5 Drama 'Papa' Setya Novanto, Tiang Listrik hingga Resto Padang

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 15 Juni 2019 | 18:30 WIB
5 Drama 'Papa' Setya Novanto, Tiang Listrik hingga Resto Padang
Terdakwa Setya Novanto saat hadir dalam sidang putusan sela di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (4/1/2018), di mana Majelis Hakim menolak eksepsinya. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Narapidana kasus korupsi e-KTP Setya Novanto alias Setnov kembali membuat kontroversi. Kali ini, Setya Novanto kepergok sedang berpelesiran di sebuah toko bangunan mewah di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Kontroversi yang dilakukan oleh Novanto bukan kali ini saja terjadi. Novanto tercatat sudah beberapa kali menuai kontroversi hingga membuat publik tercengang.

Deretan drama berseri kontoversi Novanto seakan tak pernah habis membuat publik terkejut. Berikut Suara.com merangkum sejumlah kontroversi Setya Novanto, Sabtu (15/6/2019):

1. Papa Minta Saham

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said melaporkan Setya Novanto ke Majelis Kehormatan DPR (MKD) pada akhir 2015.

Setya Novanto diduga meminta saham perseroan sebesar 20 persen dan jatah 49 persen saham proyek Pembangkit Listrik tenaga Air (PLTA) Urumuka Papua kepada PT Freeport Indonesia dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla.

Tak lama, Setya Novanto mengundurkan diri sebagai Ketua DPR dan digantikan oleh Ade Komarudin. Pengunduran diri Setya Novanto menandakan b erakhirnya sidang etik MKD.

Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi melakukan aksi di depan Gedung KPK, Jakarta, Kamis (14/9).
Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi melakukan aksi di depan Gedung KPK, Jakarta, Kamis (14/9).

Pada September 2016, Setya Novanto melakukan gugatan uji materi atas pasal 88 KUHP dan pasal 15 tentang pemberantasan UU Tipikor ke Mahkamah Konstitusi. Dalam gugatan ini, MK Memenangkan Setya Novanto.

Setelah memenangkan gugatan, Setya Novanto kembali diangkat menjadi Ketua DPR dan melanjutkan masa jabatannya yang tersisa yakni periode 2014-2019.

baca juga

2. Tiang Listrik

Tragedi tiang listrik sepertinya menjadi drama paling menggegerkan publik. Beredar foto dan video Setya Novanto menabrak tiang listrik hingga harus dirawat di rumah sakit.

Insiden kecelakaan tersebut sarat dengan berbagai kejanggalan. Muncul berbagai meme lelucon mengenai tragedi tiang listrik.

Kejadian berawal saat Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka kasus e-KTP. Saat KPK mendatangi kediaman Setya Novanto di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sosok Setya Novanto tak ditemukan. Pun KPK mengeluarkan imbauan bagi Setya Novanto untuk menyerahkan diri.

Setya Novanto. (suara.com/ist)
Setya Novanto. (suara.com/ist)

Pada 16 Desember 2017, tidak ada pemberitahuan penyerahan diri Setya Novanto. Malam harinya, Setya Novanto dikabarkan menabrak tiang listrik dan dilarikan ke RS Medika Permata Hijau.

Setnov langsung menempati ruang rawat inap VIP di rumah sakit tersebut. Dokter yang memeriksa yakni Bimanesh Sutarjo dan kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi ditetapkan sebagai tersangka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Keciduk Plesiran, Penahanan Setya Novanto Dipindah ke Gunung Sindur

Gegara Keciduk Plesiran, Penahanan Setya Novanto Dipindah ke Gunung Sindur

Jabar | Sabtu, 15 Juni 2019 | 13:14 WIB

Kemenkumham Dalami Motif Setya Novanto Pelesiran di Padalarang

Kemenkumham Dalami Motif Setya Novanto Pelesiran di Padalarang

News | Sabtu, 15 Juni 2019 | 06:04 WIB

Terpidana Kasus E-KTP Setya Novanto Kepergok Pelesiran ke Padalarang

Terpidana Kasus E-KTP Setya Novanto Kepergok Pelesiran ke Padalarang

News | Sabtu, 15 Juni 2019 | 05:38 WIB

Terkini

Setiap Langkah Pelari Pocari Sweat Run 2026 Bantu Wujudkan Harapan Anak

Setiap Langkah Pelari Pocari Sweat Run 2026 Bantu Wujudkan Harapan Anak

Sport | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:34 WIB

Punya Bibir Two-Tone? Ini 3 Warna Lipstik Paling Aman yang Bikin Warna Bibir Rata Seketika

Punya Bibir Two-Tone? Ini 3 Warna Lipstik Paling Aman yang Bikin Warna Bibir Rata Seketika

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:34 WIB

Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:13 WIB

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:57 WIB

Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau

Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau

Riau | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:56 WIB

"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'

"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:43 WIB

Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:41 WIB

Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional

Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun

Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun

Banten | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:37 WIB

Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya

Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:31 WIB

×