Sebelum Jokowi Buka Puasa di Monas, Aksi Kamisan Sudah Diminta Tak Digelar

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh
Sebelum Jokowi Buka Puasa di Monas, Aksi Kamisan Sudah Diminta Tak Digelar
Aktivis Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) menggelar Aksi Kamisan ke-576 di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (28/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Lantaran area tersebut akan disterilkan karena Jokowi masuk dari pintu tersebut untuk menghadiri buka puasa dengan keluarga besar TNI-Polri.

Suara.com - Beberapa jam sebelum Aksi Kamisan ingin digelar di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya sebenarnya sudah menolak izinnya. Polisi meminta Aksi Kamisan, Kamis (16/5/2019) tidak digelar karena Presiden Jokowi mau buka puasa di Monas.

Pasalnya kata Sumarsih, sebelum menggelar Kamisan seperti biasa, dirinya tetap mengirimkan surat kepada kepolisian untuk menggelar acara Kamisan.

"Mula-mula sih dilarang ya nggak boleh supaya hari itu aksinya ditiadakan. Tapi kemudian terus saya pukul 14.00 ditunggu di Polda, saya nggak mau ya. Karena saya kirim surat pemberitahuan. Tapi kan alasannya kemudian alasan macam-macam," ujar Penggagas Aksi Kamisan, Maria Katarina Sumarsih saat dihubungi Suara.com, Jumat (17/5/2019).

Bahkan kata Sumarsih, saat ingin memulai Aksi Kamisan, salah satu aparat kepolisian dari jajaran Polsek memintanya untuk berpindah lokasi yakni persis di depan Taman Pandang Istana.

Lantaran area tersebut akan disterilkan karena Jokowi masuk dari pintu tersebut untuk menghadiri buka puasa dengan keluarga besar TNI-Polri.

Namun mereka menolak, karena di lokasi tersebut juga ada sekelompok yang menggelar unjuk rasa.

"Ini disuruh pindah disuruh, pindah di seberang Istana. Tapi kami tetap bertahan kalau mau semula sih katanya TNI pintu masuk yang pada tentara polisi yang mau ikut buka puasa di pintu Monas yang Taman Pandang itu tapi di situ kan dipakai untuk demo," ucap dia.

Tak hanya itu, aksi Kamisan terjadi adu mulut antara aktivis HAM dan aparat.

"Tapi itu kan lama tawar-menawar nya terus kemudian anak-anak yang itu yang muda muda itu dari LBH Jakarta dari kontras dia ini akhirnya dia ribut sama pak Yohanes," katanya.

Meski demikian, Jokowi kata Sumarsih tetap melintas saat pihaknya menggelar Aksi Kamisan.

"Nggak (menghampiri aksi Kamisan)," tutur Sumarsih.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS