Moeldoko: Laporan Intelijen, Ada Kelompok yang Bermain Tanggal 22 Mei

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 20 Mei 2019 | 18:49 WIB
Moeldoko: Laporan Intelijen, Ada Kelompok yang Bermain Tanggal 22 Mei
Kepala Staf Presiden Moeldoko. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, pemerintah melalui pemprov, Polri dan TNI di daerah-daerah sudah mengimbau agar warga mereka tak berbondong-bondong mengikuti aksi 22 Mei di depan gedung KPU RI di Jakarta.

"Ya kami berharap tidak lagi seperti yang dibayangkan. Sudah diminta, berbagai komponen masyarakat untuk tidak lagi berbondong-bondong kumpul dalam satu wilayah tertentu, atau mungkin ke Jakarta," ujar Moeldoko di kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (20/5/2019).

Menurutnya, mobilisasi massa dari daerah-daerah untuk aksi di Jakarta cuma menguntungkan pihak-pihak yang ingin ada kerusuhan di Indonesia.

"Yang diuntungkan adalah pihak-pihak yang punya agenda saja, yakni agenda untuk membuat situasi tidak baik,” tukasnya.

Mantan Panglima TNI itu berharap, muncul kesadaran warga untuk menyerahkan proses penyelenggaraan pemilu kepada KPU.

Sebab, kata Moeldoko, mobilisasi massa dari daerah-daerah pada 22 Mei akan mengundang kelompok lain yang ingin membuat kerusuhan.

Pemerintah kata Moeldoko, sudah menganalisis ada kelompok yang ingin memanfaatkan massa pada 22 Mei 2019.

Ia juga menegaskan sikap pemerintah yang melarang mobilisasi massa pada 22 Mei bukan bentuk kepanikan atau ketakutan, melainkan tanggungjawab untuk melindungi rakyatnya.

"Ada kelompok yang ingin memanfaatkan, masak kami biarkan. Kan kasihan kalau terjadi sesuatu, masyarakat menjadi korban. Itu saja sebenarnya. Tidak ada tujuan lain, ketakutan atau panik dari pemerintah. Enggak, sama sekali enggak. Kami sudah teruji demo di mana-mana biasa. Hanya yang kami kenali sekarang, kepolisian dan intelijen, ada kelompok yang ingin bermain-main di situasi itu.”

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Razia 22 Mei Diprotes Fadli Zon, Moeldoko: Bambu Runcing Dibawa buat Apa?

Razia 22 Mei Diprotes Fadli Zon, Moeldoko: Bambu Runcing Dibawa buat Apa?

News | Senin, 20 Mei 2019 | 18:27 WIB

Sangkal Serukan Aksi Longmarch Semarang-Jakarta, BPN: Nanti Dituduh Makar

Sangkal Serukan Aksi Longmarch Semarang-Jakarta, BPN: Nanti Dituduh Makar

Jawa Tengah | Senin, 20 Mei 2019 | 17:37 WIB

Polisi Sweeping Peserta Aksi 22 Mei, Sandiaga: Jangan Berangus Kebebasan

Polisi Sweeping Peserta Aksi 22 Mei, Sandiaga: Jangan Berangus Kebebasan

News | Senin, 20 Mei 2019 | 17:30 WIB

Senjata yang Diselundupkan untuk Rusuh 22 Mei Disiapkan untuk Sniper

Senjata yang Diselundupkan untuk Rusuh 22 Mei Disiapkan untuk Sniper

News | Senin, 20 Mei 2019 | 17:00 WIB

Kedapatan Bawa Bom Molotov, Polda Jatim Amankan Massa People Power 22 Mei

Kedapatan Bawa Bom Molotov, Polda Jatim Amankan Massa People Power 22 Mei

Jatim | Senin, 20 Mei 2019 | 16:31 WIB

Terkini

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:18 WIB

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:13 WIB

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:07 WIB

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:04 WIB

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:58 WIB

Dirjen  Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:49 WIB

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:41 WIB

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:35 WIB

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:31 WIB

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:29 WIB

×