Cerita Korban Kebakaran Kampung Bandan Malam Takbiran Tanpa Gema Takbir

Silfa Humairah Utami | Stephanus Aranditio | Suara.com

Kamis, 06 Juni 2019 | 18:00 WIB
Cerita Korban Kebakaran Kampung Bandan Malam Takbiran Tanpa Gema Takbir
Cerita Muhammad Efendi tidak bisa mengumandangkan takbir karena mesjid sudah rata dilalap si jago merah. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Cerita Korban Kebakaran Kampung Bandan Malam Takbiran Tanpa Gema Takbir.

Suasana Idul Fitri 1440 H tahun ini di Kampung Bandan, Pademangan, Jakarta Utara, tampak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Mereka tidak bisa menggemakan takbir karena masjidnya hangus terbakar 11 Mei lalu.

Salah satu warga, Muhammad Efendi mengaku pada malam terakhir ramadan Selasa (4/6/2019) kemarin mereka tidak bisa mengumandangkan takbir dari masjid mereka, karena sudah rata dilalap si jago merah.

Warga yang masih bertahan di atas puing kebakaran juga tidak bisa melakukan takbir keliling, mereka hanya menonton orang lain takbiran keliling dari pinggir jalan.

"Malam takbiran sunyi, bagaimana mau takbir, toak saja baru datang kemarin, warganya juga masih banyak yang berduka trauma," kata Efendi kepada Suara.com, Kamis (6/6/2019).

Keesokan harinya setelah malam takbiran mereka memilih untuk mengungsi bergabung ke Masjid dekat Stasiun KRL Kampung Bandan untuk Salat Ied.

"Salat di dekat stasiun, tapi kalau disana kan jauh dari warga, gabung sama warga lain, bukan masjid wilayah, biasa kita kumpul di masjid sini nih, ini musala juga hangus," ungkap bapak 3 anak tersebut.

Meski begitu, dia Pria 36 tahun asal Cirebon itu masih bisa merasakan masakan khas lebaran seperti ketupat dan opor ayam.

"Alhamdullilah masih bisa masak lontong, ketupat walaupun sedikit, opor, rendangnya yang dikirimin orang," ucap Efendi.

Seperti diketahui, Efendi menjadi salah satu dari 400 kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran di RT 11, 12, dan 13 RW 05 Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (11/5/2019) siang. Sebanyak 450 bangunan semipermanen dilaporkan hangus dilahap si jago merah.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana akan membangun kembali Kampung Badan, Jakarta Utara, dengan membangun rumah susun. Namun hingga kini belum ada kejelasan lebih lanjut terkait rencana itu, bahkan warga mulai membangun kembali hunian semi permanen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Kebakaran Kampung Bandan: Lebaran Tahun ini Menyedihkan

Korban Kebakaran Kampung Bandan: Lebaran Tahun ini Menyedihkan

News | Kamis, 06 Juni 2019 | 15:13 WIB

Lebaran di Puing Kebakaran, Warga Kampung Bandan Batal Pulang Kampung

Lebaran di Puing Kebakaran, Warga Kampung Bandan Batal Pulang Kampung

News | Kamis, 06 Juni 2019 | 13:23 WIB

Cari Harga Murah, Warga Ini Beli Baju Lebaran di PKL Dekat Stadion Patriot

Cari Harga Murah, Warga Ini Beli Baju Lebaran di PKL Dekat Stadion Patriot

Jabar | Selasa, 04 Juni 2019 | 22:47 WIB

Terkini

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB