Kesalahan Input Data Rugikan Prabowo, Lieus: Ketua KPU Kudu Ditangkap

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Kamis, 02 Mei 2019 | 16:46 WIB
Kesalahan Input Data Rugikan Prabowo, Lieus: Ketua KPU Kudu Ditangkap
Jurkamnas BPN Prabowo - Sandiaga, Lieus Sungkharisma. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Badan Pemenang Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Lieus Sungkharisma menuding kesalahan yang terjadi berulangkali dalam proses input data pada Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI merupakan faktor kesengajaan. Lieus pun menyerukan untuk menangkap Ketua KPU RI, Arief Budiman.

Aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak) itu pun mempertanyakan mengapa kesalahan input data yang diklaim KPU sebagai human error itu bisa terjadi hampir setiap hari. Padahal, anggaran yang diberikan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) cukup besar yakni sebesar Rp 25,59 triliun.

"Masa sekarang dengan anggaran begitu besar kok bisa ada human error berulang-ulang dan hampir tiap hari bisa terjadi itu. Nah jadi kita sebenarnya menerapkan apa yang ada di undang-undang, ya kudu (Ketua KPU RI) ditangkap dong," kata Lieus saat dihubungi, Kamis (2/4/2019).

Lieus menilai kesalahan input data yang berulang kali terjadi merupakan bentuk kejahatan dan bisa terancam dipidana selama empat tahun penjara. Lieus pun merujuk aturan yang tertuang dalam Pasal 532 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Isi pasal itu yakni, setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan yang menyebabkan suara seorang pemilih menjadi tidak bernilai atau
menyebabkan peserta Pemilu tertentu mendapat tambahan suara atau perolehan suara Peserta Pemilu menjadi berkurang dapat dipidana.

"Kesalahan input yang berulang ulang ini itu kejahatan. Yang sebetulnya enggak usaha dicari lagi hukum pidananya, jelas 4 tahun (penjara) denda Rp 48 juta," ujarnya.

Lebih lanjut, Lieus mengatakan jika Situng itu dimaksudkan sebagai bentuk tranparansi informasi kepada publik, maka seharusnya KPU RI membuka ke publik pihak-pihak yang telah melakukan kesalahan dalam proses input data pada Situng. Sebab, Lieus merasa kesalahan input data itu telah merugikan kubu Prabowo.

"Nah itu yang kita ingin tahu, siapa itu yang salah input berulang-ulang dan selalu merugikan 02," ungkapnya.

"Kalau keterbukaan itu begitu ada proses dia langsung audit itu, dia perintahkan stop satu hari, siapa itu yang salah input keluarin itu orangnya. Nah itu keterbukaan. Kemudian besoknya tidak ada lagi kesalahan," imbuhnya.

Sebelumnya, Arief Budiman menanggapi pernyataan BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno yang mengaku telah menemukan ribuan kesalahan dalam proses input data pada Situng KPU RI.

baca juga

Terkait hal itu, Arief menyampaikan hasil penghitungan suara lewat Situng tidak menjadi dasar untuk menentukan hasil Pemilu. Menurutnya, Situng hanya alat bantu untuk memberikan informasi secara cepat.

"Kalau Situng kan tidak jadi bahan yang digunakan untuk penetapan. Jadi ini menjadi alat bantu memberikan informasi dengan cepat. Bagian dari penyediaan informasi yang terbuka, transparan kepada publik," kata Arief di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/4).

Arief pun menerangkan jika ditemukan kesalahan input data pada Situng nantinya akan dikoreksi pada proses rekapitulasi hasil penghitungan suara manual di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan nasional. Arief mengatakan kesalahan input data juga tidak hanya bisa terjadi pada hasil penghitungan suara Pemilu Presiden (Pilpres) melainkan juga Pemilu Legislatif (Pileg).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPU ke Ijtimak Ulama III: Kami Tidak Bisa Ditekan Siapapun, Kami Tunduk UU

KPU ke Ijtimak Ulama III: Kami Tidak Bisa Ditekan Siapapun, Kami Tunduk UU

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 13:58 WIB

Hadiri Ijtimak Ulama III, Lieus Sungkharisma Jadi Sorotan Warganet

Hadiri Ijtimak Ulama III, Lieus Sungkharisma Jadi Sorotan Warganet

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 13:52 WIB

Bachtiar Nasir: Ijtimak Ulama Redam Kekecewaan Umat karena Pilpres Curang

Bachtiar Nasir: Ijtimak Ulama Redam Kekecewaan Umat karena Pilpres Curang

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 20:25 WIB

Habib Rizieq: Prabowo Harus Dinyatakan Menang Pilpres, Berapa pun Suaranya

Habib Rizieq: Prabowo Harus Dinyatakan Menang Pilpres, Berapa pun Suaranya

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 21:22 WIB

Rekomendasi Ijtima Ulama III: Desak Bawaslu dan KPU Diskualifikasi Jokowi

Rekomendasi Ijtima Ulama III: Desak Bawaslu dan KPU Diskualifikasi Jokowi

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 19:33 WIB

Terkini

Aaliyah Massaid Punya Kebiasaan Bersihkan Wajah Sebelum Bertemu Anak

Aaliyah Massaid Punya Kebiasaan Bersihkan Wajah Sebelum Bertemu Anak

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?

Kalbar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:24 WIB

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:07 WIB

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Analis Politik Ungkap Peluang Besar Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029

Analis Politik Ungkap Peluang Besar Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029

Video | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:34 WIB

×