Array

Prabowo ke Media Asing: Saya Berani Lawan Permintaan Ulama

Liberty Jemadu Suara.Com
Senin, 15 April 2019 | 11:09 WIB
Prabowo ke Media Asing: Saya Berani Lawan Permintaan Ulama
Ijtima Ulama II telah resmi mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam Pemilihan Presiden 2019. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 02, menegaskan bahwa dirinya akan menjadi pemimpin yang memperjuangkan kebhinekaan dan membantah tudingan dari sebagian pihak bahwa ia menampung kelompok-kelompok Islam politik yang akan memperjuangkan negara Islam.

Kepada Kate Lamb dari The Guardian, Prabowo mengatakan bahwa ia akan mempertahankan nilai-nilai dasar keberagaman beragama di Indonesia hingga titik darah penghabisan.

Untuk menunjukkan komitmennya itu, Prabowo bahkan membandingkan pilihan calon wakil presidennya dengan pilihan Joko Widodo, lawan dalam pertarungan pemilihan presiden 2019 pada 17 April besok.

"Siapa yang berani untuk tak mematuhi permintaan para ulama?" tanya Prabowo dalam artikel bertajuk "Don't teach me democracy!": an uneasy audience with Indonesia's Prabowo yang terbit 13 April kemarin itu.

Jokowi, sapaan akrab Joko, berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sementara Prabowo memilih Sandiaga Uno, seorang pengusaha yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Mengapa Anda tidak menulis bahwa saya memiliki keberanian untuk melawan mereka. Tak seorang pun menulis soal itu," keluh Prabowo seperti ditulis Lamb.

Di akun Twitter-nya, Lamb sendiri bercerita bahwa Prabowo cukup marah saat ia bertanya soal isu politik identitas dalam Pilpres 2019.

Suara.com, hingga berita ini ditayangkan, masih berusaha untuk meminta konfirmasi kepada Prabowo dan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) terkait komentar Prabowo tersebut.

Jika menoleh lagi ke belakang, penentuan calon wakil presiden Prabowo memang dramatis. Sekelompok ulama pada Juli 2018 menggelar apa yang disebut sebagai Ijtima Ulama untuk menentukan kandidat yang akan mereka dukung dalam pemilihan presiden April 2019.

Dalam pertemuan itu muncul nama Prabowo, politikus PKS Salim Segaf, dan pengkotbah Ustaz Abdul Somad. Dua nama yang disebut di belakang kabarnya bakal dipasang sebagai calon wakil presiden Prabowo.

Tetapi pada Agustus 2018, sebulan setelah Ijtima Ulama, Prabowo mengumumkan telah menetapkan Sandiaga sebagai cawapres. Ia tak menyebut nama Salim maupun Abdul Somad.

Lalu pada September 2018, para ulama yang berkumpul di bulan Juli kembali bertemu dan menggelar Ijtima Ulama 2. Dalam pertemuan itu mereka memutuskan mendukung pasangan Prabowo - Sandiaga dalam Pilpres 2019.

Prabowo sendiri dalam beberapa kesempatan mengatakan sengaja tak memilih ulama sebagai calon wakil presiden karena Jokowi telah menunjuk Ma'ruf Amin. Prabowo mengaku ia tak ingin memecah belah umat Islam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI