernah mendapatkan sindiran lantaran alat peraga kampanye (APK) miliknya tidak terlihat banyak.

Prabowo akui jika kampanyenya di Pilpres 2019 menerapkan sistem paheli atau paket hemat sekali.

Prabowo mengungkapkan saat itu ada seseorang yang melontarkan pertanyaan kepadanya soal baliho dirinya. Kata orang itu, baliho Prabowo tidak terlihat banyak di daerah-daerah.

"Pernah ada yang nyindir, suatu saat ada salah satu tokoh Prabowo kok di daerah-daerah nggak ada baliho Prabowo - Sandi, saya jawab karena kami nggak punya uang. Untuk apa saya bohong," kata Prabowo saat menghadiri undangan Gerakan Elaborasi Rektor Akademisi Alumni dan Aktifis Kampus Indonesia di Balai Kartini, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2019).

"Dari awal waktu kita memulai perjuangan kita beberapa bulan yang lalu, saya terang-terangan mengakui ke publik kami paket hemat. Bahkan bukan pahe lagi, paheli. paket hemat sekali," sambungnya.

Tak disangka, kekurangan dana yang dialami Prabowo ternyata menuai reaksi dari banyak masyarakat, termasuk dari masyarakat dengan penghasilan rendah.

Prabowo bercerita ada salah satu masyarakat yang bekerja sebagai tukang ojek menyumbangkan Rp 80 ribu untuk perjuangan Prabowo - Sandiaga di Pilpres 2019.

Prabowo sadari kalau jumlah uang itu ialah penghasilan yang diperoleh oleh tukang ojek dalam sehari. Selain itu dirinya juga ingat ada seorang tukang cendol di Bandung yang menyumbangkan Rp 20 ribu untuk membantunya menjadi presiden.

"Orang-orang kecil, orang-orang sederhana. Saya lebih bangga menerima uang dari mereka itu," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Sakit, Batal Hadiri Kampanye Akbar di Pangkalpinang

Prabowo Sakit, Batal Hadiri Kampanye Akbar di Pangkalpinang

News | Kamis, 04 April 2019 | 12:08 WIB

Sindir Lembaga Survei, Fahri Hamzah: Mereka Tak Tangkap Emosi dan Histeria

Sindir Lembaga Survei, Fahri Hamzah: Mereka Tak Tangkap Emosi dan Histeria

News | Kamis, 04 April 2019 | 11:42 WIB

Terharu Terima Sumbangan Dana Kampanye dari Warga, Sandiaga: Ini Amanah

Terharu Terima Sumbangan Dana Kampanye dari Warga, Sandiaga: Ini Amanah

News | Rabu, 03 April 2019 | 12:09 WIB

Aktif di Twitter, Prabowo Subianto Kebanjiran Permintaan Folbek

Aktif di Twitter, Prabowo Subianto Kebanjiran Permintaan Folbek

Tekno | Selasa, 02 April 2019 | 18:04 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB