Yakin Prabowo Menang, Ferdinand: Pemenang Pemilu Ditentukan Penghitung

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 25 April 2019 | 11:24 WIB
Yakin Prabowo Menang, Ferdinand: Pemenang Pemilu Ditentukan Penghitung
Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menenangkan Sekretaris Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ardy Mbalemboet yang mengamuk di arena debat pilpres, Sabtu (13/4/2019). [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Ferdinand Hutahaean berbicara soal pasangan calon presiden dan wakil presiden yang bisa menang di Pemilihan Umum 2019. Menurutnya, pemenang pemilu kali ini bukan lagi ditentukan oleh pemilih namun penghitung suara.

Ferdinand mencoba mengkalkulasikan suara yang sudah terkumpul pasca 17 April 2019. Apabila ada yang menginginkan penggelembungan suara hingga 20 juta, maka penginput data bisa menambahkan 10 persen dari suara yang asli.

"Untuk menambah suara 20 juta, cukup tambah secara random suara di 10 persen TPS dari 100 - 1000 suara dengan argumen salah entri. Maka 20 juta suara itu akan didapat dengan mudah, bahkan bisa lebih," kata Ferdinand melalui akun Twitternya @FerdinandHaean2 pada Rabu (24/4/2019).

Karena itulah Ferdinand kemudian menyimpulkan jika pemilu saat ini bukan bergantung kepada jumlah suara pemilih yang telah melakukan pencoblosan. Namun, juara pemilu justru ditentukan oleh penghitung suara yang bertugas.

"Jadi betul bahwa PEMENANG PEMILU BUKAN DITENTUKAN PEMILIH TAPI DITENTUKAN PENGHITUNG," pungkasnya.

Hingga Kamis (25/4/2019) menjelang siang pukul 09.00 WIB, pergerakan hasil real count Pilpres 2019 oleh KPU di tiap TPS sudah mencapai 32,6 persen.

Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin masih unggul atas pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Data itu merujuk pada real count yang dimuat dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dilansir dari situs resmi kpu.go.id, suara real count yang masuk hingga Kamis pukul 09.00 WIB, proses perhitungan sudah memuat 265.693 dari 813.350 total Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dibuat oleh KPU.

Secara nasional, pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin memperoleh 55,91 persen atau 27.917.545 suara. Sementara pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno memperoleh 44,09 persen atau 22.017.921 suara.

Sementara untuk hasil hitung suara Pemilihan Legislatif DPR RI 2019, PDIP masih unggul dengan 19,63 persen suara. Kemudian disusul Partai Golkar dengan 14,14 persen suara. Untuk peringkat ketiga ditempati oleh Partai Gerindra dengan 11,11 persen lalu ikuti oleh Partai NasDem sebesar 10,23 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potong Video Dokumenter Sexy Killers, JS Prabowo Disentil Yunarto Wijaya

Potong Video Dokumenter Sexy Killers, JS Prabowo Disentil Yunarto Wijaya

News | Kamis, 25 April 2019 | 11:16 WIB

Djoko Santoso Sebut Kemenangan Prabowo 80 Persen, PSI: Besok 212 Persen

Djoko Santoso Sebut Kemenangan Prabowo 80 Persen, PSI: Besok 212 Persen

News | Kamis, 25 April 2019 | 10:58 WIB

Sudah Jadi Ritual Politik, Mahfud: Tuduhan KPU Curang akan Menyasar ke MK

Sudah Jadi Ritual Politik, Mahfud: Tuduhan KPU Curang akan Menyasar ke MK

News | Kamis, 25 April 2019 | 10:51 WIB

Politisi Demokrat: Rommy Ancam Bongkar Dana Pilpres Jika Tak Dilindungi

Politisi Demokrat: Rommy Ancam Bongkar Dana Pilpres Jika Tak Dilindungi

News | Kamis, 25 April 2019 | 10:34 WIB

Sindiran Pedas PSI Saat Suara Prabowo Bertambah 600 di TPS 7 Cilowong

Sindiran Pedas PSI Saat Suara Prabowo Bertambah 600 di TPS 7 Cilowong

News | Kamis, 25 April 2019 | 09:37 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB