Tangis Ibunda Radit di DPR: Mahasiswa IPK 4,0 Jadi Terdakwa Pembunuhan di Pantai Nipah

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 26 Februari 2026 | 16:09 WIB
Tangis Ibunda Radit di DPR: Mahasiswa IPK 4,0 Jadi Terdakwa Pembunuhan di Pantai Nipah
Tangis Ibu Radit, tersangka pembunuhan di Pantai Nipah. (Tangkap layar)
baca 10 detik
  • Makkiyati, ibu mahasiswa berprestasi Radit, mengadukan nasib anaknya yang menjadi terdakwa pembunuhan di Mataram pada 26 Februari 2026.
  • Radit, mahasiswa IPK 4.0, diduga dipaksa mengaku bersalah atas pembunuhan kekasihnya setelah dikabari menjadi korban begal.
  • Ibu Radit menyoroti kejanggalan proses hukum, termasuk pengabaian ciri pelaku asli, saat audiensi di Komisi III DPR RI.

Suara.com - Ruang rapat Komisi III DPR RI seketika diselimuti suasana haru saat Makkiyati, ibunda dari Radiet Adiansyah alias Radit, menyampaikan kesaksiannya pada Kamis (26/2/2026). 

Sambil terisak, ibu asal Sumbawa ini mengadukan nasib putranya, seorang mahasiswa berprestasi yang kini menjadi terdakwa kasus pembunuhan di Pantai Nipah, Mataram.

Di hadapan para anggota dewan, Makkiyati menceritakan bahwa Radit adalah harapan besar keluarga. Sebagai mahasiswa kelas internasional dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4.0 dan penerima beasiswa, Radit bertekad menuntut ilmu demi mengubah nasib keluarganya yang kurang mampu.

"Dia anak dari SD sampai kuliah, dia pintar. Dia masuk kelas internasional dengan IPK 4, Pak. Dia ingin menjadi anak yang sukses. Karena saya orang tidak mampu," ujar Makkiyati sambil menangis sesenggukan saat adukan nasib putranya di hadapan Komisi III DPR.

Petaka bermula pada 26 Agustus 2025 ketika ponsel Radit tidak aktif. Tak lama kemudian, Makkiyati mendapat kabar bahwa anaknya menjadi korban pembegalan dan dilarikan ke Rumah Sakit Provinsi Mataram. Namun, situasi berbalik drastis pada malam 19 September 2025.

Pihak kepolisian datang menjemput Radit dengan dalih akan memberikan perlindungan. 

Nyatanya, di kantor polisi, Radit justru ditekan untuk mengakui perbuatan pembunuhan terhadap kekasihnya, Pira.

"Setelah perjalanan, anak saya dikatakan, 'Radit mengaku sudah ke mamamu'. Dia bilang, disuruh mengaku anak saya, Pak. Tapi saya bilang sama anak saya, jangan kamu mencoba melakukan itu (mengaku jika tidak melakukan)," kenangnya.

Makkiyati mengungkapkan bahwa putranya telah bersumpah atas nama Tuhan bahwa ia tidak bersalah. 

baca juga

"Anak saya gemetar, Pak. Bersumpah demi Allah. Dia bilang, 'Sekarang dicabut nyawa saya sama Allah kalau saya melakukan (pembunuhan)'," ucapnya menirukan sumpah sang anak.

Ibu Makkiyati juga membeberkan sejumlah kejanggalan dalam proses hukum anaknya. Ia mengaku sempat dilarang melihat saat anaknya diborgol dan dipakaikan baju tahanan berwarna oranye. Selain itu, ia menyebut Radit tidak didampingi pengacara saat menjalani pemeriksaan awal.

Lebih mengecewakan lagi, menurutnya Radit sudah memberikan ciri-ciri pelaku yang menganiayanya di pantai tersebut, namun informasi itu seolah diabaikan.

"Radit sudah menyampaikan ciri-ciri pelakunya, Pak. Kenapa mereka tidak berusaha untuk sketsa wajahnya? Malah anak saya dituduh sebagai tersangka. Saya mohon sekali, Pak. Saya orang tidak punya," rintihnya di depan pimpinan Komisi III.

Hingga saat ini, Makkiyati memilih untuk menetap di Mataram dan tidak pulang ke Sumbawa demi menemani sang putra di balik jeruji besi. Keyakinannya bahwa Radit tidak bersalah didasarkan pada rekam jejak perilaku anaknya sejak kecil yang tidak pernah terlibat masalah.

"Batin saya mengatakan anak saya tidak bisa melakukan hal-hal seperti itu sampai detik ini. Dari SD belum pernah ada guru yang kasih laporan kalau Radit pernah ada masalah sama temannya. Anaknya sangat patuh," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hotman Paris di DPR: Tak Masuk Akal ABK Baru Kerja 3 Hari Dituntut Mati karena Narkoba 2 Ton!

Hotman Paris di DPR: Tak Masuk Akal ABK Baru Kerja 3 Hari Dituntut Mati karena Narkoba 2 Ton!

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 15:21 WIB

DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?

DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 14:21 WIB

Hotman Paris Dampingi Keluarga Fandi Ramadhan ke DPR, Protes Tuntutan Mati Kasus 2 Ton Sabu

Hotman Paris Dampingi Keluarga Fandi Ramadhan ke DPR, Protes Tuntutan Mati Kasus 2 Ton Sabu

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 13:01 WIB

Terkini

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

×