Pengamat Sebut Pemilu 2019 Hanya Menguntungkan Partai Pengusung Capres

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 19 April 2019 | 10:04 WIB
Pengamat Sebut Pemilu 2019 Hanya Menguntungkan Partai Pengusung Capres
Ilustrasi TPS. [siara.com/ Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Pemilu serentak 2019 dinilai hanya menguntungkan partai pengusung capres dan cawapres nomor urut 01 dan 02. Pernyataan itu disampaikan pengamat Politik dari Universitas Widya Mandira (Unwira) Kupang, Nusa Tenggara Timur, Mikhael Bataona.

“Sistem Pemilu kali ini setelah dilihat ternyata merugikan para kontestan, karena keuntungan suara lebih banyak hanya diperoleh oleh partai yang mengusung capres dan cawapres,” kata Mikhael seperti diberitakan Antara, Jumat (19/4/2019).

Menurut Mikhael, sampai dengan saat ini partai-partai pengusung capres-cawapres lebih banyak mendapatkan suara dibandingkan partai lain.

Ia kemudan mencontohkan dengan PDI Perjuangan yang mengusung capres petahana Joko Widodo dan Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto.

Mikhael kemudian mendukung pernyataan dari Wakil Presidan Jusuf Kalla. Wapres JK sebelumnya mengatakan untuk Pemilu tahun 2024 lebih baik dipisah antara Pilpres dan Pileg karena tidak efektif.

“Pemisahan Pemilu pada 2024 yang diusulkan Wapres Jusuf Kalla memang harus disetujui. Apalagi demokrasi kita yang masih mengandalkan populer 'vote' memang mempunyai kerumitan tambahan jika masih diterapkan,” ucapnya.

Meski demikian, Mikhael tidak menolak model Pemilu yang sudah dijalankan dan mau menggantinya. Misalnya, dengan model keterwakilan seperti di Amerika Serikat, tapi dampaknya memang nyata.

Dampak itu menurut dia bahwa nantinya harus ada 8.600-an tempat pemungutan suara dengan perangkat pemilu berjumlah jutaan orang

“Belum lagi di hari bersamaan setiap orang harus memilih wakil mereka yang akan duduk di lembaga Legislatif dari pusat sampai daerah plus para senator atau DPD. Jadi pernyataan pak JK itu basisnya sangat empirik di mana bisa ditesiskan bahwa sistem 'election' kita sangatlah rumit,” kata dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petugas KPPS Coblos Surat Suara Sisa, Bawaslu Serang Minta PSU di Dua TPS

Petugas KPPS Coblos Surat Suara Sisa, Bawaslu Serang Minta PSU di Dua TPS

Banten | Jum'at, 19 April 2019 | 08:56 WIB

Kelelahan Usai Pencoblosan, Anggota KPPS di Malang Meninggal Dunia

Kelelahan Usai Pencoblosan, Anggota KPPS di Malang Meninggal Dunia

Jatim | Jum'at, 19 April 2019 | 00:05 WIB

Waketum PD Benarkan SBY Instruksikan Kader Jauhi Kegiatan Inkonstitusional

Waketum PD Benarkan SBY Instruksikan Kader Jauhi Kegiatan Inkonstitusional

News | Kamis, 18 April 2019 | 23:16 WIB

Teriakan People Power Iringi Prabowo Tinggalkan Kertanegara

Teriakan People Power Iringi Prabowo Tinggalkan Kertanegara

News | Kamis, 18 April 2019 | 22:55 WIB

Soal Utusan Jokowi ke Prabowo, Wakil Ketua TKN: Kami Kan Tidak Boleh Nyebut

Soal Utusan Jokowi ke Prabowo, Wakil Ketua TKN: Kami Kan Tidak Boleh Nyebut

News | Kamis, 18 April 2019 | 21:26 WIB

Terkini

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×