Terbanyak, 89 Petugas KPPS di Provinsi Jawa Barat Meninggal Dunia

Chandra Iswinarno | Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 30 April 2019 | 16:53 WIB
Terbanyak, 89 Petugas KPPS di Provinsi Jawa Barat Meninggal Dunia
Petugas KPPS di Semarang meninggal dunia karena kelelahan menghitung suara hingga subuh hari. (Suara.com/Adam Iyasa)

Suara.com - Sebanyak 89 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Provinsi Jawa Barat meninggal dunia akibat kelelahan saat bertugas di Pemilu 2019. Jumlah tersebut merupakan yang terbesar dari 30 provinsi.

Sementara, dua provinsi yang paling banyak dinyatakan petugas KPPS meninggal dunia lainnya, yakni Provinsi Jawa Timur 39 orang dan Provinsi Jawa Tengah 31 orang.

Data tersebut berdasarkan laporan yang diterima oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI per tanggal 30 April 2019 pukul 08.00 WIB.

Sekertaris Jenderal KPU RI, Arif Rahman Hakim mengungkapkan total sebanyak 318 petugas KPPS dinyatakan meninggal dunia. Data tersebut bertambah dari sebelumnya 304 orang dinyatakan meninggal dunia.

"Update data per 30 April 2019 pukul 08.00 WIB, wafat 318, sakit 2.232. Total 2.550 tertimpa musibah," tutur Arif saat dikonfirmasi, Selasa (30/4/2019).

Untuk diketahui, pihak Kementerian Keuangan sendiri telah menyetujui adanya santunan yang akan diberikan kepada anggota penyelenggara pemungutan suara yang meninggal karena menjalankan tugas.

"Kemenkeu sudah setuju, tinggal pembahasan terkait besaran anggaran serta mekanisme dan waktu pemberian santunan," kata Komisioner KPU RI Viryan Azis di Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Berikut rekapitulasi data petugas KPPS yang meninggal dunia di 30 provinsi di Indonesia per 30 April 2019 pukul 08.00 WIB.

1. Aceh : 4 orang
2. Bali : 1 orang
3. Banten : 21 orang
4. Bengkulu : 7 orang
5. D.I Yogyakarta : 8 orang
6. DKI Jakarta : 11 orang
7. Jambi : 4 orang
8. Jawa Barat : 89 orang
9. Jawa Tengah : 31 orang
10. Jawa Timur : 39 orang
11. Kalimantan Barat : 10 orang
12. Kalimantan Selatan : 6 orang
13. Kalimantan Tengah : 3 orang
14. Kalimantan Timur : 6 orang
15. Kalimantan Utara : 1 orang
16. Kepulauan Riau : 3 orang
17. Lampung : 10 orang
18. Maluku : 2 orang
19. NTB : 4 orang
20. NTT : 10 orang
21. Papua : 6 orang
22. Riau : 10 orang
23. Sulawesi Barat : 1 orang
24. Sulawesi Selatan : 2 orang
25. Sulawesi Tengah : 1 orang
26. Sulawesi Tenggara : 1 orang
27. Sulawesi Utara : 6 orang
28. Sumatera Barat : 1 orang
29. Sumatera Selatan : 8 orang
30. Sumatera Utara : 12 orang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikira Masuk Angin dan Sempat Pingsan, Petugas KPPS di Jombang Meninggal

Dikira Masuk Angin dan Sempat Pingsan, Petugas KPPS di Jombang Meninggal

Jatim | Selasa, 30 April 2019 | 16:29 WIB

Sempat Keluhkan Nyeri, Petugas PPS di Sampang Akhirnya Meninggal

Sempat Keluhkan Nyeri, Petugas PPS di Sampang Akhirnya Meninggal

Jatim | Selasa, 30 April 2019 | 15:29 WIB

FKUI Tawarkan Bantuan Verifikasi Penyaluran Santunan Petugas KPPS

FKUI Tawarkan Bantuan Verifikasi Penyaluran Santunan Petugas KPPS

News | Selasa, 30 April 2019 | 15:23 WIB

Jumlah Petugas KPPS Meninggal Bertambah, Kini Jadi 318 Orang

Jumlah Petugas KPPS Meninggal Bertambah, Kini Jadi 318 Orang

News | Selasa, 30 April 2019 | 11:17 WIB

21 Petugas KPPS Meninggal, Gubernur Banten Bingung Dana Santunan

21 Petugas KPPS Meninggal, Gubernur Banten Bingung Dana Santunan

Banten | Selasa, 30 April 2019 | 09:13 WIB

Terkini

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB