Sempat Memburuk dan Masuk ICU, Kondisi Ani Yudhoyono Mulai Stabil

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 30 Mei 2019 | 19:39 WIB
Sempat Memburuk dan Masuk ICU, Kondisi Ani Yudhoyono Mulai Stabil
Tangkapan layar Ani Yudhoyono menjalani pengobatan di Singapura (Dok Ani Yudhoyono/Instagram)

Suara.com - Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, kondisi kesehatan istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, yakni Ani Yudhoyono telah berangsur stabil.

Ani Yudhoyono sejak Rabu (29/5/2019) sore menjalani perawatan di Intensive Care Unit (ICU) National University Hospital, Singapura. Kala itu, kondisi kesehatannya menurun.

Hal ini disampaikan oleh Ferdinand Hutahaean melalui akun Twitter miliknya @ferdinandhaean2. Ia memberikan perkembangan kondisi terkini Ani Yudhoyono yang telah mulai membaik.

"Terimakasih doa sahabat semua, sore ini ibunda kami Ani Yudhoyono lebih stabil setelah sejak kemarin agak menurun dan mengkhawatirkan," kata Ferdinand Hutahaean seperti dikutip Suara.com, Kamis (30/5/2019).

Ferdinand Hutahaean meminta agar seluruh masyarakat Indonesia untuk membantu mengirimkan doa agar Ani Yudhoyono bisa melewati masa-masa sulit dalam hidupnya.

Sejak Februari 2019, ini kali kedua Ani Yudhoyono menjalani perawatan di ICU akibat sakit kanker darah yang dideritanya.

"Mohon terus doanya," ujar Ferdinand Hutahaean.

Kekinian, kedua putra Ani Yudhoyono dan SBY yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono beserta anggota keluarga lainnya telah berada di Singapura untuk mendampingi sang ibunda.

Untuk diketahui, kabar kondisi kesehatan Ani Yudhoyono yang mengalami penurunan pertama kali dikabarkan oleh sejumlah elite Partai Demokrat.

Mereka adalah politikus Partai Demokrat Andi Arief dan Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menjelaskan penyebab Ani Yudhoyono dirawat di ICU lantaran ia mengalami demam tinggi.

"Ya, benar (karena demam tinggi). Saya lagi di Singapura. Mohon doanya," ujar Syarief Hasan.

Kondisi kesehatan Ani Yudhoyono sempat dinyatakan membaik belum lama ini. Dokter sempat mengizinkan Ani Yudhoyono untuk berkeliling di luar rumah sakit selama beberapa jam untuk mencari udara segar.

Namun, pada Rabu (29/5/2019) sore waktu Singapura kondisi Ani Yudhoyono memburuk. Ia pun terpaksa menjalani perawatan intensif di ICU National University Hospital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ani Yudhoyono Kembali Masuk ICU, Dua Putranya Langsung ke Singapura

Ani Yudhoyono Kembali Masuk ICU, Dua Putranya Langsung ke Singapura

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 17:19 WIB

Ani Yudhoyono Kembali Masuk Ruang ICU, Marak Tagar #DoaUntukBuAni

Ani Yudhoyono Kembali Masuk Ruang ICU, Marak Tagar #DoaUntukBuAni

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 15:58 WIB

Derita Demam Tinggi, Alasan Ani Yudhoyono Kembali Masuk ICU

Derita Demam Tinggi, Alasan Ani Yudhoyono Kembali Masuk ICU

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 15:04 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB