Bekas Tahanan China Ungkap 'Bahaya' RUU Ekstradisi Hong Kong

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 20 Juni 2019 | 08:18 WIB
Bekas Tahanan China Ungkap 'Bahaya' RUU Ekstradisi Hong Kong
Ribuan warga Hong Kong turun ke jalan protes hukum ekstradisi ke China pada Minggu (9/6/2019). (AFP)

Suara.com - Mantan penjual buku Hong Kong melihat penahanan dirinya selama delapan bulan di China tanpa proses hukum, sebagai contoh apa yang dapat terjadi pada orang lain jika RUU ekstradisi yang saat ini ditangguhkan disahkan menjadi undang-undang.

Lam Wing-kee, pendiri Causeway Bay Books, adalah satu dari lima pemilik toko buku yang menghilang pada tahun 2015 namun kemudian diketahui berada dalam tahanan China. Setelah ditahan selama beberapa bulan di sel isolasi, Lam muncul di televisi untuk menyampaikan pengakuan bersalah terhadap tuduhan menjual buku-buku politik yang sensitif ke China secara ilegal.

Beberapa bulan kemudian ia diizinkan untuk sementara waktu kembali ke Hong Kong dan secara terbuka menuduh otorita berwenang di China telah melakukan “penyiksaan mental dan fisik” padanya selama delapan bulan. Otorita di China Daratan menuduh Lam telah melanggar jaminannya tahanan luar dan sedang mengupayakan penangkapannya untuk penyelidikan pidana.

Lam yang kini tinggal di Taiwan, yang berada di luar jurisdiksi China, mengatakan kepada VOA bahwa kasusnya menunjukkan apa yang dapat terjadi kepada orang lain jika RUU ekstradisi di Hong Kong itu diberlakukan.

“Apa yang terjadi pada saya, seseorang yang tidak melakukan kejahatan apapun, dapat terjadi pada siapa saja di Hong Kong. Ini sangat jelas. Jadi Anda tahu khan mengapa begitu banyak anak muda yang ikut berdemonstrasi?” ujar Lam dalam wawancara di pusat perbelanjaan Ximending di Taipei, di mana ia berharap dapat membuka sebuah toko buku, seperti dilansir VOA, Kamis (20/6/2019).

Diperkirakan sedikitnya dua juta orang ikut serta dalam demonstrasi di Hong Kong hari Minggu lalu (16/6), menjadikannya demonstrasi terbesar dalam sejarah kota itu. Setelah demonstrasi massal berhari-hari, yang tak jarang diwarnai aksi kekerasan, pemimpin Hong Kong yang pro-Beijing, Carrie Lam, mengumumkan penangguhan RUU ekstradisi itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salut, Siswa Hong Kong Kedapatan Belajar di Tengah Protes Besar-besaran

Salut, Siswa Hong Kong Kedapatan Belajar di Tengah Protes Besar-besaran

News | Rabu, 19 Juni 2019 | 18:55 WIB

Damainya Hong Kong Meski Dilanda Demonstrasi Jutaan Warga

Damainya Hong Kong Meski Dilanda Demonstrasi Jutaan Warga

News | Rabu, 19 Juni 2019 | 12:48 WIB

Hari Ini Keluar Penjara, Joshua Wong Langsung Pimpin aksi Anti Ekstradisi

Hari Ini Keluar Penjara, Joshua Wong Langsung Pimpin aksi Anti Ekstradisi

News | Senin, 17 Juni 2019 | 14:06 WIB

Bagai Laut Terbelah, Massa Hong Kong Beri Jalan Ambulans Tuai Pujian

Bagai Laut Terbelah, Massa Hong Kong Beri Jalan Ambulans Tuai Pujian

News | Senin, 17 Juni 2019 | 14:09 WIB

Tolak Maaf sang Pemimpin, Warga Hong Kong Masih Lanjutkan Demo

Tolak Maaf sang Pemimpin, Warga Hong Kong Masih Lanjutkan Demo

News | Senin, 17 Juni 2019 | 13:16 WIB

Terkini

Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan

Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:51 WIB

Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu

Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:47 WIB

ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan

ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:08 WIB

Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus

Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:01 WIB

Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:54 WIB

Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!

Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:43 WIB

Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh

Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:36 WIB

Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis

Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:18 WIB

Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!

Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:02 WIB