Kebakaran di Tanah Abang, Ferry Rugi Rp 500 Juta Lebih

Senin, 01 Juli 2019 | 13:29 WIB
Kebakaran di Tanah Abang, Ferry Rugi Rp 500 Juta Lebih
Sisa-sisa kebakaran di Kebon Kacang, Tanah Abang. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Seorang pedagang sembako, Ferry (40) mengaku rugi besar akibat kebakaran di Jalan Jati Bunder, RT 16 Kelurahan Kebon Kacang, Tanah Abang. Kerugian yang dialami Ferry usai kebakaran yang terjadi pada Minggu (30/6/2019) pagi itu ditaksir mencapai Rp 500 juta.

Hal itu dikatakan Ferry saat ditemui Suara.com di lokasi kebakaran, Senin (1/7/2019). Ia mengaku saat kejadian hanya bisa menyelamatkan 15 persen dari seluruh barang dagangannya.

"Kerugian Rp 500 juta mah lebih lah. Paling yang bisa diselamatin 10 sampai 15 persen dari dagangan, kayak sagu aja," ujar Ferry.

Selain sagu, Ferry juga menjual barang seperti bumbu masak kacang, tepung terigu dan bahan lainnya. Dari pantauan Suara.com, kios milik Ferry ludes terbakar seluruhnya. Ia mengaku luas kiosnya mencapai 100 meter lebih.

"100 meter lebih ini habis semua," kata Ferry.

Ferry juga mengaku tokonya itu sudah tidak terlindungi asuransi. Ia mengaku sudah 20 tahun tokonya selalu ditolak oleh perusahaan asuransi karena dianggap berada di zona merah atau rawan kebakaran.

"Enggak ada asuransi. 20 tahun ngajuin ditolak soalnya dibilang zona merah," ungkap Ferry.

Meskipun sudah rugi besar, Ferry mengaku akan kembali membuka toko lagi di tempat yang sama. Ia mengatakan akan cepat membersihkan tokonya dan kembali berdagang.

"Kita bakal cepat recover. Nanti jualan lagi di sini, kita bangun pasang tiang segala macam," katanya.

Baca Juga: Nestapa Lina, Warungnya Dijarah Massa saat Kebakaran di Kebon Kacang

Sebelumnya, kebakaran menghanguskan 66 bangunan milik warga di Jalan Jati Bunder, RT 16 Kelurahan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Minggu (30/6/2019) dini hari diduga terjadi akibat korsleting listrik.

"Penyebabnya korsleting listrik, tapi kita belum tahu dari titik korsleting awalnya," kata Lurah Kebon Kacang, Aiman Abdul Latif, di Jakarta, Minggu.

Api menjadi cepat meluas karena sebagian besar bangunan yang terbakar merupakan bangunan semipermanen, selain itu daerah itu padat bangunan, rumah dan toko di lokasi kejadian dinding-dindingnya berdempetan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI