Papua Diguncang 27 Kali Gempa Bumi Susulan

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 24 Juni 2019 | 14:38 WIB
Papua Diguncang 27 Kali Gempa Bumi Susulan
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mencatat terjadi 27 kali gempa bumi susulan setelah gempa mengguncang Papua, Senin (24/6/2019). Tepatnya di Mamberamo Raya.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh pada isu yang tidak benar.

"Hingga pukul 13.00 WIB hasil monitoring BMKG sudah terjadi 27 kali gempa susulan dengan magnitudo antara 2,9 hingga 5,5 artinya kekuatannya semakin melemah," kata Dwikorita pada jumpa pers di BMKG, Jakarta, Senin (24/6/2019).

Gempa bumi berkekuatan 6,0 terjadi di Mamberamo Raya pada Senin pagi pukul 08.05.26 WIB. Setelah dimutakhirkan kekuatan gempa menjadi magnitudo 6,1.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,67 LS dan 138,76 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 85 km arah tenggara Kota Burmeso, Kabupaten Memberamo Raya, Propinsi Papua pada kedalaman 10 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal yaitu sistem Sesar Yapen.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi dipicu oleh penyesaran miring yang merupakan kombinasi antara pergerakan mendatar dan naik (oblique-thrust).

Guncangan gempa dilaporkan dirasakan II-III MMI di Jayapura, dan Wamena II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono sejumlah gempa bumi dengan kekuatan signifikan pernah terjadi di Mamberamo seperti pada 1916 dengan magnitudo 8,1, tahun 1926 bermagnitudo 7,9 tahun 1950 magnitudo 7,2, tahun 1963 magnitudo 6,3 tahun 1971 magnitudo 8,1, tahun 1981 magnitudo 5,9 tahun 1986 magnitudo 6,7, tahun 1987 magnitudo 6,6, tahun 1987 magnitudo 6,8 dan pada 2015 magnitudo 7,2.

Lebih lanjut dia mengatakan, secara tektonik, zona gempa di Papua cukup aktif dan kompleks. Penyebab utama (driving force) aktivitas gempa di wilayah Papua adalah tumbukan Lempeng Indo-Australia yang bergerak ke utara dengan Lempeng Pasifik yang bergerak ke barat-selatan. Selain itu juga terdapat desakan lempeng kecil Filipina yang menambah kompleksitas tektonik Indonesia timur. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Bumi Maluku Sampai ke Papua, Warga Manokwari Diminta Waspada

Gempa Bumi Maluku Sampai ke Papua, Warga Manokwari Diminta Waspada

News | Senin, 24 Juni 2019 | 12:47 WIB

Gempa Bumi 7,7 SR Guncang Maluku Tenggara Barat

Gempa Bumi 7,7 SR Guncang Maluku Tenggara Barat

News | Senin, 24 Juni 2019 | 11:47 WIB

Gempa Bumi 7,7 SR Dekat Maluku karena Subduksi Laut Banda

Gempa Bumi 7,7 SR Dekat Maluku karena Subduksi Laut Banda

News | Senin, 24 Juni 2019 | 10:59 WIB

Gempa Bumi 7,7 SR Guncang Laut Banda Dekat Maluku

Gempa Bumi 7,7 SR Guncang Laut Banda Dekat Maluku

News | Senin, 24 Juni 2019 | 10:28 WIB

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Memberamo Raya, Warga Diminta Tenang

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Memberamo Raya, Warga Diminta Tenang

News | Senin, 24 Juni 2019 | 09:33 WIB

Terkini

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB