Istirahatnya Terganggu, NS Bubarkan Tadarusan dan Rusak mikrofon Masjid

Reza Gunadha

Kamis, 16 Mei 2019 | 13:50 WIB
Istirahatnya Terganggu, NS Bubarkan Tadarusan dan Rusak mikrofon Masjid
Aparat kepolisian Polsek Johan Pahlawan, Aceh Barat bersama prajurit TNI berpakaian sipil memperlihatkan seorang pemuda bernama Novan Saputra (26), warga Desa Lapang, Meulaboh, Selasa (14/5). Pelaku diduga sebagai perusak mikrofon masjid, Minggu (12/5). [Antara/Istimewa]

Suara.com - Lelaki misterius diduga melakukan aksi teror saat jemaah Masjid Nurul Arifin, Aceh, melakukan tadarusan pada malam bulan Ramadan serta merusak alat pelantang suara.

Kekinian, lelaki tersebut sudah ditangkap aparat Polsek Johan Pahlawan bersama prajurit TNI Kodim 0105/Aceh Barat.

Informasi yang terhimpun oleh Antara, Kamis (16/5/2019), pelaku dugaan aksi teror dan perusakan yang ditangkap tersebut belakangan diketahui bernama NS (26), warga desa setempat.

NS ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan dan mendapatkan laporan dari masyarakat tentang ciri-ciri pelaku yang membawa senjata tajam jenis parang atau golok.

Ketika pelaku beraksi, jemaah masjid sedang tadarus Alquran yang disiarkan melalui pelantang suara terpaksa berhenti, karena ketakutan terhadap aksi pelaku.

Informasi yang beredar, pelaku diduga marah karena suara tadarusan yang berasal dari pelantang suara masjid terdengar sampai ke rumah, sehingga mengganggu waktu istirahatnya.

Kapolsek Johan Pahlawan Iptu Budi Eka Putra membenarkan pihaknya telah menangkap seorang pemuda diduga sebagai pelaku teror tadarusan dan perusak mikrofon masjid.

"Pelaku masih kami periksa untuk dimintakan keterangan," ujarnya pula.

Setelah pemeriksaan terhadap pelaku selesai dilakukan, polisi berencana langsung menggelar konferensi pers perkara ini di Mapolres Aceh Barat di Meulaboh.

baca juga

Dia mengakui belum bisa memberi keterangan secara rinci. "Kami masih meminta keterangan terhadap pria yang diduga sebagai pelaku tunggal ini," katanya.

Sejumlah masyarakat yang sedang melaksanakan tadarusan di suatu masjid terpaksa lari kocar-kacir, setelah didatangi seorang pria tak dikenal bersenjata tajam di Gampong (Desa) Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Minggu (12/5), sekitar pukul 03.00 WIB.

Informasi dikumpulkan, pria yang tak dikenal tersebut masuk ke dalam masjid menggunakan sepatu bot, satu unit senter terikat di bagian kepala, dan menggenggam sebilah parang di salah satu lengannya.

Sejumlah peserta tadarusan yang mengetahui kedatangan pria tak dikenal ini, langsung berlarian untuk menyelamatkan diri, di antaranya dengan bersembunyi. Beruntung semuanya selamat, dan luput dari serangan pria yang tak dikenal ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Google Hadirkan Layanan Khusus Ramadan

Google Hadirkan Layanan Khusus Ramadan

Tekno | Kamis, 16 Mei 2019 | 13:44 WIB

5 Tips Jaga Emosi Saat Nyetir di Bulan Puasa

5 Tips Jaga Emosi Saat Nyetir di Bulan Puasa

Otomotif | Kamis, 16 Mei 2019 | 11:05 WIB

Jawa Barat Diprediksi Cerah Berawan di Puasa ke-11 Ini

Jawa Barat Diprediksi Cerah Berawan di Puasa ke-11 Ini

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 08:26 WIB

Waspada Gelombang Tinggi di Selatan Yogyakarta

Waspada Gelombang Tinggi di Selatan Yogyakarta

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 08:07 WIB

Semangat Kebersamaan, Polisi dan TNI Bagi-bagi Takjil Ramadan

Semangat Kebersamaan, Polisi dan TNI Bagi-bagi Takjil Ramadan

Otomotif | Kamis, 16 Mei 2019 | 07:40 WIB

Terkini

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB

Pimpinan DPR Naik Mobil Komando Temui Massa, Janji Bebaskan 16 Mahasiswa Trisakti dan Bereskan BBM

Pimpinan DPR Naik Mobil Komando Temui Massa, Janji Bebaskan 16 Mahasiswa Trisakti dan Bereskan BBM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:01 WIB

Di Hadapan Mahasiswa, DPR Ungkap Anggaran MBG Bakal Diefisiensikan Rp70 Triliun

Di Hadapan Mahasiswa, DPR Ungkap Anggaran MBG Bakal Diefisiensikan Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:51 WIB

Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat

Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:46 WIB

Diangkut Mobil Tahanan ke RS Polri, Roy Suryo Bercelana Pendek, Dokter Tifa Berompi Oranye

Diangkut Mobil Tahanan ke RS Polri, Roy Suryo Bercelana Pendek, Dokter Tifa Berompi Oranye

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:45 WIB

Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan 3 Juta Rumah

Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:31 WIB

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB

Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB

Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR

Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:17 WIB

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:11 WIB