BPN Pamer Briefing Tim Hukum Prabowo, Ferdinand: Kasihan Lawyer 02

Sabtu, 15 Juni 2019 | 15:27 WIB
BPN Pamer Briefing Tim Hukum Prabowo, Ferdinand: Kasihan Lawyer 02
Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaen mengatakan, di kediaman Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Komplek Puri Cikeas, Bogor akan dipasang tenda. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengkritik pedas cuitan dan unggahan Wakil Direktur BPN Prabowo-Sandi, Vasco Ruseimy.

Lewat akun jejaring sosial Twitter @vasco_ruseimy, Vasco Ruseimy mengunggah sebuah rekaman video yang memperlihatkan proses briefing tim hukum Prabowo Subianto di Gedung Mahkamah Konstitusi.

Dalam video terlihat, tim hukum Prabowo yang dipimpin Bambang Widjojanto tengah duduk di karpet masjid saat rehat sidang gugatan hasil Pemilihan Presiden di Gedung MK, Jumat (15/6/2019).

Duduk membentuk lingkaran, mereka tampak mengobrol dan diakhiri dengan doa bersama. Terlihat pula, Vasco Ruseimy yang bernarasi sambil mengambil gambar tim hukum tersebutu.

"Nah guys, ini tim kuasa hukum lagi briefing. Habis selesai salat jumat langsung briefing di masjid. Ada bang Ariza, Pak BW..." ujar Vasco Ruseimy.

Mengiringi unggahan video tersebut, justru Vasco Ruseimy menyinggung 'kelompok sebelah'. Tidak diketahui siapa yang dimaksud kelompok sebelah, diduga adalah kubu Joko Widodo.

"Menurut kalian apa yang membedakan dengan kelompok sebelah?" cuit Vasco Ruseimy bertanya ke warganet seperti dikutip SUARA.com, Jumat (15/6/2019).

Cuitan tersebut mengusik Ferdinand Hutahaean. Dia menyindir kubu 02 yang mencari muka melalui unggahan tersebut dan membandingkannya dengan kubu sebelah.

"Bedanya jelas, di kubu sebelah tidak ada yang cari muka di medsos posting-posting video seperti ini. Jangan-jangan posting begini untuk ngasitau sebelah apa yang dilakukan kubu 02. Kasihan lawyer kubu 02 kalau gitu..!" cuit Ferdinand melalui akun Twitter @FerdinandHaean2.

Baca Juga: Ferdinand Sebut Tantangan Terberat Jokowi soal Ekonomi Bukan Politik

Menanggapi seorang warganet yang mencaci cuitannya tidak elok, Ferdinand Hutahaean memberikan alasan. Menurut dia, BPN harus membedakan yang rahasia dan yang tidak.

"Harus bisa bedakan mana yang rahasia mana yang tidak. Mana yang bisa dibuka mana yang tidak bisa. Dalam teori konspirasi hal seperti ini banyak terjadi dilakukan oleh para mata-mata yang memberi info internal keluar dengan banyak cara," cuitan Ferdinand.

Sindiran Ferdinand Hutahaean dibalas singkat oleh Vasco Ruseimy. Dia mempertanyakan diksi 'cari muka' yang dilontarkan Ferdinand Hutahaean.

"Cari muka? Saran saya abang janganlah meludah ke langit Bang," cuit Vasco Ruseimy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI