Ditangkap Polisi Inggris, Ekuador Bekukan Kewarganegaraan Julian Assange

Bangun Santoso

Jum'at, 12 April 2019 | 16:31 WIB
Ditangkap Polisi Inggris, Ekuador Bekukan Kewarganegaraan Julian Assange
Pendiri situs Wikileaks, Julian Assange, berbicara dari balkon Kedutaan Besar Ekuador di London, Inggris pada Mei 2017 lalu. [AFP/Adrian Dennis]

Suara.com - Ekuador telah membekukan kewarganegaraan Julian Assange dan menuduh dia beserta orang-orang di kelompoknya di WikiLeaks telah bersama-sama berusaha mengacaukan stabilitas pemerintahan negara Andes itu.

Kewarganegaraan Assange akhirnya dibekukan setelah Ekuador selama bertahun-tahun memberinya perlindungan.

Assange, dengan wajah berjenggot dan terlihat ringkih, ditangkap oleh polisi Inggris di Kedutaan Besar Ekuador di London pada Kamis (11/4/2019) setelah Ekuador menghentikan pemberian suka baginya.

Assange sebelumnya tinggal di kedutaan negara tersebut sejak 2012 agar tidak diserahkan kepada Swedia --terkait penyelidikan pelecehan seksual.

Kewarganegaraan Ekuador Assange ditangguhkan pada Rabu (10/4/2019), kata Menteri Luar Negeri Jose Valencia kepada para wartawan seperti dilansir Reuters yang dikutip Antara, Jumat (12/4/2019).

Untuk sebagian kalangan, Assange adalah seorang pahlawan yang mengungkap penyelewengan kekuasaan serta sebagai pejuang kebebasan berpendapat. Namun bagi kalangan lain, tokoh kelahiran Australia itu adalah sosok berbahaya yang merongrong keamanan Amerika Serikat dan punya hubungan yang terlalu luas dengan Rusia.

WikilLeaks membuat marah Washington dengan menerbitkan ratusan ribu data komunikasi diplomatik rahasia AS, yang kerap mengungkapkan penilaian kritis AS soal pemimpin-pemimpin dunia, dari Presiden Rusia Vladimir Putin hingga para anggota kerajaan Arab Saudi.

Pengacara Assange di Quito, Carlos Poveda, mengatakan bahwa status suaka untuk Assange dihentikan sebagai pembalasan atas tuduhan korupsi terhadap Presiden Ekuador Lenin Moreno. Poveda juga mengatakan bahwa nyawa Assange terancam jika diserahkan kepada Amerika Serikat.

Assange tahun 2012 ditawari status suaka oleh presiden Ekuador saat itu, Rafael Correa, namun hubungannya dengan Ekuador melemah di bawah Moreno, yang mengatakan bahwa Assange telah melanggar syarat-syarat suaka.

baca juga

Assange mendapat kewarganegaraan Ekuador pada Januari 2018.

Moreno marah setelah sejumlah foto lama dia bersama keluarganya, yang diambil empat tahun sebelumnya ketika mereka tinggal di Eropa, beredar di media sosial. Pemerintahan Moreno mengatakan pihaknya meyakini bahwa foto-foto itu dibocorkan oleh WikiLeaks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendiri Wikileaks, Julian Assange, Ditangkap Polisi Inggris

Pendiri Wikileaks, Julian Assange, Ditangkap Polisi Inggris

Tekno | Kamis, 11 April 2019 | 19:03 WIB

Hadapi Pengungsi Venezuela, Ekuador Butuh Dana 550 Juta Dolar AS

Hadapi Pengungsi Venezuela, Ekuador Butuh Dana 550 Juta Dolar AS

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 05:46 WIB

Masuki Zona Konflik, Dua Wartawan Diculik di Perbatasan Kolombia

Masuki Zona Konflik, Dua Wartawan Diculik di Perbatasan Kolombia

News | Kamis, 29 Maret 2018 | 07:38 WIB

Temui Pendiri Wikileaks, Pamela Anderson Siap Digarap FBI

Temui Pendiri Wikileaks, Pamela Anderson Siap Digarap FBI

Entertainment | Minggu, 18 Maret 2018 | 16:30 WIB

Pendiri WikiLeaks Ejek Penghargaan 'Fake News' Donald Trump

Pendiri WikiLeaks Ejek Penghargaan 'Fake News' Donald Trump

News | Jum'at, 19 Januari 2018 | 12:13 WIB

Terkini

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:49 WIB

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:36 WIB

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

×