Viral Petugas KPPS Bandung Tewas Diracun, Keluarga Pastikan Hoaks

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 10 Mei 2019 | 20:53 WIB
Viral Petugas KPPS Bandung Tewas Diracun, Keluarga Pastikan Hoaks
Viral kabar hoaks petugas KPPS Bandung tewas karena diracun (Capture Instagram)

Suara.com - Jagat media sosial dibuat heboh oleh peredaran kabar meninggalnya seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) asal Bandung, bernama Sita Fitriati.

Dara berusia 21 tahun ini dikabarkan tewas akibat diracun karena ditemukan zat kimia dalam tubuh korban.

Kabar petugas KPPS tewas diracun langsung menjadi pembicaraan warganet. Namun, fakta baru terungkap, keluarga korban memastikan bahwa kabar tersebut merupakan kabar bohong atau hoaks.

Hal ini disampaikan oleh kakak korban bernama Syra Siti Rohmah melalui akun Instagram @syrasiti.

Ia memastikan bahwa sang adik meninggal bukan karena diracun melainkan karena sakit paru-paru yang diidapnya.

"Mohon bantuannya teman-teman untuk melawan berita hoaks yang membawa-bawa nama adik saya yang baru saja kemarin meninggal dunia. Memang betul adik kami Sita adalah panitia KPPS, tetapi sakit paru-paru yang almarhumah derita sudah sejak lama," kata kakak korban seperti dikutip Suara.com, Jumat (10/5/2019).

Kabar hoaks tersebut berawal dari pesan berantai yang disebarkan melalui media sosial WhatsApp hingga diunggah melalui berbagai media sosial lain, mulai dari Facebook, Instagram hingga Twitter.

Salah satu akun yang menyebarkan kabar hoaks tersebut adalah akun Twitter @5thsekali. Akun itu menyebut dalam tubuh Sita Fitriati ditemukan senyawa kimia yang merupakan racun.

"Innalilahi wainnailaihi rojiun telah meninggal dunia Sita Fitriati anggota KPPS 32 RW 12 Kelurahan Kb. Jayanti. Semoha almarhumah husnul khotimah aamiin. Almarhumah adalah mahasiswi tingkat akhir berusia 21 tahun. Ditemukan zat kimia C11H26NO2PS dalam tubuh korban efek dari racun," tulis akun tersebut.

baca juga
Viral kabar hoaks petugas KPPS Bandung tewas karena diracun (Capture Instagram)
Viral kabar hoaks petugas KPPS Bandung tewas karena diracun (Capture Instagram)

Keluarga korban menyayangkan kabar hoaks tersebut sengaja diciptakan oleh orang yang tak bertanggungjawab demi kepentingan politik. Pihak keluarga telah melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

Syra mengakui, keluarga sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan klarifikasi atas kabar hoaks yang beredar tersebut.

Namun, ternyata peredaran kabar hoaks begitu cepat dan luas sehingga pihak keluarga memutuskan untuk melaporkannya ke polisi.  

Viral kabar hoaks petugas KPPS Bandung tewas karena diracun (Capture Instagram)
Viral kabar hoaks petugas KPPS Bandung tewas karena diracun (Capture Instagram)

"Dibuat hoaks demi isu pemilu allahuakbar sakit hati kami. Terima kasih banyak bantuannya teman-teman jazakumullah sekarang sedang diproses di polsek," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petugas KPPS Meninggal di Pemilu 2019 Hampir Tembus 500 Orang

Petugas KPPS Meninggal di Pemilu 2019 Hampir Tembus 500 Orang

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 19:54 WIB

Kubu Prabowo Desak Autopsi Jenazah KPPS, Mabes Polri: Tak Bisa Sembarangan

Kubu Prabowo Desak Autopsi Jenazah KPPS, Mabes Polri: Tak Bisa Sembarangan

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 19:23 WIB

Hanum Rais Sindir Publik yang Doakan Dia dan Saudaranya Jadi Caleg Gagal

Hanum Rais Sindir Publik yang Doakan Dia dan Saudaranya Jadi Caleg Gagal

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 18:44 WIB

Terkini

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:10 WIB

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:54 WIB

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:18 WIB

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:02 WIB

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:02 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

×