Puluhan Korban Penipuan Penukaran Mata Uang Asing Sambangi Polda Metro Jaya

Vania Rossa | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Selasa, 09 April 2019 | 06:10 WIB
Puluhan Korban Penipuan Penukaran Mata Uang Asing Sambangi Polda Metro Jaya
Puluhan korban penipuan penukaran mata uang asing sambangi Polda Metro Jaya. (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Puluhan orang menjadi korban dugaan penipuan penukaran mata uang asing atau money changer Keraton Valutama. Mereka pun mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin (8/4/2019) sore guna menanyakan kejelasan kasus tersebut.

Laporan mereka teregister dalam nomor laporan LP/2027/IV/2019/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 2 April 2019.

"Kami ingin agar laporan kami sesegera mungkin ditindaklanjuti," kata salah satu korban, Ardy, di Polda Metro Jaya, Senin (8/4/2019).

Ardy mengatakan, ia dan korban lainnya khawatir laporan sebelumnya di Polres Metro Jakarta Pusat pada 30 Maret 2019 dan Polda Metro Jaya pada 2 April 2019 terbengkalai begitu saja.

"Dilaporkan ke Polres Jakarta Pusat pada 30 Maret 2019, sempat dijanjikan akan dipanggil untuk di-BAP pada 5 April namun tidak jadi. Alasannya, mereka sedang pindahan ke Kemayoran," jelasnya.

Sementara, korban lainnya bernama Indriyani menyebut, kejadian bermula dari transaksi penukaran mata uang asing di toko yang berlokasi di Mall Ambassador, Kuningan, Jakarta Selatan. Pelaku meminta uang diserahkan terlebih dahulu jika ingin melakukan penukaran uang.

"Alasannya dia bilang 'Kalau mau tukar ya harus ada uangnya dulu'. Saya ikuti. Itu peristiwa terjadi sekitar 25 Maret tukar uang dan 27-28 Maret 2019 akan dikasih uang," kata Indriyani.

Dirinya sempat menghubungi pihak terlapor bernama Randhy melalui sambungan WhatsApp terkait uang yang ditukar. Namun, Randhy menjawab uang itu sedang dikumpulkan.

Akhirnya, korban tak dapat menghubungi terlapor sampai akhirnya menyambangi toko itu lagi. Tapi hasilnya nihil.

"Ketika saya datang ke situ, ternyata sudah banyak orang lainnya yang mencari kejelasan atas uang yang juga mereka tukar. Menurut pemilik toko di sekitar lokasi, terlapor masih ada ketika siang, namun sorenya tak ada dan tokonya tutup," tambahnya.

Para korban sempat memburu terlapor ke rumahnya dan bertemu dengan nenek terlapor. Namun pihak keluarga mengaku tak tahu soal bisnis money changer tersebut.

Sejauh ini, 66 orang telah menjadi korban penipuan tersebut. Total senilai Rp 20 Miliyar berhasil digondol terlapor.

"Ada yang sampai Rp 1,1 miliar dan dia sampai dipikir menipu sama bosnya. Karena yang ditukar itu uang perusahaan. Lalu ada Ibu WY yang tukar dolar Singapura senilai Rp 80 juta, yang rencananya untuk berobat penyakit jantung," tutup Indriyani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Pendiri PA 212 Buchari Muslim Tipu Jemaah Haji Senilai Rp 1,9 M

5 Fakta Pendiri PA 212 Buchari Muslim Tipu Jemaah Haji Senilai Rp 1,9 M

News | Jum'at, 05 April 2019 | 17:56 WIB

Polisi Tahan Caleg PAN Buchari Muslim di Kasus Penipuan Visa Haji

Polisi Tahan Caleg PAN Buchari Muslim di Kasus Penipuan Visa Haji

News | Jum'at, 05 April 2019 | 17:23 WIB

Tipu-tipu Pengurusan Visa Haji, Ulama Buchari Muslim Diciduk Polisi

Tipu-tipu Pengurusan Visa Haji, Ulama Buchari Muslim Diciduk Polisi

News | Jum'at, 05 April 2019 | 05:33 WIB

Terkini

Viral Kue Ulang Tahun Bongkar Skandal Toko Hantu di Pemesanan Lewat Ojek Online

Viral Kue Ulang Tahun Bongkar Skandal Toko Hantu di Pemesanan Lewat Ojek Online

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:42 WIB

Ritual Pengusiran Setan Berujung Maut, 2 Nyawa Melayang, Pelaku Bebas dari Hukuman

Ritual Pengusiran Setan Berujung Maut, 2 Nyawa Melayang, Pelaku Bebas dari Hukuman

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:42 WIB

Bukan Sekadar Aturan, Hal Ini Jadi Tantangan Terberat UU PPRT di Lapangan

Bukan Sekadar Aturan, Hal Ini Jadi Tantangan Terberat UU PPRT di Lapangan

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:41 WIB

Tunggu Pramono Anung Pulang, Paripurna Ganti Ketua DPRD DKI Digelar 30 April

Tunggu Pramono Anung Pulang, Paripurna Ganti Ketua DPRD DKI Digelar 30 April

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:27 WIB

Mengapa Tawuran di Jakarta Tak Pernah Usai? Sosiolog: Mereka Butuh Didengarkan, Bukan Dikhotbahi

Mengapa Tawuran di Jakarta Tak Pernah Usai? Sosiolog: Mereka Butuh Didengarkan, Bukan Dikhotbahi

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:17 WIB

Mensos Gus Ipul Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Gorontalo dan Pagar Alam

Mensos Gus Ipul Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Gorontalo dan Pagar Alam

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:17 WIB

Jalur Perdagangan Selat Hormuz Ditutup Donald Trump Membuat Posisi Diplomasi Iran Semakin Terjepit

Jalur Perdagangan Selat Hormuz Ditutup Donald Trump Membuat Posisi Diplomasi Iran Semakin Terjepit

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:15 WIB

Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia, Pertamina Perluas Akses Deteksi Dini Kanker Payudara

Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia, Pertamina Perluas Akses Deteksi Dini Kanker Payudara

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:11 WIB

RUU PPRT Dipercepat, Pemerintah Tegaskan Hak Pekerja Rumah Tangga

RUU PPRT Dipercepat, Pemerintah Tegaskan Hak Pekerja Rumah Tangga

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:07 WIB

Kemnaker Salurkan Rp32,25 Miliar untuk Percepat Pemulihan Ekonomi di Sumut dan Aceh

Kemnaker Salurkan Rp32,25 Miliar untuk Percepat Pemulihan Ekonomi di Sumut dan Aceh

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:00 WIB