TKN Jokowi - Maruf: Prabowo Bebas Berpergian ke Luar Negeri

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 29 Mei 2019 | 15:37 WIB
TKN Jokowi - Maruf: Prabowo Bebas Berpergian ke Luar Negeri
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin, Arsul Sani. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin, Arsul Sani menganggap tidak ada yang salah saat Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto berpergian ke luar negeri. Namun, ia tidak menampik kalau perginya Prabowo ke luar negeri menjadi obrolan hangat di tengah masyarakat, khususnya warganet.

"Karena ada suasana yang masih hangat terkait efek pilpres ini ya tentu kan wajar juga kalau ada elemen masyarakat misal di media sosial itu berharap pak Prabowo memberikan penjelasan juga tentang kepergian beliau itu ke luar negeri," kata Arsul di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/5/2019).

Arsul kemdian menegaskan TKN Jokowi - Maruf tidak begitu memperdulikan terkait dengan kepergian Prabowo ke luar negeri untuk menemui kolega dan rekan bisnisnya.

Menurutnya Prabowo sebagai warga negara Indonesia memiliki hak untuk berpergian ke luar negeri.

"Ini kan belum ada penjelasan yang resmi dari pak Prabowo atau orang yang ditunjuk beliau. Ya kita tunggu saja," ujarnya.

"Yang jelas tentu kalau kami di TKN tidak menganggap itu sebagai sebuah isu yang harus dipersoalkan," tandasnya.

Beredar selembar foto yang menampakkan Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto tengah berada di kawasan bandara luar negeri diduga negeri jazirah Arab. [WA]
Beredar selembar foto yang menampakkan Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto tengah berada di kawasan bandara luar negeri diduga negeri jazirah Arab. [WA]

Untuk diketahui, Prabowo dikabarkan berangkat ke Dubai pada Selasa (28/5/2019). Kabar tersebut dibenarkan oleh Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Kemenkumham, Sam Fernando.

Dalam daftar manifest penumpang, setidaknya Prabowo berangkat bersama 7 orang lainnya. 3 penumpang merupakan berwarganegara Indonesia masing-masing bernama Tedy Arman, Yuriko Fransisko Karundeng, dan Gibrael Habel Karapang.

Kemudian penumpang terdaftar lainnya yakni Mikhail Davydov dan Anzhelika Butaeva berwarganegara Rusia, Justin warga negara Amerika Serikat dan Mischa Gemermann warga negara Belanda. Selain itu, ada juga manifest kru dari pesawat jet pribadi tersebut berjumlah 5 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadli Zon Kasih Pesan ke Pertemuan Jokowi - Prabowo Nanti, Silaturahmi Saja

Fadli Zon Kasih Pesan ke Pertemuan Jokowi - Prabowo Nanti, Silaturahmi Saja

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 14:35 WIB

Terungkap! Ini Dia Sosok Orang Rusia di Rombongan Prabowo ke Dubai

Terungkap! Ini Dia Sosok Orang Rusia di Rombongan Prabowo ke Dubai

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 13:39 WIB

Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Austria Urusan Bisnis

Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Austria Urusan Bisnis

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 12:57 WIB

Jokowi - Prabowo Tak Juga Bertemu, Demokrat: Kenapa Silaturahmi Diharamkan?

Jokowi - Prabowo Tak Juga Bertemu, Demokrat: Kenapa Silaturahmi Diharamkan?

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 10:03 WIB

Hanya 1 Jam di Dubai, Pesawat Prabowo 6 Jam Kemudian Mendarat di Austria

Hanya 1 Jam di Dubai, Pesawat Prabowo 6 Jam Kemudian Mendarat di Austria

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 05:34 WIB

Terkini

Kapolri Tinjau Stasiun Yogyakarta: Arus Mudik 2026 Meningkat, Angka Kecelakaan Turun 40 Persen

Kapolri Tinjau Stasiun Yogyakarta: Arus Mudik 2026 Meningkat, Angka Kecelakaan Turun 40 Persen

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:25 WIB

Ini Pangkat dan Jabatan 4 Prajurit BAIS TNI Pelaku Teror Air Keras ke Aktivis KontaS

Ini Pangkat dan Jabatan 4 Prajurit BAIS TNI Pelaku Teror Air Keras ke Aktivis KontaS

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:05 WIB

Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib

Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 01:13 WIB

Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya

Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:51 WIB

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:19 WIB

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:44 WIB

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:36 WIB

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:01 WIB