Seleksi PPDB Sistem Zonasi, SMA di Kalbar Gunakan Google Maps

Bangun Santoso

Senin, 24 Juni 2019 | 13:37 WIB
Seleksi PPDB Sistem Zonasi, SMA di Kalbar Gunakan Google Maps
Ilustrasi suasana proses verifikasi PPDB di SMKN Pati, Selasa (18/6 - 2019). [Semarangpos.com/Diskominfo Jateng]

Suara.com - Wakil Kepala SMA Negeri I Putussibau, Padillah Daulay, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat mengatakan pendaftaran peserta didik baru atau PPDB sistem zonasi diaplikasikan dengan menggunakan google maps untuk seleksi jarak tempat tinggal calon siswa baru.

Google maps adalah layanan pemetaan web yang dikembangkan oleh Google, perusahaan multinasional asal Amerika Serikat yang bergerak pada layanan internet. Layanan ini memberikan citra satelit, peta jalan, panorama 360 derajat dan sebagainya.

"Untuk sistem zonasi kami prioritaskan siswa yang jarak tinggalnya tidak jauh dari sekolah, yang akan terbaca secara otomatis melalui google maps," kata Padillah Daulay, seperti dilansir Antara, Senin (24/6/2019).

Dikatakan Daulay, untuk PPDB di SMA Negeri I Putussibau digunakan tiga jalur yaitu jalur zonasi, prestasi dan mutasi dengan total peserta didik baru yang diterima sebanyak 243 siswa.

Menurut dia, dalam penerimaan calon siswa baru jalur zonasi tidak menggunakan seleksi, namun mengutamakan jarak tempat tinggal siswa.

Sedangkan, untuk jalur prestasi itu khusus bagi siswa yang memiliki nilai terbaik pada saat ujian nasional dan prestasi di bidang lainnya seperti bidang olahraga, sains, teknologi tepat guna, seni budaya, keagamaan, bela negara nasionalisme dan kepramukaan.

"Kalau untuk jalur mutasi itu bahwa calon siswa mengikuti orang tua pindah tugas dibuktikan dengan surat tugas," jelas Daulay.

Disampaikan Daulay, total siswa baru untuk SMA Negeri I Putussibau seharusnya 252 siswa, namun karena ada 9 siswa yang tidak naik kelas sehingga mengurangi kuota penerimaan siswa baru menjadi 243 siswa.

Untuk siswa jalur zonasi yang akan di terima sebanyak 80 persen yaitu 194 siswa, dan jalur prestasi 37 siswa, sedangkan jalur mutasi sebanyak 12 siswa, total keseluruhan sebanyak 243 siswa.

Salah satu orangtua murid, Kosmas Raga mengatakan sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru sangat membantu siswa untuk mendapatkan pemerataan pendidikan.

"Sistem zonasi memudahkan siswa, karena tidak harus seleksi, namun menggunakan alamat tinggal terdekat dengan sekolah, jadi selaku orang tua kami menyambut baik sistem zonasi," kata Kosmas Raga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua DPR Minta PPDB Sistem Zonasi Tak Rugikan Peserta Didik

Ketua DPR Minta PPDB Sistem Zonasi Tak Rugikan Peserta Didik

News | Senin, 24 Juni 2019 | 13:17 WIB

Penerapan Sistem Zonasi, Beberapa SMP di Kota Solo Kekurangan Siswa

Penerapan Sistem Zonasi, Beberapa SMP di Kota Solo Kekurangan Siswa

Jawa Tengah | Senin, 24 Juni 2019 | 13:02 WIB

Antre Sejak Pagi Buta, Calon Siswa Serbu PPDB di SMA 39 Jaktim

Antre Sejak Pagi Buta, Calon Siswa Serbu PPDB di SMA 39 Jaktim

News | Senin, 24 Juni 2019 | 11:41 WIB

Disdikbud Jateng Siapkan 114 Server untuk Kuatan Jaringan Selama PPDB 2019

Disdikbud Jateng Siapkan 114 Server untuk Kuatan Jaringan Selama PPDB 2019

Jawa Tengah | Senin, 24 Juni 2019 | 11:26 WIB

Ombudsman Minta Warga Cermati Zonasi Wilayah di PPDB 2019

Ombudsman Minta Warga Cermati Zonasi Wilayah di PPDB 2019

News | Senin, 24 Juni 2019 | 11:12 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×