Muncul Ijtima Ulama III, Publik Dinilai Makin Tak Respect ke GNPF Ulama

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 26 April 2019 | 13:40 WIB
Muncul Ijtima Ulama III, Publik Dinilai Makin Tak Respect ke GNPF Ulama
Ray Rangkuti [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Pengamat Politik Ray Rangkuti menyarankan kepada Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama untuk tidak menggelar Ijtima Ulama III yang akan digelar dalam waktu dekat. Sebab publik sudah tidak peduli dengan hal seperti itu.

Kata Ray, jika Ijtima Ulama tetap digelar berdampak pada hilangnya wibawa dari Ijtima Ulama.

"Kalau saran saya sih ya, kalau mereka mau melakukannya silahkan. Tapi saran saya (Kalau Ijtima Ulama III digelar) lama lama mereka kehilangan wibawa, publik juga kehilangan respect kepada aktivtas-aktivitas itu," ujar Ray kepada Suara.com, Jumat (26/4/2019).

Sebab kata Ray, Ijtima Ulama sudah menunjukkan adanya kepentingan politik, bukan lagi murni Ijtima Ulama.

"Sebab sudah jelas indikasinya semuanya sudah menjelaskan secara terang benderang bahwa pamor yang namanya Ijtima Ulama itu sudah kehilangan," kata dia.

Diketahui Ijtima Ulama III akan digelar oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

Ijtima Ulama III tersebut digelar untuk membicarakan langkah-langkah GNPF Ulama melihat situasi bangsa pasca Pemilu 2019 serta akan menentukan sikap yang ditempuh ulama dan umat Islam dalam menyikapi kecurangan dalam pemilu.

Direktur Lingkar Madani Indonesia menilai masyarakat sudah melihat bahwa Ijtima Ulama bukan lagi sekedar kegiatan keagamaan, melainkan kegiatan politik.

"Kalau mau melakukan silahkan, tapi saran saya lebih baik tidak perlu lagi karena itu akan mengurangi respect publik terhadap bukan saja terhadap Ijtima ulama tapi terhadap syiar-syiar keislaman di masa yang akan datang," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif mengatakan, Ijtima Ulama III dirumuskan oleh ulama-ulama yang tergabung ke dalam PA 212 dan akan digelar sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

"Langkah apa yang harus kita ambil karena kita selalu berpijak kepada fatwa dan Ijtima Ulama," kata Slamet di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2019).


"Kita selalu minta masukan para ulama, termasuk kan ketika capresnya hasil rekomendasi Ijtima Ulama, ya saya pikir wajar saja kalau nanti dikembalikan ke Ijtima Ulama dengan hasil yang ada," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ijtima Ulama III Bakal Digelar, TKN: Tunggu Saja Keputusan KPU

Ijtima Ulama III Bakal Digelar, TKN: Tunggu Saja Keputusan KPU

News | Jum'at, 26 April 2019 | 10:53 WIB

GNPF Ulama Akan Gelar Ijtima Ulama III Pasca Pemilu 2019

GNPF Ulama Akan Gelar Ijtima Ulama III Pasca Pemilu 2019

News | Kamis, 25 April 2019 | 19:04 WIB

Prabowo ke Media Asing: Saya Berani Lawan Permintaan Ulama

Prabowo ke Media Asing: Saya Berani Lawan Permintaan Ulama

News | Senin, 15 April 2019 | 11:09 WIB

Yusuf Mansur Dukung Jokowi, BPN: Prabowo Didukung Ijtima Ulama

Yusuf Mansur Dukung Jokowi, BPN: Prabowo Didukung Ijtima Ulama

News | Rabu, 10 April 2019 | 20:03 WIB

Yusril Jadi Pengacara Jokowi, Forum Caleg PBB Dukung Prabowo - Sandiaga

Yusril Jadi Pengacara Jokowi, Forum Caleg PBB Dukung Prabowo - Sandiaga

News | Senin, 24 Desember 2018 | 04:30 WIB

Terkini

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:30 WIB

Bukan Uang Pribadi, MUI Sarankan Dana Kurban 1.098 Sapi Prabowo Diaudit

Bukan Uang Pribadi, MUI Sarankan Dana Kurban 1.098 Sapi Prabowo Diaudit

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:21 WIB

Banyak Masyarakat Masih Mampu Berkurban, Golkar Sebut Ekonomi Indonesia Masih Oke

Banyak Masyarakat Masih Mampu Berkurban, Golkar Sebut Ekonomi Indonesia Masih Oke

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:15 WIB

Bahlil Sumbang Hewan Kurban ke Seluruh DPD Golkar, Totalnya Lebih dari 40 Ekor

Bahlil Sumbang Hewan Kurban ke Seluruh DPD Golkar, Totalnya Lebih dari 40 Ekor

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:05 WIB

Bukan di Kelas, Puluhan Anak PAUD Tangerang 'Geruduk' Aviary Park Demi Belajar Literasi

Bukan di Kelas, Puluhan Anak PAUD Tangerang 'Geruduk' Aviary Park Demi Belajar Literasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:01 WIB

Puan Maharani Kurban Sapi Limousin 1 Ton, Singgung Soal Keadilan Sosial di Idul Adha

Puan Maharani Kurban Sapi Limousin 1 Ton, Singgung Soal Keadilan Sosial di Idul Adha

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:52 WIB

Megawati dan Gereja Katedral Ikut Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Megawati dan Gereja Katedral Ikut Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:30 WIB

Banyak Nonmuslim Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Banyak Nonmuslim Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:22 WIB

Penampakan Sapi Jumbo Presiden Prabowo dan Wapres Gibran di Masjid Istiqlal

Penampakan Sapi Jumbo Presiden Prabowo dan Wapres Gibran di Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:13 WIB

Fadli Zon soal Prabowo di Prancis Saat Iduladha: Tak Harus Selalu di Indonesia

Fadli Zon soal Prabowo di Prancis Saat Iduladha: Tak Harus Selalu di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:07 WIB