4 Fakta di Balik Ijtimak Ulama III: Anti Ulama Cebong, Prabowo Mendadak Ada

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 01 Mei 2019 | 15:01 WIB
4 Fakta di Balik Ijtimak Ulama III: Anti Ulama Cebong, Prabowo Mendadak Ada
Ijtima Ulama II telah resmi mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Sejumlah ulama pendukung Capres Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, menggelar Ijtimak Ulama III di Hotel Lor In, Sentul, Bogor pada Rabu (1/5/2019).

Ijtimak Ulama III ini digelar guna membahas berbagai dugaan kecurangan yang diklaim mereka terjadi selama Pilpres 2019.

Sebelumnya, sudah ada dua acara Ijtimak Ulama yang digelar. Ijtimak ulama pertama menghasilkan rekomendasi Prabowo sebagai capres.

Ijtima ulama kedua menyepakati sosok Sandiaga Uno yang dipilih oleh Prabowo Subianto sebagai cawapres.

Sementara dalam Ijtima Ulama ketiga ini ada sejumlah fakta menarik yang terkuak. Berikut Suara.com merangkumnya untuk Anda:

1. Siarkan Rekaman Video Rizieq Shihab 
Dalam Ijtima Ulama III ini, pentolan FPI Rizieq Shihab memberikan pesan-pesannya  melalui video yang disiarkan dalam forum. Rizieq Shihab merekamnya langsung dari Mekkah, Arab Saudi.

Meski demikian, rekaman tersebut hanya boleh disaksikan oleh para peserta. Masyarakat luas hingga awak media dilarang mengetahui isi dari pesan Rizieq Shihab untuk Ijtimak Ulama III.

2. Digelar Tertutup
Ijtimak Ulama yang dihadiri oleh kurang lebih 1.000 ulama pendukung Prabowo - Sandiaga ini digelar secara tertutup.

Dalam forum itu, para ulama dan tokoh akan mendengarkan pemaparan terkait kecurangan Pilpres. Selanjutnya, mereka akan mendengarkan pandangan dari para pakar IT dan hukum terkait pelaksanaan Pilpres 2019.

Setelah ijtimak ulama menghasilkan keputusan, mereka akan menggelar konferensi pers dengan awak media pada Rabu (1/5/2019) sore.

"Iya sore setelah selesai semua rekomendari dari ijtima ketiga ini sudah terlaksana, nanti akan dibacakan apa rekomendari dari ijtima nantinya," kata Ketua GNPF Ulama Yusuf Martak.

3. Ulama Cebong Tak Diundang
Dalam Ijtima Ulama III ini, pihak panitia tidak mengundang para ulama cebong. Cebong merupakan sebutan bagi para pendukung capres nomor urut 01 Jokowi-Maruf.

Hanya ulama-ulama kampret atau yang mendukung capres nomor urut 02 Prabowo - Sandi  yang diundang untuk memberikan tanggapan mengenai kecurangan yang ada selama Pilpres 2019.

"Menjadi pegangan semua yang diundang di Ijtima Ulama I dan Ijtima Ulama II akan kami undang kecuali yang sudah jadi cebong akan tidak kami undang," ungkap Ketua PA 212 Slamet Maarif.

4. Kedatangan Mendadak Prabowo
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri acara Ijtima Ulama III. Agenda untuk menghadiri acara tersebut pun terbilang mendadak lantaran baru dirilis beberapa jam sebelum kegiatan beralngsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petuah Habibie ke Jokowi dan Prabowo: Jangan Pecah Bangsa karena Pemilu

Petuah Habibie ke Jokowi dan Prabowo: Jangan Pecah Bangsa karena Pemilu

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 14:34 WIB

Dahlan Iskan, Mahfud MD sampai Istri Gus Dur Bertemu Habibie

Dahlan Iskan, Mahfud MD sampai Istri Gus Dur Bertemu Habibie

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 13:20 WIB

Bachtiar Nasir: Rekomendasi Ijtima Ulama III Jadi Alternatif Fatwa MUI

Bachtiar Nasir: Rekomendasi Ijtima Ulama III Jadi Alternatif Fatwa MUI

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 12:47 WIB

Terkini

Prabowo Teken Perpres 27: Aplikator Cuma Boleh Potong 8 Persen, Ojol Berhak 92 Persen Pendapatan

Prabowo Teken Perpres 27: Aplikator Cuma Boleh Potong 8 Persen, Ojol Berhak 92 Persen Pendapatan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:19 WIB

Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar

Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:07 WIB

May Day 2026 di DPR: Massa Diwarnai Ibu-Ibu Bawa Anak, Ikut Suarakan Nasib Lahan Tergusur

May Day 2026 di DPR: Massa Diwarnai Ibu-Ibu Bawa Anak, Ikut Suarakan Nasib Lahan Tergusur

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:05 WIB

Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis

Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:03 WIB

Demo May Day di DPR: Lalu Lintas Palmerah Ramai Lancar, Belum Terlihat Pergerakan Massa Buruh

Demo May Day di DPR: Lalu Lintas Palmerah Ramai Lancar, Belum Terlihat Pergerakan Massa Buruh

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:57 WIB

Soal Calon Pimpinan KPK: MK Putuskan Tak Perlu Mundur dari Jabatan

Soal Calon Pimpinan KPK: MK Putuskan Tak Perlu Mundur dari Jabatan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:52 WIB

Masa Depan Kalian di Dasar Laut! Iran Ancam 'Tendang' Militer AS dari Timur Tengah

Masa Depan Kalian di Dasar Laut! Iran Ancam 'Tendang' Militer AS dari Timur Tengah

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:48 WIB

Harga Mati! Iran Siap Perang Demi Pertahankan Teknologi Nuklir dan Rudal Canggih

Harga Mati! Iran Siap Perang Demi Pertahankan Teknologi Nuklir dan Rudal Canggih

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:42 WIB

Buruh Kompak di Era Prabowo, Jumhur Puji Peran Krusial Sufmi Dasco Ahmad

Buruh Kompak di Era Prabowo, Jumhur Puji Peran Krusial Sufmi Dasco Ahmad

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:39 WIB

Inggris Naikkan Level Bahaya Terorisme Usai Penusukan Orang Yahudi di Golders Green

Inggris Naikkan Level Bahaya Terorisme Usai Penusukan Orang Yahudi di Golders Green

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:34 WIB