Prabowo Sebut Ibu Pertiwi Diperkosa, Jokowi: Yang Benar Berprestasi

Iwan Supriyatna | Novian Ardiansyah | Suara.com

Minggu, 07 April 2019 | 22:08 WIB
Prabowo Sebut Ibu Pertiwi Diperkosa, Jokowi: Yang Benar Berprestasi
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan). [Antara Foto/Hafidz Mubarak A/foc]

Suara.com - Calon Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa Indonesia tengah berada dalam kondisi yang tidak sehat. Prabowo bahkan mengibaratkan Ibu Pertiwi layaknya seseorang yang sedang mendapatkan kekerasan seksual lantaran kekayaan yang dimiliki negara terus menerus dikeruk dengan mengabaikan rakyat.

"Saya berpandangan bahwa negara kita sedang sakit saudara-saudara sekalian. Ibu pertiwi sedang diperkosa saudara-saudara sekalian. Kekayaan kita diambil terus, hak-hak rakyat diinjak-injak," kata Prabowo saat melakukan Kampanye Akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/4/2019).

Prabowo juga mengkritisi permasalahan hukum yang dinilainya tidak berkeadilan dan hanya memihak golongan-golongan tertentu saja. Ia kemudian mencontohkannya dengan kasus hukum yang menjerat Ahmad Dhani.

"Kepala desa dipanggil diancam-ancam, kyai-kyai, ulama dikejar-kejar. Emak-emak ditangkap, orang tidak bersalah hanya berbicara undang-undang dasar menjamin kebebasan bicara. Tapi, saudara Ahmad Dhani meringkuk di penjara sekarang," ujar Prabowo.

Menanggapi ucapan Prabowo, calon Presiden Petahana Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bahwa Indonesia tengah berada dalam era kejayaan terutama di bidang olahraga. Dalam bidang itu, kata dia Indonesia menorehkan banyak prestasi.

Jokowi lantas membanggakan sederet prestasi Indonesia yang baru didapat pada gelaran pesta olahraga se-Asia yakni Asian Games dan Asian Para Games sebagai salah satu capaian Indonesia.

"Asian Games kita peringkat 4, sebelumnya peringkat 14-17, dengan 24 emas. Di Asian Para Games peringkat 5. Kemudian kita baru saja sepak bola kita AFF U-22 juara," ujar Jokowi.

Maka dari itu ia meminta agar tidak ada lagi pihak-pihak yang mendiskreditkan Indonesia. Apalagi, kata dia, sampai dengan mengibaratkan Ibu Pertiwi diperkosa.

"Beberapa tahun negara kita terus mendulang prestasi. Jangan sampai ada yang bilang Ibu Pertiwi sedang diperkosa, yang benar itu Ibu Pertiwi sedang berprestasi," ujar Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Bilang Ndasmu, Kubu Jokowi: Tak Pantas Disampaikan Capres

Prabowo Bilang Ndasmu, Kubu Jokowi: Tak Pantas Disampaikan Capres

News | Minggu, 07 April 2019 | 21:32 WIB

Jokowi: Pesta Demokrasi Jangan Menciptakan Ketakutan Apalagi Marah-marah

Jokowi: Pesta Demokrasi Jangan Menciptakan Ketakutan Apalagi Marah-marah

News | Minggu, 07 April 2019 | 19:54 WIB

Diguyur Hujan Deras, Massa Tetap Setia Ikut Kampanye PDIP di Lampung

Diguyur Hujan Deras, Massa Tetap Setia Ikut Kampanye PDIP di Lampung

News | Minggu, 07 April 2019 | 18:41 WIB

Terkini

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:19 WIB

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:44 WIB

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:36 WIB

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:01 WIB

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:57 WIB

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:49 WIB

Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo

Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:37 WIB

Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS

Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:29 WIB