Sakit, Penyu Hijau di Sabah Ini Diantar ke Tempat Penangkaran Naik Taksi

Rauhanda Riyantama | Arendya Nariswari
Sakit, Penyu Hijau di Sabah Ini Diantar ke Tempat Penangkaran Naik Taksi
Ilustrasi penyu hijau. (Pixabay/bphelan)

Penyu hijau tersebut diduga mengalami Sindrom Floater.

Suara.com - Belum lama ini publik kembali dibuat miris dengan ditemukannya penyu hijau yang menderita Sindrom Floater di wilayah Sabah, Malaysia.

Tak lama kemudian sekelompok pecinta alam datang untuk menyelamatkan penyuhijau tersebut.

Mereka mengumpulkan uang secara bersama-sama dan memanggil seorang sopir taksi dan membayar 350 ringgit Malaysia atau setara dengan 1,1 juta untuk mengantarkan penyu hijau tersebut ke Pusat Penyelamatan Penyu di Sabah.

Penyu hijau malang itu ditemukan mengambang di ujung utara Sabah yang berjarak sekitar 200 kilometer dari ibukota negara bagian.

Pekerja resor setempat membantu menyelamatkan penyu hijau tersebut sebelum akhirnya mereka mencari bantuan dari departemen satwa liar.

Ilustrasi penyu hijau. (Pixabay/Skitterphoto)
Ilustrasi penyu hijau. (Pixabay/Skitterphoto)

Dilansir Suara.com dari laman Asia One, Minggu (2/6/19), Dr. Sen Nathan dan personel lainnya siap merawat penyu hijau yang sakit dan membawanya ke pusat penyelamatan.

Sindrom Floater sendiri merupakan salah satu penyakit yang kerap dialami hewan laut seperti penyu hijau.

Hewan laut tersebut akan mengalami kesulitan menyelam dan menjadi rentan terhadap predator.

Penyebab terjadinya Sindrom Floater ini sendiri salah satunya diakibatkan oleh terlalu banyaknya satwa laut yang menelan sampah plastik di lautan.

Agar tidak terjadi peristiwa serupa, ada baiknya kita bisa mulai berhenti menggunakan plastik sekali pakai dan tentunya tidak membuang sampah sembarangan. 

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS