Pakai Pistol Setrum untuk Hukum Anak, Ayah di Jepang Ditangkap

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Selasa, 04 Juni 2019 | 12:59 WIB
Pakai Pistol Setrum untuk Hukum Anak, Ayah di Jepang Ditangkap
Ilustrasi kekerasan terhadap anak (Shutterstock)

Suara.com - Seorang ayah di Jepang ditangkap, Rabu (29/5/2019) lalu, karena caranya yang tak wajar dalam mendisiplinkan anak. Tak tanggung-tanggung, pria itu mendidik ketiga anaknya dengan sangat keras menggunakan stun gun atau pistol setrum.

Pria 45 tahun yang tinggal di Kitakyushu itu mengaku kepada polisi bahwa dirinya menggunakan pistol setrum jika dua putrinya, yang berusia 17 dan 13 tahun, serta putranya, yang berusia 11 tahun, melanggar aturan.

Menurut New York Post, Rabu (29/5/2019), anak laki-laki pelaku menderita luka bakar ringan di lengannya. Sementara itu, berdasarkan keterangan polisi, tak ditemukan luka pada kedua kakak perempuannya.

Serangkaian kasus penganiayaan anak telah menggegerkan Jepang dalam beberapa tahun terakhir.

Satu di antaranya yakni kematian seorang bocah perempuan bernama Yua Funato (5) tahun lalu, setelah dipukuli dan dibiarkan kelaparan oleh sang ayah atas nama 'disiplin'.

Lebih dari 50 negara, yang kebanyakan berada di Eropa, memiliki undang-undang yang melarang hukuman fisik terhadap anak-anak di rumah.

Menurut beberapa peneliti, cara mendidik anak agar dispilin dengan kekerasan fisik memang tidak efektif.

Kini tampaknya Jepang akan menjadi negara ketiga di Asia yang menerapkan larangan seperti itu setelah Mongolia pada 2016 dan Nepal pada 2018.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Frustrasi dengan Motor Honda, Jorge Lorenzo Terbang ke Jepang

Frustrasi dengan Motor Honda, Jorge Lorenzo Terbang ke Jepang

Sport | Senin, 03 Juni 2019 | 20:45 WIB

Converse Buat Sepatu dari Bunga Sakura, Begini Wujudnya

Converse Buat Sepatu dari Bunga Sakura, Begini Wujudnya

Lifestyle | Selasa, 04 Juni 2019 | 06:40 WIB

5 Fakta Miris Kafe Berang-berang di Jepang, Duh Indonesia Ikut Andil

5 Fakta Miris Kafe Berang-berang di Jepang, Duh Indonesia Ikut Andil

Lifestyle | Senin, 03 Juni 2019 | 14:18 WIB

Kereta Tiba-tiba Jalan Mundur, Lusinan Penumpang Luka Parah

Kereta Tiba-tiba Jalan Mundur, Lusinan Penumpang Luka Parah

Lifestyle | Senin, 03 Juni 2019 | 14:16 WIB

Duh, Pencuri di Jepang Ini Nekat Ambil Rem Darurat dan Kursi Kereta Api

Duh, Pencuri di Jepang Ini Nekat Ambil Rem Darurat dan Kursi Kereta Api

Lifestyle | Minggu, 02 Juni 2019 | 17:59 WIB

Terkini

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:59 WIB

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:45 WIB

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:43 WIB

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:39 WIB

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:30 WIB

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:24 WIB

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:22 WIB

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:01 WIB

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:00 WIB

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:32 WIB

×