Real Count KPU Rabu Siang: Kedua Paslon Capres Imbang di Pulau Sumatera

Chandra Iswinarno | Suara.com

Rabu, 24 April 2019 | 12:43 WIB
Real Count KPU Rabu Siang: Kedua Paslon Capres Imbang di Pulau Sumatera
Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto saat mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. [Suara.com/Arief Hermawan]

Suara.com - Penghitungan Real Count yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu (24/4/2019) siang pada Pukul 12.00 WIB dalam penghitungan pemilihan presiden telah masuk data dari 229.804 tempat pemungutan suara (TPS) dari total 813.350 TPS atau 28,25401 persen.

Secara umum Pasangan Capres - Cawapres Nomor Urut 01 Joko Widodo - Maruf Amin masih unggul dengan presentase 55,62 persen. Sedangkan, Pasangan Capres - Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno memperoleh 44,38 persen.

Dalam angka riil, pasangan nomor urut 01 mendapatkan suara sebanyak 24.039.659 suara, sedangkan pasangan nomor urut 02 meraih 19.184.873 suara.

Keunggulan Joko Widodo - Maruf Amin paling krusial berada di pulau terpadat di Indonesia, yakni Pulau Jawa. Pasangan nomor urut 01 ini unggul di DKI Jakarta, Jawa Tengah, DIY dan Jatim. Sedangkan, Pasangan Prabowo - Sandiaga Uno hanya unggul di Jawa Barat dan Banten.

Namun untuk di wilayah Pulau Sumatera, kedua pasangan tersebut sama-sama unggul di lima provinsi dari 10 provinsi yang ada. Pasangan Joko Widodo - Maruf Amin kalah di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Sumatera Selatan.

Secara umum keunggulan pasangan Joko Widodo masih mayoritas di 20 provinsi yang ada di Indonesia. Sedangkan Prabowo - Sandiaga menguasai 12 provinsi.

[kpu.go.id]
[kpu.go.id]

Sementara itu, perolehan suara untuk pemilihan legislatif (pileg) tingkat DPR RI Pemilu 2019, tercatat hingga pukul 12.15 WIB sudah masuk 78.430 TPS dari 813 TPS atau 9,64284 persen.

Perolehan tertinggi masih dipegang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dengan jumlah 19,65 persen, kemudian Golkar 14,07 persen, Gerindra 11,13 persen, Nasdem 10,06 persen, Demokrat 8,14 persen, PKB 7,93 persen, PKS 7,47 persen, PAN 6,87 persen dan PPP 4,28 persen.

Sedangkan, sisa parpol lainnya masih belum memenuhi Parliamentary Threshold sebesar empat persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Real Count KPU: Prabowo Tertinggal 4 Juta Suara dari Jokowi

Update Real Count KPU: Prabowo Tertinggal 4 Juta Suara dari Jokowi

News | Rabu, 24 April 2019 | 12:19 WIB

Tempat Hitung Real Count di DPP Sepi, Gerindra: Kalau Bocor, Musuh Nyerang

Tempat Hitung Real Count di DPP Sepi, Gerindra: Kalau Bocor, Musuh Nyerang

News | Rabu, 24 April 2019 | 10:19 WIB

Real Count KPU Rabu Pagi: Jokowi 55,39% - Prabowo 44,61%

Real Count KPU Rabu Pagi: Jokowi 55,39% - Prabowo 44,61%

News | Rabu, 24 April 2019 | 06:20 WIB

Disebut Jadi Pusat Real Count Prabowo - Sandi, Kantor DPP Gerindra kok Sepi

Disebut Jadi Pusat Real Count Prabowo - Sandi, Kantor DPP Gerindra kok Sepi

News | Selasa, 23 April 2019 | 19:21 WIB

Bantah Real Count di DPP Gerindra, BPN: Tak Bisa Sembarang Diakses Orang

Bantah Real Count di DPP Gerindra, BPN: Tak Bisa Sembarang Diakses Orang

News | Selasa, 23 April 2019 | 17:16 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB