Ryamizard: Prabowo Teman Saya, Tapi...

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 15 April 2019 | 21:10 WIB
Ryamizard: Prabowo Teman Saya, Tapi...
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu mengharapkan Pemilu, baik Pilpres maupun Pileg berjalan dengan damai. Apalagi, pelaksanaan Pemilu 2019 ini telah menghabiskan biaya yang tidak sedikit.

Ryamizard mengatakan, pemilu bukan lah ajang untuk saling menudingkan fitnah ke satu sama lain. Melainkan, kata dia, sebuah pesta demokrasi yang seharusnya dilaksanakan dengan riang gembira.

"Saya sampaikan Pemilu harus aman, Rp 25 triliun untuk pesta demokrasi bukan untuk marah-marahan, bukan untuk hoaks, fitnah, bukan untuk itu. Rugi dong rakyat mengeluarkan Rp 25 triliun. (Pemilu) untuk menyenangkan hati, menyenangkan hati sesuai pilihan lah," tutur Ryamizard di Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019).

Ryamizard tidak ingin dengan berbedanya pilihan malah justru menjadi pemecah belah bangsa. Ia berujar, soal perbedaan pilihan merupakan hal yang biasa.

Ia bahkan sampai mencontohkan, bagaimana dirinya berbeda pandangan dengan Calon Presiden Prabowo Subianto yang notabenenya merupakan teman satu angkatan semasa jadi tentara. Meski kerap bersebrangan, hubungan keduanya masih baik-baik saja.

"Tentara enggak boleh memang, kalau saya purnawirawan, itu Prabowo temen saya itu, temen saya satu letting (angkatan). Temen-temen di sana itu banyak temen saya, enggak jadi masalah juga," ujar Ryamizard.

"Saya kasih contoh teman saya, dia ke sana ya sana, saya ke Pak Jokowi ya pasti. Kalau saya ke sana (Prabowo) saya mengkhianati Pak Jokowi, enggak boleh," tandasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WNI Protes Tak Bisa Nyoblos, KPU Berpeluang Gelar Pemilu Susulan di Sydney

WNI Protes Tak Bisa Nyoblos, KPU Berpeluang Gelar Pemilu Susulan di Sydney

News | Senin, 15 April 2019 | 20:49 WIB

Sesuai Domisili, Prabowo Bakal Nyoblos di TPS 041 Bojong Koneng

Sesuai Domisili, Prabowo Bakal Nyoblos di TPS 041 Bojong Koneng

News | Senin, 15 April 2019 | 20:41 WIB

Buat Partai Demokrat Mengamuk, Fadli Zon: SBY Pasti Paham Maksud Prabowo

Buat Partai Demokrat Mengamuk, Fadli Zon: SBY Pasti Paham Maksud Prabowo

News | Senin, 15 April 2019 | 20:18 WIB

Gatot Nurmantyo Kritik Anggaran TNI, Menhan: Sudah Lah Gatot

Gatot Nurmantyo Kritik Anggaran TNI, Menhan: Sudah Lah Gatot

News | Senin, 15 April 2019 | 20:00 WIB

Fadli Zon: Prabowo Lebih Dulu Masuk Kakbah dan Tidak Minta-minta

Fadli Zon: Prabowo Lebih Dulu Masuk Kakbah dan Tidak Minta-minta

News | Senin, 15 April 2019 | 19:50 WIB

Terkini

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB