Tiga Teori Nuzurul Quran, Turunnya Al Quran pada 17 Ramadan

Rabu, 15 Mei 2019 | 16:03 WIB
Tiga Teori Nuzurul Quran, Turunnya Al Quran pada 17 Ramadan
ILUSTRASI - Al Quran. [Shutterstock]

Suara.com - Bulan Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan yang selalu dinantikan oleh umat Islam di penjuru dunia. Pada bulan ini pula, Al Quran yang merupakan wahyu dari Sang Pencipta diturunkan.

Al Quran diturunkan oleh Allah SWT melalui Malaikat Jibril kepada Muhammad SAW di Gua Hiro, Mekkah, Arab Saudi.

Wahyu pertama tersebut diturunkan pada 17 Ramadan yang diperingati sebagai Nuzulul Quran atau malam turunnya Al Quran.

Suara.com mengutip dari NU.or.id, Rabu (15/5/2019), ada tiga teori yang menjelaskan mengenai Nuzulul Quran.

Pada teori pertama, Al Quran diturunkan dalam jumlah dan bentuk yang utuh dan komplet dari langit ke dunia pada malam Lailatul Qaddar.

Selanjutnya, Al Quran diturunkan secara bertahap, tidak sekaligus selama 20 atau 23 atau 25 tahun.

Adapun pada teori kedua, Al Quran diturunkan dari langit ke dunia selama 20 malam Lailatul Qadar selama 20 tahun.

Setelah itu, wahyu Allah SWT itu dibacakan kepada Nabi Muhammad SAW sesuai kebutuhan.

Teori ini dipelopori oleh Al-Muqatil dan Abu Abdillah Al-Halimi dalam Kitab Minhaj serta Al-Mawardi dalam tafsirnya.

Baca Juga: Fakir hingga Mualaf, Ini 8 Golongan yang Berhak Terima Zakat Fitrah

Sementara, untuk teori ketiga disebutkan bahwa Al Quran diturunkan kali pertama pada malam Lailatul Qadar.

Setelah itu, Al Quran diturunkan ke bumi secara berangsur-angsur dalam waktu yang berbeda-beda. Teori ini dikemukakan oleh Al-Sya'bi dan kawan-kawan.

Dari ketiga teori tersebut, teori pertama paling populer dan didukung oleh banyak ulama. Pasalnya, teori ini diperkuat dengan banyak hadis yang sahih.

Secara keseluruhan para ulama sepakat bahwa Al Quran diturunkan pada Lailatul Qadar. Namun yang menjadi perdebatan adalah apakah diturunkan dalam satu kali Lailatul Qadar atau lebih.

Tiap ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai makna 'Al-Inzal' dan bagaimana prosesnya berlangsung.

Pada teori pertama, 'Al-Inzal' adalah 'Al-Idzhar' yang artinya melahirkan, menjelaskan, menghadirkan, atau memperlihatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI