Prabowo Janji Turunkan Harga Daging dan Tarif Listrik di 100 Hari Pertama

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 10 April 2019 | 00:12 WIB
Prabowo Janji Turunkan Harga Daging dan Tarif Listrik di 100 Hari Pertama
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto saat berkampanye di Palembang. (Suara.com/Andhiko)

Suara.com - Calon Presiden Prabowo Subianto mengaku telah membentuk sebuah tim pakar yang berisikan sejumlah ahli yang fokus menurunkan harga dua hal yang dirasakan cukup menghambat perekonomian masyarakat Indonesia.

Dua hal tersebut yakni, harga daging dan listrik. Menurutnya, berdasarkan penghitungan tim pakar tersebut, harga listrik bisa diturun pada 100 hari pertama sejak ia dilantik menjadi Presiden RI.

"Saya tanya bisa nggak kita turunkan harga listrik? Dijawab bisa? saya tanya lagi berapa lama? 3 tahun, 2 tahun, 1 tahun jangan macam-macam, saya kalau bicara dengan rakyat harus benar. Terus dibilang 100 hari pertama kerja," ujarnya saat berkampanye di Palembang, Sumsel Selasa (09/04/2019).

Selain listrik, ia juga telah berkonsultasi dengan tim tersebut untuk menurunkan harga daging. Bahkan diakuinya harga daging bisa turun kurang dari 100 hari kerja ketimbang harga listrik.

Kondisi harga tersebut diakuinya sudah lama diketahuinya. Termasuk seluk beluk penyebab tingginya harga kebutuhan pokok hingga listrik yang dikeluhkan masyarakat saat ini. "Saya lebih lama jadi orang Indonesia dibandingkan kalian. Jadi segala bentuk patgulipat saya sudah tahu," katanya.

Saat berkampanye, simpatisan sempat berteriak agar Prabowo bersama Sandiaga juga memprioritas perbaikan harga karet di tingkat petani. Mendengar permintaan itu, Prabowo mengaku akan membuat industri sendiri.

"Jika negara lain tidak butuh karet kita, akan kita bikin (pabrik) sendiri. Ban akan kita gunakan dari produksi karet. Jadi kita harus percaya pada bangsa kita sendiri. Begitu juga dengan sawit yang bisa kita olah menjadi bahan bakar kendaraan. Kita banyak rencana tapi kita harus menang pada 17 April ini," tegasnya.

Prabowo Subianto pun janji akan membuat industri mobil sendiri jika mengalahkan Jokowi - Maruf Amin di Pilpres 2019. Dia menyinggung mobil Esemka yang mempopulerkan Jokowi hanya mobil bohongan.

"Bukan mobil etok etok. Bukan mobil bohong bohongan, bukan mobil ditempel tiba-tiba jadi mobil bangsa indonesia," ujarnya.

baca juga

Prabowo mengaku telah belasan tahun berkeliling Indonesia untuk mengetahui sejauh mana kondisi masyarakat. Ia menilai ada kesalahan dalam sistem ekonomi Indonesia. Sistem inilah yang membuat segelitir orang menjadi kaya raya tapi sebagian besar rakyat tidak merasa kemakmuran tersebut.

"Insya Allah di daerah lain akan ada tsunami perbaikan hidup rakyat. Rakyat ingin hidup diatas kakinya sendiri. Tidak mau jadi kacung bangsa lain. Emak - emak tidak mau jadi kacung, bapak - bapak tidak mau anak anaknya jadi pelayan. Inilah yang harus kita lakukan, kita tidak mau menjadi pasar orang lain. Justru kita ingin terhormat sejajar dengan bangsa lain," paparnya.

Kontributor : Andhiko Tungga Alam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Voxpol: Jokowi Masih Unggul di Atas Kertas, Tapi Super Tipis

Survei Voxpol: Jokowi Masih Unggul di Atas Kertas, Tapi Super Tipis

News | Selasa, 09 April 2019 | 16:05 WIB

Ancaman Mundur Prabowo dari Pilpres 2019 Cuma Gertak Sambel

Ancaman Mundur Prabowo dari Pilpres 2019 Cuma Gertak Sambel

News | Rabu, 16 Januari 2019 | 12:09 WIB

Rizieq Shihab Canangkan Gerakan 2019 Prabowo Presiden

Rizieq Shihab Canangkan Gerakan 2019 Prabowo Presiden

News | Sabtu, 05 Januari 2019 | 07:36 WIB

Begini Cara Prabowo dan Sandiaga Ngirit Biaya Kampanye

Begini Cara Prabowo dan Sandiaga Ngirit Biaya Kampanye

News | Minggu, 23 September 2018 | 15:45 WIB

Fadli Zon: Kemenkumham Tak Bisa Tolak #2019PrabowoPresiden

Fadli Zon: Kemenkumham Tak Bisa Tolak #2019PrabowoPresiden

News | Senin, 10 September 2018 | 16:56 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×