Klarifikasi BPN Soal Surat Instruksi Spanduk Ucapan Selamat ke Prabowo

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 02 Mei 2019 | 10:15 WIB
Klarifikasi BPN Soal Surat Instruksi Spanduk Ucapan Selamat ke Prabowo
Ilustrasi baliho atau spanduk ucapan terimakasih Prabowo - Sandiaga beredar di Depok. (Suara.com/Supriyadi).

Suara.com - Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo - Sandiaga mengeluarkan surat resmi untuk meluruskan adanya surat instruksi yang sebelumnya beredar meminta relawan untuk memasang spanduk atau baliho berisikan ucapan selamat kepada Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Meskipun menegaskan kalau surat itu bukan dikeluarkan BPN, namun BPN tetap menyampaikan rasa terima kasihnya kepada relawan yang sudah memasang spanduk atau baliho di daerah masing-masing.

Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga, Dian Fatwa mengatakan, bahwa surat yang sempat beredar di aplikasi pesan Whatsapp dapat dipastikan bukan surat resmi. Dian pun sempat memberikan sebuah surat resmi yang dibuat BPN Prabowo - Sandiaga untuk klarifikasi.

"Kami informasikan bahwa surat instruksi tersebut adalah surat palsu dan tidak bersumber resmi dari BPN Prabowo Sandi," tulisnya.

Meskipun begitu, BPN Prabowo - Sandiaga tetap menyampaikan rasa terima kasihnya kepada relawan pendukung yang telah inisiatif memasang spanduk dan karangan bunga untuk mengucapkan selamat kepada Prabowo dan Sandiaga yang disebutnya menang di Pilpres 2019.

"Kami mengucapkan secara mandiri terima kasih kepada masyarakat dan relawan Prabowo Sandi yang telah berinisiatif membuat dan memasang spanduk dan karangan bunga ucapan selamat atas kemenangan Calon Presiden H. Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden H. Sandiaga Salahuddin Uno Periode 2019-2024," ujarnya.

Sebelumnya sebuah surat imbauan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno beredar di aplikasi pesan Whatsapp. Dalam surat itu berbunyi seruan kepada seluruh relawan untuk memasang spanduk atau baliho bertuliskan ucapan selamat kepada Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Dalam surat itu tertulis Badan Pemenangan Nasional pada kop surat lengkap dengan logo koalisi Indonesia Adil dan Makmur. Di bawah surat tersebut juga terdapat tanda tangan dari Ketua BPN Prabowo - Sandiaga, Djoko Santoso dan Sekretaris BPN Prabowo Sandiaga Hanafi Rais. Kemudian dalam surat itu tertulis "Intruksi Badan Pemenangan Prabowo Sandi".

Berikut isi surat imbauan yang sempat beredar tersebut:

'Intruksi Badan Pemenangan Prabowo Sandi

Kepada seluruh relawan Prabowo Sandi di intruksikan untuk memasang spanduk atau baliho ucapan selamat atas terpilihnya Prabowo Sandi sebagai Presiden dan wakil Presiden di setiap wilayah-wilayah kota atau desa di seluruh Indonesia.

Demikian Intruksi Ini Kami Sampaikan, Atas Perhatiannya Kami Ucapkan Banyak Terima Kasih'

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demokrat Ingatkan Prabowo Tak Perlu Ikuti Saran Ijtimak Ulama III

Demokrat Ingatkan Prabowo Tak Perlu Ikuti Saran Ijtimak Ulama III

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 09:39 WIB

Politisi Demokrat: Data Situng Banyak Salah, IT KPU Sekelas Warnet

Politisi Demokrat: Data Situng Banyak Salah, IT KPU Sekelas Warnet

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 08:55 WIB

Ijtimak Ulama III Digelar Tim Prabowo, TKN: Umat Mana yang Mereka Wakili?

Ijtimak Ulama III Digelar Tim Prabowo, TKN: Umat Mana yang Mereka Wakili?

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 06:05 WIB

Muhammadiyah Nilai Situasi Nasional Usai Pemilu Sangat Kondusif

Muhammadiyah Nilai Situasi Nasional Usai Pemilu Sangat Kondusif

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 04:05 WIB

Beredar Surat Instruksi Pemasangan Baliho Ucapkan Selamat, BPN: Palsu

Beredar Surat Instruksi Pemasangan Baliho Ucapkan Selamat, BPN: Palsu

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 20:52 WIB

Terkini

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:52 WIB

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:35 WIB

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:29 WIB

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:27 WIB

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:02 WIB

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:42 WIB