Diberitakan Media Asing: Warga Jakarta Akan Gugat Pemerintah Akibat Polusi

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Rabu, 03 Juli 2019 | 12:15 WIB
Diberitakan Media Asing: Warga Jakarta Akan Gugat Pemerintah Akibat Polusi
Kondisi udara di Jakarta pada 30 Agustus 2018. [Shutterstock]

Suara.com - Polusi udara di ibu kota sudah benar-benar membuat jengah warganya. Sekelompok aktivis dan pencinta lingkungan di Jakarta pun dikabarkan telah memutuskan untuk menuntut pemerintah Indonesia supaya segera mengambil tindakan.

Kabar tersebut bahkan turut menuai perhatian dari media asing, salah satunya The Guardian.

Diberitakan pada Selasa (2/7/2019), kualitas udara di Jakarta telah mengalami penurunan yang dramatis dalam sebulan terakhir. Bahkan, kondisinya lebih buruk daripada kota-kota yang sudah terkenal sangat tercemar, seperti Delhi dan Beijing.

Warganet kemudian berlomba-lomba mengunggah foto-foto ibu kota Indonesia yang diselimuti kabut asap dengan tagar #SetorFotoPolusi.

Pada Kamis (25/6/2019), Jakarta mendapat nilai 240 untuk indeks kualitas udara (AQI). Sebagai perbandingan, London saat ini berada di tingkat 12, sementara San Francisco 26.

Mengutip The Guardian, asbut di Jakarta pun mendorong lebih dari 30 orang, termasuk aktivis, pencinta lingkungan, pegawai negeri, seniman, dan pengusaha, untuk bersatu dan berupaya mengajukan gugatan perdata terhadap pemerintah pada bulan ini.

Kasus ini akan diajukan pada Presiden Indonesia, dan juga Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Gubernur Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Menurut indeks IQAirVisual yang dinamis, pada Juni ini Jakarta setidaknya sudah lima kali menduduki posisi puncak untuk kota paling tercemar di dunia.

Tahun lalu, berdasarkan penelitian dari Greenpeace dan AirVisual yang diterbitkan Maret lalu, Jakarta menduduki peringkat teratas kota paling tercemar di Asia Tenggara.

baca juga

Selain lalu lintas Jakarta yang terkenal buruk, menurut Greenpeace, polusi udara juga diakibatkan industri kota, peleburan legal dan ilegal, pembakaran limbah terbuka, dan pembangkit listrik tenaga batu bara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Darurat Polusi Udara, Anies Didesak Ubah Aturan yang Dibuat Jokowi

Jakarta Darurat Polusi Udara, Anies Didesak Ubah Aturan yang Dibuat Jokowi

News | Rabu, 03 Juli 2019 | 11:53 WIB

Jakarta Darurat Polusi Udara, Ini 3 Tips untuk Jaga Kesehatan Paru-Paru

Jakarta Darurat Polusi Udara, Ini 3 Tips untuk Jaga Kesehatan Paru-Paru

Health | Rabu, 03 Juli 2019 | 10:22 WIB

Darurat Polusi Udara, Anies Salahkan Bengkel Tak Punya Alat Uji Emisi

Darurat Polusi Udara, Anies Salahkan Bengkel Tak Punya Alat Uji Emisi

News | Rabu, 03 Juli 2019 | 09:04 WIB

Jakarta Darurat Polusi Udara, Hari Ini Warga Disarankan Pakai Masker

Jakarta Darurat Polusi Udara, Hari Ini Warga Disarankan Pakai Masker

News | Rabu, 03 Juli 2019 | 07:44 WIB

Jakarta Hanya Punya 34 Hari Bebas Polusi Udara dalam Setahun

Jakarta Hanya Punya 34 Hari Bebas Polusi Udara dalam Setahun

Tekno | Selasa, 02 Juli 2019 | 18:08 WIB

Terkini

Ironi Buah Nusantara: Dulu Pangan Sehari-hari, Kini Jadi "Kemewahan" Kecil?

Ironi Buah Nusantara: Dulu Pangan Sehari-hari, Kini Jadi "Kemewahan" Kecil?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 07:25 WIB

Serunya BABYMONSTER dan MONSTIEZ Jalani Misi Planet Reno

Serunya BABYMONSTER dan MONSTIEZ Jalani Misi Planet Reno

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 07:00 WIB

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 06:47 WIB

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 06:40 WIB

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

×