Data Dokumen C1 Kawal Pemilu Bertambah, Prabowo-Sandi Unggul di 16 Provinsi

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Rabu, 17 April 2019 | 23:06 WIB
Data Dokumen C1 Kawal Pemilu Bertambah, Prabowo-Sandi Unggul di 16 Provinsi
Hasil tabulasi data sementara Pilpres 2019 di situs Kawal Pemilu. [KawalPemilu / Screenshot]

Suara.com - Hasil penghitungan sementara dokumen C1 Pilpres 2019 yang dihimpun Kawal Pemilu, hingga Rabu (17/4) malam, mencatatkan pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno unggul di setidaknya 16 provinsi. Data tabulasi real count surat suara yang bersumber dari foto form C1 di TPS-TPS itu tayang di situs KawaPemilu.org.

Berdasarkan tabel data sementara hingga pukul 22.41 WIB, total jumlah suara pasangan Joko Widodo - Maruf Amin tercatat masih lebih unggul daripada Prabowo - Sandi. Dari data yang dikumpulkan oeh relawan Kawal Pemilu itu, suara untuk Jokowi-Maruf tercatat berjumlah 797.718, sedangkan Prabowo-Sandi mengumpulkan 612.514 suara.

Adapun jumlah suara sah yang dicatat dalam tabulasi data --yang masih terus bertambah dan berubah angkanya-- tersebut sejauh ini adalah 1.410.232, dengan persentase TPS yang didapat datanya baru mencapai 2,44% (dari total jumlah TPS se-Indonesia).

Capres nomor urut 01 Prabowo Subianto saat memberikan keterangan pers di rumah Kertanegara, Jakarta, Rabu (17/4). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto saat memberikan keterangan pers di rumah Kertanegara, Jakarta, Rabu (17/4). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Data Kawal Pemilu itu juga menunjukkan bahwa sejauh ini Prabowo-Sandi unggul di setidaknya 16 provinsi. Masing-masing adalah di Aceh, Sumbar, Riau, Jambi, Sumsel, Bengkulu, Jabar, serta NTB. Juga ada Kalsel, Kaltim, Sulteng, Sulsel, Sultra, Gorontalo, Maluku Utara dan Papua Barat.

Sementara sebaliknya, pasangan Jokowi-Maruf sejauh ini tercatat unggul di 18 provinsi, antara lain mulai dari Sumut, Lampung, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jateng, DI Yogyakarta, hingga Jatim. Mereka juga unggul di Bali, NTT, Kalbar, Kalteng, Sulut, Sulbar, Maluku, Papua dan Kalimantan Utara.

Sebagaimana diketahui, Kawal Pemilu merupakan inisiatif penghitungan hasil pemilu berbasis crowdsource yang mulai aktif sejak Pemilu 2014 lalu. Cara kerjanya adalah dengan menampilkan data pembanding terhadap hasil penghitungan KPU, dengan menggunakan sumber dokumen resmi yakni form C1 Plano.

Hasil tabulasi data sementara Pilpres 2019 khusus daerah Jawa Barat di situs Kawal Pemilu. [KawalPemilu / Screenshot]
Hasil tabulasi data sementara Pilpres 2019 khusus daerah Jawa Barat di situs Kawal Pemilu. [KawalPemilu / Screenshot]

Form atau dokumen C1 sendiri adalah lembar hasil penghitungan suara yang telah ditandatangani KPPS dan ditempel di setiap TPS. Form tersebut difoto oleh para relawan yang saat ini disebutkan berjumlah ribuan, dan diunggah ke web Kawal Pemilu sembari dicek keaslian dan dihitung jumlahnya.

Pada Rabu (17/4) sore, seperti diberitakan sebelumnya, dengan jumlah data yang baru mencapai 485.748 suara sah dari sebanyak 1,37% TPS, Jokowi-Maruf juga sudah tercatat unggul atas Prabowo - Sandi, dengan perbandingan 282.985 dan 202.763 suara. Prabowo-Sandi saat itu tercatat unggul di 14 provinsi, sementara Jokowi-Maruf memimpin di 20 provinsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sikap Dingin Iran dan Tantangan Berat Prabowo Menjadi Juru Damai di Timur Tengah

Sikap Dingin Iran dan Tantangan Berat Prabowo Menjadi Juru Damai di Timur Tengah

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:45 WIB

Raffi Ahmad Pamer Hampers dari Presiden Prabowo, Isinya Tak Biasa!

Raffi Ahmad Pamer Hampers dari Presiden Prabowo, Isinya Tak Biasa!

Video | Selasa, 17 Maret 2026 | 21:00 WIB

Prabowo Ngaku Tahu Pengamat-pengamat 'Pesanan': Saya Punya Data Intelnya!

Prabowo Ngaku Tahu Pengamat-pengamat 'Pesanan': Saya Punya Data Intelnya!

Video | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:05 WIB

Indonesia Tangguhkan Semua Urusan BoP, Termasuk Pengiriman Pasukan, Ini Sebabnya

Indonesia Tangguhkan Semua Urusan BoP, Termasuk Pengiriman Pasukan, Ini Sebabnya

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:45 WIB

Prabowo Kantongi Data Intelijen Soal Pengamat, Idrus Marham: Kritik Harus Rasional dan Obyektif

Prabowo Kantongi Data Intelijen Soal Pengamat, Idrus Marham: Kritik Harus Rasional dan Obyektif

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:45 WIB

Mengapa Kritik Ekonom Disebut 'Noise' Oleh Prabowo dan Purbaya?

Mengapa Kritik Ekonom Disebut 'Noise' Oleh Prabowo dan Purbaya?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:54 WIB

Purbaya Akui Prabowo Bolehkan Batas Defisit APBN Lebihi 3 Persen, Tapi Ada Syaratnya

Purbaya Akui Prabowo Bolehkan Batas Defisit APBN Lebihi 3 Persen, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:30 WIB

Prabowo Dorong Percepatan Program Perumahan untuk Atasi Ketimpangan Sosial

Prabowo Dorong Percepatan Program Perumahan untuk Atasi Ketimpangan Sosial

News | Senin, 16 Maret 2026 | 19:33 WIB

Amnesty International Soroti Pernyataan Prabowo soal Pengamat, Ingatkan Bahaya Label Tidak Patriotik

Amnesty International Soroti Pernyataan Prabowo soal Pengamat, Ingatkan Bahaya Label Tidak Patriotik

News | Senin, 16 Maret 2026 | 19:22 WIB

Dukung Rencana Penghematan Prabowo, Legislator Golkar: Potong Gaji Pejabat Harus Terukur-Transparan

Dukung Rencana Penghematan Prabowo, Legislator Golkar: Potong Gaji Pejabat Harus Terukur-Transparan

News | Senin, 16 Maret 2026 | 19:20 WIB

Terkini

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15 WIB

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:05 WIB

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:04 WIB

Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 19:52 WIB