H+1 Arus Balik, Sebanyak 95 Ribu Kendaraan Bergerak Ke Jakarta

RR Ukirsari Manggalani | Welly Hidayat | Suara.com

Sabtu, 08 Juni 2019 | 13:33 WIB
H+1 Arus Balik, Sebanyak 95 Ribu Kendaraan Bergerak Ke Jakarta
Pemudik saat tiba di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta, Sabtu (8/6). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Kementerian Perhubungan menyampaikan perkembangan hasil pantauan arus balik mudik H+1 Lebaran pada Jumat hingga Sabtu (8/6/2019) hingga pukul 08.00 WIB.

Foto udara ribuan kendaraan pemudik tujuan Sumatra antre memasuki kapal Roro di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (1/6) dini hari. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]
Foto udara ribuan kendaraan pemudik tujuan Sumatra antre memasuki kapal Roro di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (1/6) dini hari. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

Ketua Posko Mudik Lebaran Kementerian Perhubungan, Nyoman Sukayadnya menyebutkan, secara umum angkutan lebaran dari hasil pantauan H+1 shift II masih lancar terkendali, tidak ada penumpukan penumpang atau penumpang tidak terangkut.

"Sudah mulai tampak pergerakan kendaraan pribadi untuk arus balik Lebaran dari arah Jawa Timur ke Jawa Tengah dan Jawa Barat berdasarkan pantauan dari jalur Nagreg," kata Sukayadnya di Posko Mudik, Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (8/6/2019).

Adapun pemantauan dilakukan di delapan titik di luar non tol, seperti Merak, Sadang, Balonggandu, Rancaekek, Prupuk, Tegal, dan Kendal.

"Dilaporkan kondisi arus lalu lintas pada lokasi itu secara umum relatif lancar dengan perhitungan volume lalu lintas pada masing-masing lokasi untuk H+1 mulai pukul 08.00 WIB," ujar Nyoman Sukayadnya.

Untuk total kendaraan yang mulai bergerak di sejumlah ruas jalan menuju Jakarta mencapai 95.417 kendaraan. Itupun mengalami penurunan 32,39 persen dari arus mudik 2018 yang berada di angka 141.135 kendaraan.

Untuk arah keluar menuju luar Jakarta sebanyak 76.108 kendaraan, mengalami penurunan 21,99 persen jika dibandingkan 2018 sebesar 97.570 kendaraan.

Adapun rincian untuk kendaraan roda dua, untuk mengarah keluar sebesar 33.821 kendaraan mengalami penurunan 43.41 persen dibandingkan 2018 sebesar 59.762 unit.

"Arah masuk sebesar 45.431 kendaraan dibandingkan 2018 sebesar 84.600 kendaraan, mengalami penurunan 35.68 persen," ujar Nyoman Sukayadnya.

Untuk kendaraan mobil kecil, arah masuk sebanyak 43.702 kendaraan, dibandingkan 2018 sebesar 43.245 kendaraan. Itupun mengalami kenaikan hanya sedikit sebesar 1,05 persen.

"Arah keluar 33.957 kendaraan, jika dibandingkan dengan 2018 sebesar 22.399 kendaraan, mengalami kenaikan sebesar 51.60 persen," kata Nyoman Sukadyanya.

Sementara itu, untuk jumlah keberangkatan bus ke Jakarta berdasarkan data, H+1 sebesar 6.203 bus, jika dibandingkan 2018 sebanyak 12.552 mengalami penurunan mencapai 50,58 persen.

"Untuk jumlah keberangkatan penumpang 2019 sebesar 135.454 orang, jika dibandingkan 2018 sebesar 272.732 orang atau mengalami penurunan 50,33 persen," ujar Nyoman Sukadyanya.

Selanjutnya, untuk angkutan kereta api secara umum masih terlihat kondusif tanpa ada gangguan dari H+1 balik mudik lebaran.

"Tahun 2019 sebanyak 342.093 orang dan 2018 sebanyak 376.945 orang, mengalami penurunan 9,24 persen," ujar Nyoman Sukadyanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terlambat 4 Jam, One Way Arah Puncak Baru Diberlakukan Saat Ini

Terlambat 4 Jam, One Way Arah Puncak Baru Diberlakukan Saat Ini

Jabar | Sabtu, 08 Juni 2019 | 12:24 WIB

Agar Bisa Mudik Aman, Perlu Dibangun Road Safety

Agar Bisa Mudik Aman, Perlu Dibangun Road Safety

Otomotif | Sabtu, 08 Juni 2019 | 11:15 WIB

Ini Pantauan Waze Soal Penggunaan Aplikasi Pada Pemudik Bermobil

Ini Pantauan Waze Soal Penggunaan Aplikasi Pada Pemudik Bermobil

Otomotif | Sabtu, 08 Juni 2019 | 10:05 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB