Neno Warisman: Prabowo - Sandiaga Menang dengan Suara 60 Persen

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 18 April 2019 | 14:39 WIB
Neno Warisman: Prabowo - Sandiaga Menang dengan Suara 60 Persen
Neno Warisman (Twitter)

Suara.com - Neno Warisman dan aktivis gerakan 2019 Ganti Presiden mengklaim Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menang pilpres.

Hal tersebut diungkapkan Neno dalam video yang viral di media-media sosial. Dalam video itu, Neno didampingi relawan #2019GantiPresiden memaparkan prediksi kemenangan Prabowo - Sandiaga yang telah diketahuinya sejak awal.

Video tersebut diunggah melalui akun Twitter @bukandigembok. Video ini mendadak viral dan menjadi perbincangan warganet.

"Neno Warisman di Kertanegara bilang hasilnya 60%" kata akun itu seperti dikutip Suara.com, Kamis (18/4/2019).

Dalam video itu, tampak Neno berada di dalam kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Ia bersama seorang pria yang merupakan relawan #2019GantiPresiden memaparkan hasil real count yang telah didapat oleh timnya.

"Di sini di Kertanegara 4, di sini berkumpul semuanya Badan Pemenangan dan relawan-relawan semuanya kami dalam keadaan santai, khusyuk, relaks, dan sedang menunggu penghitungan. Berapa penghitungannya sekarang?" tanya Neno kepada pria di sampingnya dalam video.

"Dari 610 ribu TPS yang sudah masuk sekitar 340 ribu jadi 40 persen dan angkanya kita sekitar 60 persen untuk Prabowo - Sandi," jawab si pria yang mengenakan kaos berkerah bertuliskan #2019GantiPresiden.

Neno yang juga menjadi Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi mengaku, kemenangan itu sudah bisa diprediksi. Ia mengaku optimistis melihat fakta yang ada.

"Jadi kita sangat positif, insyaallah memang dari fenomena yang ada seperti kemarin-kemarin kita sangat yakin dan memang juga fakta di lapangan seperti itu," ungkap Neno.

Lebih lanjut, Neno  meminta agar warga mengabaikan hasil quick count sejumlah lembaga survei yang memenangkan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin. Menurutnya hasil quick count itu merupakan hiburan.

"Abaikan (quick count) sebab memang sudah dirancang sejak lama jadi rakyat semuanya lupakan quick count dan tunggu hasilnya dari real count yang ada dari K4," tutur Neno.

Video berisi pernyataan Neno ini pun mendadak viral dan menjadi perbincangan warganet. Banyak warganet yang menyebut Neno terlalu tergesa-gesa mengumumkan kemenangan sebelum ada hasil pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Capres dan Cawapres Sabar, Moeldoko: Jangan Klaim Menang Pilpres

Minta Capres dan Cawapres Sabar, Moeldoko: Jangan Klaim Menang Pilpres

News | Kamis, 18 April 2019 | 14:17 WIB

Mau Sujud di Depan Rumah Sendiri, Prabowo ke Timses: Arah Kiblat Mana?

Mau Sujud di Depan Rumah Sendiri, Prabowo ke Timses: Arah Kiblat Mana?

News | Kamis, 18 April 2019 | 13:00 WIB

Prabowo Klaim Menang Tanpa Sandi, Muncul Tagar #MisteriHilangnyaSandiagaUno

Prabowo Klaim Menang Tanpa Sandi, Muncul Tagar #MisteriHilangnyaSandiagaUno

News | Kamis, 18 April 2019 | 12:34 WIB

Terkini

Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama

Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:57 WIB

PrabowoMegawati Bertemu di Istana, Pengamat Sebut Sinyal Konsolidasi Politik dan Jaga Stabilitas

PrabowoMegawati Bertemu di Istana, Pengamat Sebut Sinyal Konsolidasi Politik dan Jaga Stabilitas

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:51 WIB

Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik

Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:38 WIB

Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini

Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:35 WIB

Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?

Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:29 WIB

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:21 WIB

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:15 WIB

Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI

Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:10 WIB

Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif

Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:10 WIB

Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum

Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:57 WIB