BPN Sebut Kecurangan TSM Telah Dimufakati Dari Hulu Ke Hilir

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 24 Juni 2019 | 16:42 WIB
BPN Sebut Kecurangan TSM Telah Dimufakati Dari Hulu Ke Hilir
Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 telah berlangsung curang.

Kecurangan itu disebut Dahnil dilakukan dengan adanya pemufakatan secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM) dari hulu hingga ke hilir.

Bukan hanya asumsi semata yang disampaikan oleh Dahnil tersebut. Dahnil melihat adanya pemufakatan kecurangan TSM tersebut dengan menggunakan pendekatan piramida.

"Kami gunakan pendekatan piramida. Piramida yang paling dasar dan kuat namanya pasal 22 huruf (e) dari konstitusi dasar, yaitu yang mengatakan pemilu harus jurdil (jujur dan adil)," kata Dahnil dalam diskusi yang diselenggarakan di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2019).

Dengan adanya pasal tersebut, Dahnil menilai jika Mahkamah Konstitusi (MK) jangan sampai tergambarkan seperti mahkamah kalkulator karena semestinya harus menjadi lembaga peradilan yang sesungguhnya.

"Makanya paradigmanya harus yang konstitusional, substantif," ujarnya.

Dahnil kemudian melihat piramida lainnya yang menunjukkan kecurangan secara TSM. Dahnil mengatakan kecurangan tersebut dibuktikan dengan keterangan saksi Tim Kuasa Hukum Prabowo - Sandiaga yang ketika sidang menceritakan proses pelatihan relawan dan saksi yang diselenggarakan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin.

"Dalam training saksi 01 itu ada statement pengajaran yang menunjukkan ada pemufakatan curang. Apa yang disampaikan Hasto bahwa 02 harus dilabeli radikal, pro khilafah dan macam-macam. Kemudian ada statement kita harus kuasai semua level sampai KPPS. Ini pemufakatan awal," katanya.

Kemudian Dahnil juga memastikan kalau Tim Kuasa Hukum Prabowo - Sandiaga membuktikan adanya kecurangan melalui Daftar Pemilih Tetap (DPT). Menurutnya, dalam sidang yang digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), KPU tidak bisa menjawab semua tudingan yang dilemparkan pihaknya.

baca juga

"Ketika minta itu, KPU tidak mampu tunjukkan data C7. Jadi DPT siluman itu fakta. Ini hulunya ada pemufakatan curang," ujarnya.

"Dalam prosesnya ada keterlibatan aparat, mobilisasi BUMN keterlibatan kepala daerah, institusi negara. Hilirnya ada Situng bermasalah. C1 editing dan sebagainya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kubu Jokowi Tak Yakin Saksi-saksi Prabowo Buktikan Kecurangan TSM

Kubu Jokowi Tak Yakin Saksi-saksi Prabowo Buktikan Kecurangan TSM

News | Sabtu, 22 Juni 2019 | 13:17 WIB

Tonton Sidang MK, Andi Arief Sebut Saksi 02 Lebih Jujur Ketimbang Saksi 01

Tonton Sidang MK, Andi Arief Sebut Saksi 02 Lebih Jujur Ketimbang Saksi 01

News | Jum'at, 21 Juni 2019 | 22:51 WIB

Kualitas Saksi Prabowo Bikin Kecewa, Peneliti: Cuma Hairul Anas Bikin Kaget

Kualitas Saksi Prabowo Bikin Kecewa, Peneliti: Cuma Hairul Anas Bikin Kaget

News | Kamis, 20 Juni 2019 | 19:46 WIB

Kesaksian Keponakan Mahfud MD di MK, Moeldoko: Pelintiran yang Ngawur

Kesaksian Keponakan Mahfud MD di MK, Moeldoko: Pelintiran yang Ngawur

News | Kamis, 20 Juni 2019 | 18:44 WIB

Mahfud MD Sebut Kesaksian Keponakannya dalam Sidang Sengketa Pilpres Mentah

Mahfud MD Sebut Kesaksian Keponakannya dalam Sidang Sengketa Pilpres Mentah

News | Kamis, 20 Juni 2019 | 15:35 WIB

Terkini

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

News | Senin, 02 November 2026 | 18:32 WIB

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

MBG untuk Cegah Stunting: Dapur Menumpuk di Jawa, Papua Tetap Tertinggal?

MBG untuk Cegah Stunting: Dapur Menumpuk di Jawa, Papua Tetap Tertinggal?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Jakarta Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hingga Akhir Desember 2026

Pemprov DKI Jakarta Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hingga Akhir Desember 2026

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:25 WIB

×