Dompet Dhuafa Mengaku Diserang Aparat Saat Aksi 22 Mei, Ini Kronologinya

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 24 Mei 2019 | 11:50 WIB
Dompet Dhuafa Mengaku Diserang Aparat Saat Aksi 22 Mei, Ini Kronologinya
Demonstran terlibat bentrok dengan polisi saat menggelar Aksi 22 Mei di depan gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (22/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi, Imam Rulyawan membenarkan ada staf medisnya yang menjadi korban pemukulan oknum kepolisian saat aksi 22 Mei 2019 di sekitar kantor Bawaslu yang berujung kerusuhan.

Dalam keterangan tertulisnya, Imam menyebut tindakan represif tersebut terjadi pada Kamis (23/5/2019) pukul 00.15 WIB dini hari di sekitar Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat. Akibatnya, kata Imam, tiga anggotanya menjadi korban dan dua kendaraan tim Dompet Dhuafa dirusak.

"Benar telah terjadi tindakan represif oknum kepolisian terhadap tim medis Dompet Dhuafa pada hari Kamis 23 Mei 2019 pukul 00.15 dini hari yang mengakibatkan tiga anggota tim medis harus dilarikan ke RSPAD serta pengrusakan terhadap dua kendaraan kami," ujar Imam dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/5/2019).

Berikut kronologis tindakan represif aparat kepolisian kepada Tim Dompet Dhuafa yang disampaikan Imam dalam keterangan tertulisnya:

Rabu (22/5) Pukul 23.50 WIB

Tim Dompet Dhuafa mendapat instruksi untuk bergerak dari posisi sebelumnya di persimpangan Jalan Sabang. Terdapat dua tim yang dikerahkan.

Tim pertama di kendaraan Isuzu Panther terdiri dari 1 orang perawat, 2 tim dokumentasi dan 1 orang driver. Tim kedua dengan kendaraan taktis Toyota Hilux terdiri dari 2 iorang perawat dan beberaoa orang tim pendukung,

Kamis (23/5) Pukul 00.16 WIB

Kepolisian berpakaian preman dan satuan Brimob mengusir massa yang berada di sekitar Sarinah. Polisi mendekati mobil tim Dompet Dhuafa dan meminta tim itu untuk turun.

baca juga

Ada oknum aparat memukul kendaraan Isuzu Panther dengan tameng dan tongkat pemukul. Kaca bagian depan, belakang, dan kanan rusak. Tak lama kendaraan tersebut berhasil keluar dari kerumunan dan meninggalkan lokasi.

Tim kedua yang menaiki Toyota Hilux diminta turun dari mobil dan diperintahkan untuk berjongkok di depan kendaraan oleh seorang aparat. Satu anggota tim lainnya terjatuh dari kendaraan langsung dipukuli dan diinjak oleh anggota kepolisian.

Anggota kepolisan lain membentaki tim Dompet Dhuafa. Lantas tim tersebut mengklarifikasi “kami medis, kami medis,” kata anggota tim Dompet Dhuafa. Anggota kepolisian yang semakin banyak meminta untuk tim itu pergi.

Ketika ingin pergi, kepolisian justru memukuli dengan rotan dan tameng serta menendang. Akibatnya tiga orang anggota tim itu mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan anggota tubuh lain dan dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD).

Ketika tim Dompet Dhuafa ingin pergi meninggalkan lokasi dengan mobil, kepolisian justru datang dan memukul kaca mobil. Padahal kepolisian sudah diberitahu tim tersebut adalah medis. Tapi pemukulan tetap dilanjutkan dan menyuruh untuk maju.

Setelah itu ada juga anggota kepolisian yang terus memukul kaca bagian depan hingga pecah. Seorang oknum polisi juga mengeluaran senjata api senjenis FN yang ditodongkan kearah tim. Di saat bersamaan, tim diminta untuk membuka kaca dan saat itu mobil langsung dimatikan dan kuncinya dilempar ke dashboard. Anggota lainnya juga memukul spion kanan dan kaca samping hingga hancur berantakan.

Pukul 01.00 WIB

Semua tim berhasil keluar dari lokasi, tiga orang yang terluka dilarikan ke RSPAD untuk dirawat lebih lanjut. Kondisi terakhir, dua orang yang terluka sudah diperbolehkan pulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dompet Dhuafa Benarkan Stafnya Dipukuli Oknum Polisi Saat Aksi 22 Mei

Dompet Dhuafa Benarkan Stafnya Dipukuli Oknum Polisi Saat Aksi 22 Mei

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 11:37 WIB

Cerita Panas Pedagang Tanah Abang Siaga dari Serangan Pendemo 22 Mei

Cerita Panas Pedagang Tanah Abang Siaga dari Serangan Pendemo 22 Mei

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 11:11 WIB

Pedagang Tanah Abang Marah Pendemo 22 Mei Rusuh: Apa Mau Mereka!!

Pedagang Tanah Abang Marah Pendemo 22 Mei Rusuh: Apa Mau Mereka!!

Bisnis | Jum'at, 24 Mei 2019 | 10:48 WIB

Situasi Jakarta Hari Ini: Tak Lagi Rusuh, Kawasan Thamrin Kembali Ramai

Situasi Jakarta Hari Ini: Tak Lagi Rusuh, Kawasan Thamrin Kembali Ramai

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 09:18 WIB

Kerusuhan 22 Mei: Dari Korban Nyawa Hingga Terhentinya Roda Ekonomi Warga

Kerusuhan 22 Mei: Dari Korban Nyawa Hingga Terhentinya Roda Ekonomi Warga

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 07:00 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×