Dilema Partai Koalisi Jokowi di Jambi: Kuat di Pileg, Loyo di Pilpres

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 25 April 2019 | 13:36 WIB
Dilema Partai Koalisi Jokowi di Jambi: Kuat di Pileg, Loyo di Pilpres
Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin saat mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Koalisi partai pengusung Capres-Cawapres Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin diprediksi bakal banyak mengisi kursi pimpinan DPRD di sejumlah daerah di Provinsi Jambi.

Dilihat dari hasil sementara Pemilu 2019, partai pengusung Capres 01 itu berhasil memperoleh suara signifikan di Jambi. Seperti Partai Golkar, PDIP, PKB dan NasDem yang meraup suara cukup signifikan di berbagai daerah.

Bahkan Partai Golkar diprediksi menang di empat kabupaten, mulai dari Kabupaten Tebo, Batanghari, Sarolangun dan Merangin. Partai berlambang beringin itu malah berpeluang mendapat 2 kursi di DPR RI.

Sementara PDIP diprediksi bakal masuk unsur pimpinan di DPRD Provinsi Jambi, belum lagi di kabupaten lainnya. Dari hasil perhitungan sementara, PDIP bahkan berpeluang besar memenangkan Pemilu di Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).

Meski demikian, jumlah raihan suara partai ini justru berbanding terbalik dengan perolehan suara untuk Pilpres 2019.

Sejauh ini suara pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin di Provinsi Jambi besar kemungkinan kalah dari pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Paslon 02 itu hampir bisa dipastikan menang di Jambi bila ditilik dari perhitungan banyak kalangan dan quick count.

Padahal di banyak partai, kepala daerah dan pentolan yang berkuasa di Jambi juga masuk dalam koalisi Capres 01. Seperti Gubernur Jambi, Fachrori Umar dari Partai NasDem. Juga ada Wali Kota Jambi, Sy Fasha, Ketua Harian DPD I Partai Golkar Jambi.

Lalu ada Bupati Sarolangun, Cek Endra, Bupati Merangin Al Haris dan Bupati Tebo Sukandar, Bupati Batanghari Syahirsah yang ketiganya juga merupakan politisi Golkar. Belum lagi ada nama mantan Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus, yang diprediksi memperoleh suara berlimpah untuk kursi DPR RI.

Sedangkan hasil penghitungan sementara KPU, pasangan Prabowo-Sandi menang di 8 kabupaten/kota di Provinsi Jambi dengan perolehan suara 56,62 persen. Sementara Jokowi-Maruf hanya 43,3 persen yang hanya menang di 3 kabupaten.

Prabowo-Sandi menang di Kabupaten Batanghari, Bungo, Kerinci, Kota Jambi, Kota Sungai Penuh, Merangin, Sarolangun dan Tebo. Sementara Jokowi-Ma'ruf hanya menang di tiga kabupaten salah satunya adalah di Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

Yang menarik Jokowi justru menang di Tanjabtim yang notabene adalah basis Partai Amanat Nasional (PAN) di mana bupatinya adalah kader dari PAN. Selain di Tanjabtim, Jokowi menang di Kabupaten Muaro Jambi, serta Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) yang merupakan basis PDIP, karena bupatinya adalah PDIP.

Caleg Pragmatis dan Oportunis

Prabowo Subianto saat menyalami massa pendukungnya yang hadir di RCC Kota Jambi, Kamis (14/3). [Metro Jambi]
Prabowo Subianto saat menyalami massa pendukungnya yang hadir di RCC Kota Jambi, Kamis (14/3). [Metro Jambi]

Pengamat politik di Jambi, Asad Isma, tidak menampik hal itu. Menurutnya hal itu menjadi gambaran bahwa warna partai di level provinsi dan kabupaten tidak kokoh pondasi ideologinya, sehingga terkesan pengurus dan caleg partai cenderung pragmatis dan oportunis.

“Faktor inilah yang menyebabkan tidak linear penggalangan suara untuk legislatif dan pilpres,” katanya Asad Isma seperti dikutip Metro Jambi (jaringan Suara.com).

Padahal lanjut dosen UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi ini, perolehan suara caleg parpol koalisi pendukung Capres 01 menguasai papan atas di Jambi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajah Bayi Ini Mirip Prabowo Subianto, Jarinya pun Tunjukkan 02!

Wajah Bayi Ini Mirip Prabowo Subianto, Jarinya pun Tunjukkan 02!

Your Say | Kamis, 25 April 2019 | 11:33 WIB

Yakin Prabowo Menang, Ferdinand: Pemenang Pemilu Ditentukan Penghitung

Yakin Prabowo Menang, Ferdinand: Pemenang Pemilu Ditentukan Penghitung

News | Kamis, 25 April 2019 | 11:24 WIB

CEK FAKTA: Warga Madura Potong Tangan Orang yang Curangi Pilpres 2019?

CEK FAKTA: Warga Madura Potong Tangan Orang yang Curangi Pilpres 2019?

News | Kamis, 25 April 2019 | 11:01 WIB

Djoko Santoso Sebut Kemenangan Prabowo 80 Persen, PSI: Besok 212 Persen

Djoko Santoso Sebut Kemenangan Prabowo 80 Persen, PSI: Besok 212 Persen

News | Kamis, 25 April 2019 | 10:58 WIB

Sudah Jadi Ritual Politik, Mahfud: Tuduhan KPU Curang akan Menyasar ke MK

Sudah Jadi Ritual Politik, Mahfud: Tuduhan KPU Curang akan Menyasar ke MK

News | Kamis, 25 April 2019 | 10:51 WIB

Terkini

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:00 WIB

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:39 WIB

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:28 WIB

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB